Istri Dokter Gia Pratama Hamil Anak Pertama setelah 8 Th Nikah, Begini Perjalanan Promilnya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 92x dilihat
Istri Dokter Gia Pratama Hamil Anak Pertama setelah 8 Th Nikah, Begini Perjalanan Promilnya

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kabar ceria datang dari tabib dan konten pembuat kesehatan, dr. Gia Pratama Putra. Baru-baru ini, Gia mengabarkan jika sang istri Syafira Imaniar tengah hamil anak pertama, Bunda.

Kabar kehamilan ini menjadi berita yang disambut penuh gemar cita oleh Gia dan istri. Pasalnya, pasangan yang telah 8 tahun menikah ini sudah durasi menanti hadirnya momongan.

Melalui unggahan di Instagram, Gia membagikan momen saat sang istri berbuat pengecekan USG di rumah sakit. Pria 41 tahun ini tampak meneteskan air mata saat mendengar debar jantung calon anak pertamanya.


"Teman-teman, terima kasih banyak untuk semua doanya selama ini. Alhamdulillah, Allah telah menjawab doa kita. Istriku, Syafira, hamil. Setelah menanti ratusan purnama, debar jantung janin kini terdengar," tulis Gia dalam caption unggahannya.

"Perjalanan kami statis panjang. Mohon doanya agar Fira dan si kecil terus diberi kesehatan sampai persalinan," sambungnya.

Dokter Gia memulai perjalanan IVF setelah viral kisah 'rahim copot'

Dokter Gia dan istrinya memutuskan untuk balik menjalani In Vitro Fertilization (IVF) setelah sempat merasakan pilu kegagalan. Berbeda dari sebelumnya, paket program IVF kali ini ditawarkan oleh seorang tabib obstetri dan ginekologi yang pernah bekerja berbareng Gia, yaitu Dr. dr. Christofani E, SpOG, SubspFER.

Semuanya dimulai pada November 2025, saat Gia datang sebagai bintang tamu di podcast Raditya Dika. Saat itu, ia membahas soal kasus 'rahim copot' yang ditanganinya belasan tahun kemudian berbareng dr. Christo.

Kisah 'rahim copot' ini pun viral hingga mempertemukan balik Gia dan Christo, Bunda. Christo yang mengetahui perjalanan Gia dan istri untuk mendapatkan momongan langsung menawarkan paket IVF.

"Gara-gara 'rahim copot' kemarin yang viral di Raditya Dika, tabib obgyn yang operasi bareng aku muncul lagi dan ketemu lagi, padahal sudah belasan tahun tidak bertemu. Beliau kini sudah jadi tabib subspesialis konsultan fertilitas, ketua utamanya Siloam Fertility Center," ungkap Gia.

"Dia bilang ke aku, "Kalian berdua nih mau punya anak maupun enggak". Ya aku gemeteran lah. Ya mau, aku kan sudah coba bayi tabung belum berhasil. (Dokter Chisto kemudian bilang), "Aku mau kasih paket bayi tabung buat kamu, tapi barter dengan nama Gia Pratama. Jadi mau disebut IVF Journey tabib Gia gitu," sambungnya, dikutip dari channel YouTube Jeda Nulis. Kincai Media telah meminta persetujuan untuk mengutip konten ini.

Gia dan sang istri pun memulai balik perjalanan IVF untuk mendapatkan anak. Berbagai tahapan dijalani keduanya berbareng dan secara mandiri.

Pada Mei 2026, Gia memutuskan untuk menunaikan amalan haji di tengah program bayi tabung. Selama di Tanah Suci, Gia tak lupa memanjatkan doa untuk keberhasilan program IVF ini, Bunda.

"Perkara haji, aku juga doanya begini, 'Ya Allah, Ya Tuhanku, terlebihlagi yang mesti aku lakukan yang membikin Engkau rida, membikin aku menjadi seorang ayah'," kata Gia.

Setelah pulang haji di bulan Juni, istri Gia rencananya akan menjalani prosedur embrio transfer. Pada September, Gia sempat meng-update perjalanan IVF-nya saat menanggapi isu yang menyeret nama influencer Fanny Kondoh.

Saat itu, Fanny menjadi sorotan karena kelihatan memeluk Gia saat sang tabib mengulurkan tangan untuk bersalaman. Fanny sendiri telah memberikan klarifikasi. Ia mengaku spontan memeluk sang tabib karena merasa bahagia dan tidak menyangka Gia datang dalam acaranya.

'Teman-teman, ampun aku baru menanggapi hal yang ramai dibicarakan soal Mbak Fanny. Terima kasih sudah peduli sama aku dan istriku, Fira. Tapi percayalah, aku gak ada masalah apa-apa. Fira juga baik-baik saja. Kami berdua teramat santai dan happy. Buat kami, itu momen spontan dari seseorang yang mau memberi dukungan," tulis Gia di Thread.

"Kami akan embrio transfer. Jadi, meminta tolong jangan jadikan kami karena untuk membully, menghujat dan mencaci maki seseorang," sambungnya.

Jauh sebelum bicara soal hajat IVF ke publik, Gia juga pernah mem-posting foto berbareng sang istri dan menulis tentang arti memiliki anak. Pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI ini mengungkap beberapa hal yang dilakukan untuk mewujudkan keinginannya memiliki momongan.

"Senyumku berasal dari ketiadaan rasa takut akan masa depan buruk. Rasanya aku hidup selalu dalam keberuntungan baik. Jadi dengan anak, tanpa anak, aku percaya Allah tau yang terbaik untuk kami. Hal terbaik, waktu terbaik, dan masa depan terbaik. Namun Allah pun tau ada 3 hal yang tidak akan selesai aku lakukan. Do'a, Ikhtiar, dan Tawakal," tulis Gia.

Penantian panjang termasuk doa, ikhtiar, dan tawakal yang dilakukan Gia dan istri berbuah manis. Keduanya kini tengah menanti kelahiran anak pertama setelah 8 tahun menanti.

Demikian kisah perjalanan program hamil tabib Gia dan istri. Selamat ya, semoga kehamilan pertama ini diberikan kelancaran sampai persalinan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads