Jangan Salah Paham, Ini Ciri Orang Dengan Iq Tinggi Yang Tampak Malas

May 21, 2026 11:30 AM - 1 bulan yang lalu 31938

Jakarta -

Bunda mungkin terbiasa memandang orang giat sebagai sosok paling pandai dan produktif. Sementara itu, mereka yang tampak santuy sering kali dianggap tidak mempunyai ambisi alias keahlian istimewa.

Pandangan tersebut rupanya tidak selalu benar. Hal ini lantaran kepintaran seseorang tidak melulu terlihat dari seberapa sibuk mereka menjalani kegiatan setiap hari.

Menariknya, sejumlah penelitian menemukan bahwa orang dengan Intelligence Quotient (IQ) tinggi justru condong lebih pasif dalam situasi tertentu. Kebiasaan ini kerap disalahartikan sebagai sifat malas, padahal ada pola pikir berbeda di baliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ciri kepribadian orang malas dengan IQ tinggi

Dilansir dari laman CNBC Make It, sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Health Psychology menemukan adanya perbedaan menarik mengenai tingkat kegiatan dan kepintaran seseorang.

Dalam temuan ini, terdapat karakter orang dengan IQ tinggi, tetapi terlihat malas dalam kesehariannya. Berikut penjelasannya:

1. Mereka susah merasa bosan

Dalam penelitian yang sama, para peneliti menggunakan kuesioner untuk memandang ‘kebutuhan bakal kognisi’. Sebanyak 60 peserta dibagi menjadi dua kelompok, ialah ahli filsafat dan bukan pemikir, berasas jawaban survei mereka.

Setelah itu, semua peserta diminta untuk menggunakan pencari kegiatan selama tujuh hari. Penelitian bisa memandang kebiasaan harian mereka secara lebih jelas.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan IQ tinggi condong lebih susah merasa bosan. Oleh lantaran itu, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk berpikir dan condong kurang aktif secara fisik.

Sementara itu, golongan yang lebih aktif justru lebih sigap merasa jenuh saat kudu duduk tak bersuara dan tidak melakukan apa-apa. Mereka condong memilih kegiatan yang membikin tubuh bergerak, seperti olahraga alias kegiatan bentuk lainnya, Bunda.

2. Lebih suka berpikir

Rata-rata orang yang kurang aktif secara bentuk justru condong mempunyai tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang lebih aktif.

Para peneliti kemudian menjelaskan kondisi ini dengan istilah yang lebih ilmiah, ialah kebutuhan bakal kognisi.

Istilah tersebut untuk menggambarkan langkah berpikir seseorang yang lebih banyak mengandalkan proses mental dibandingkan kegiatan fisik.

Orang dengan kecenderungan ini lebih suka berpikir dan mencari penjelasan yang terstruktur dalam memandang beragam hal. Mereka juga condong menikmati kegiatan yang menantang pikiran seperti memecahkan teka-teki alias berdebat.

Dilansir dari laman The Independent, para peneliti menilai bahwa salah satu kekurangan dari orang yang lebih pandai namun terlihat kurang aktif adalah akibat dari style hidup yang minim gerak.

Hal tersebut bisa berpengaruh pada kesehatan mereka jika tidak diimbangi dengan kegiatan bentuk yang cukup. Peneliti menyarankan agar siapa pun, termasuk yang kurang aktif, tetap berupaya menjaga keseimbangan kegiatan keseharian.

Tujuannya agar kondisi tubuh tetap sehat meskipun lebih banyak menggunakan keahlian berpikir, Bunda.

Benarkah orang malas lebih pandai dan sukses?

Menariknya, apa yang disebut kebanyakan orang malas sebenarnya bukan betul-betul malas, melainkan langkah seseorang bekerja alias berpikir dengan lebih efisien. Jadi, tidak selalu berfaedah mereka tidak mau berusaha.

Seorang tokoh upaya sekaligus penulis asal Amerika Serikat, Bill Gates, mengatakan bahwa dia condong memilih orang yang terlihat malas untuk mengerjakan tugas yang sulit.

Hal ini lantaran menurutnya mereka bakal mencari langkah yang lebih mudah dan efisien untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Saya selalu memilih orang yang malas untuk melakukan pekerjaan yang sulit, lantaran orang yang malas bakal menemukan langkah mudah untuk melakukannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, banyak orang yang suka berpikir kritis biasanya tidak suka melakukan perihal yang sia-sia, Bunda. Mereka lebih memilih langkah kerja yang efisien dan langsung pada tujuan.

Karena itulah, orang yang terlihat ‘malas’ justru bisa saja punya langkah berpikir yang lebih strategis, Bunda. Mereka bisa menemukan langkah cepat, menghemat waktu, dan memberi ide-ide baru yang bermanfaat.

Nah, itulah penjelasan mengenai karakter kepribadian orang malas dengan IQ tinggi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya