Tekanan hipertensi adalah kondisi umum yang terjadi selama kehamilan, Bunda. Salah satu bentuknya adalah hipertensi gestasional alias hipertensi yang terjadi selama masa kehamilan.
Kondisi ini dapat dialami seorang wanita yang tidak mempunyai riwayat tekanan darah tinggi. Perlu diketahui, hipertensi gestasional yang tidak ditangani dengan tepat dapat memicu komplikasi, seperti preeklamsia hingga kelahiran prematur.
Kasus hipertensi gestasional menjadi sorotan di Amerika Serikat (AS). Baru-baru ini, National Center for Health Statistics AS melaporkan peningkatan kasus hipertensi gestasional. Dilansir CNN, tingkat hipertensi gestasional meningkat 73 persen antara tahun 2016 dan 2024, dan lebih dari 1 dari 10 wanita yang melahirkan pada tahun 2024 mengalaminya.
Pada tahun 2024, nomor meningkat menjadi 10,4 persen. Jumlah kasus meningkat dari nyaris 236.000 per tahun menjadi lebih dari 377.000.
"Peningkatan tersebut terjadi secara luas. Angka kejadian meningkat di setiap golongan usia dan setiap golongan ras dan etnis yang diteliti," kata master kesehatan CNN, Dr. Leana Wen.
"Angka kejadian juga meningkat di 50 negara bagian dan Distrik Columbia, meskipun perbedaan geografis yang signifikan tetap ada," sambungnya.
Menurut laporan, wanita berumur 40 tahun ke atas mempunyai tingkat hipertensi gestasional tertinggi di antara golongan usia yang diteliti. Terdapat juga hubungan yang kuat dengan berat badan sebelum kehamilan, Bunda.
"Tingkat kejadian pada mereka yang mengalami obesitas sebelum kehamilan lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan orang yang mempunyai berat badan normal," ungkap Wen.
"Sementara yang mengandung bayi kembar alias lebih sekaligus juga mempunyai tingkat kejadian yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang mengandung satu bayi."
Angka kejadian bervariasi menurut ras dan etnis. Perempuan Indian Amerika dan masyarakat original Alaska mempunyai nomor tertinggi, ialah 13,2 persen, diikuti oleh wanita kulit hitam sebesar 12,3 persen. Angka-angka ini mungkin dipengaruhi oleh beragam faktor, termasuk perbedaan akses terhadap jasa kesehatan.
Apa itu hipertensi gestasional?
Hipertensi gestasional merujuk pada tekanan hipertensi yang berkembang selama kehamilan pada wanita yang sebelumnya mempunyai tekanan darah normal. Secara klinis, kondisi ini didiagnosis setelah 20 minggu kehamilan ketika tekanan darah mencapai 140/90 mmHg alias lebih tinggi pada pengukuran berulang.
Wen menjelaskan, corak tekanan hipertensi ini adalah salah satu dari beberapa gangguan hipertensi pada kehamilan. Hipertensi kronis adalah tekanan hipertensi yang dimulai sebelum kehamilan alias didiagnosis selama 20 minggu pertama. Sedangkan preeklamsia adalah hipertensi yang berkembang setelah 20 minggu dan disertai dengan gangguan pada organ lain.
Hipertensi selama kehamilan bisa berakibat pada ibu dan bayi di dalam kandungan. Bagi bayi, gangguan hipertensi dikaitkan dengan masalah pertumbuhan, berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, dan kematian janin dalam kandungan.
"Tekanan hipertensi selama kehamilan juga dapat memengaruhi aliran darah ke plasenta. Kondisi ini meningkatkan akibat komplikasi serius termasuk abrupsio plasenta, ialah kondisi di mana plasenta terpisah dari rahim sebelum persalinan," ungkap Wen.
Bagi ibu, hipertensi berat dapat merusak organ dan meningkatkan akibat stroke. Hipertensi gestasional dapat berkembang menjadi preeklamsia, yang dalam kasus parah bisa menyebabkan eklampsia dan menakut-nakuti jiwa.
Penyebab hipertensi gestasional meningkat di AS
Ada beberapa kemungkinan penyebab peningkatan kasus hipertensi gestasional di AS. Misalnya, semakin banyak orang mengandung di usia yang lebih tua, obesitas menjadi lebih umum di kalangan orang yang berumur produktif, dan ada lebih banyak kelahiran kembar.
Meski begitu, perihal tersebut mungkin tidak sepenuhnya menjelaskan peningkatan prevalensi yang besar, terutama lantaran laporan tersebut menemukan peningkatan substansial di setiap kategori usia dan indeks massa tubuh. Penjelasan lain adalah mungkin ada perubahan dalam pemeriksaan dan pelaporan alias adanya aspek biologis lain yang mendasari.
"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan seberapa besar peningkatan tersebut mencerminkan perubahan dalam kesehatan ibu mengandung dibandingkan dengan perubahan dalam langkah kondisi ini diidentifikasi dan dicatat," kata Wen.
Wen juga menekankan tentang pentingnya memperhatikan indikasi hipertensi gestasional, Bunda. Menurutnya, gejala-gejala tertentu kudu segera ditindaklanjuti dengan pertimbangan medis lantaran dapat menjadi tanda-tanda preeklamsia.
Gejala dan penanganan hipertensi gestasional
Gejala-gejala tersebut meliputi sakit kepala yang parah alias terus-menerus, perubahan penglihatan seperti penglihatan kabur alias memandang bintik-bintik, nyeri di perut bagian atas, pembengkakan yang signifikan pada wajah alias tangan, sesak napas, dan mual alias muntah di akhir kehamilan.
Namun, banyak wanita dengan tekanan hipertensi juga tidak bakal merasakan indikasi apa pun. Tetapi, itu bukan berfaedah seseorang tidak boleh berasumsi bahwa tekanan darah mereka pasti normal.
"Ibu mengandung kudu mengetahui tekanan darah mereka yang biasa dan menanyakan perihal itu kepada master selama kunjungan," ujar Wen.
Perlu dicatat, pengobatan hipertensi gestasional bakal tergantung pada seberapa tinggi tekanan darah ibu hamil, apakah ada tanda-tanda preeklamsia, seberapa jauh usia kehamilan, serta gimana kondisi bayi di dalam kandungan. Ibu mengandung dengan kondisi medis ini bakal memerlukan pemantauan yang lebih sering, termasuk pengukuran tekanan darah di rumah, tes darah dan urine, serta pemantauan tambahan terhadap pertumbuhan janin.
Tekanan hipertensi yang disertai tanda-tanda kerusakan organ mungkin memerlukan persalinan dini. Dalam beberapa kasus, master kudu mempertimbangkan akibat melanjutkan kehamilan dibandingkan dengan akibat persalinan dini.
Demikian buletin tentang peningkatan kasus hipertensi gestasional di AS, serta kemungkinan penyebabnya. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)