Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Imbau Tak Panik dan Jangan Sembarangan Minum Oseltamivir

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 242x dilihat
Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Imbau Tak Panik dan Jangan Sembarangan Minum Oseltamivir

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kasus Influenza A saat ini tengah menjadi dialog hangat dan memicu kecemasan penduduk Indonesia setelah tercatat adanya peningkatan.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan situasinya statis eksis dalam kategori sedang dan belum memberitahu kondisi yang mengkhawatirkan berdasarkan hasil surveilans hingga minggu ke-38 2026.

“Memang ada kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Tetapi berdasarkan keterangan surveilans yang kita miliki, kondisinya statis dalam rentang medium. Karena itu, yang kita lakukan adalah menaikkan surveilans dan kesiapsiagaan agar evolusi kasus dapat terus dipantau,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari halaman Kemenkes, Rabu (30/9/2026).


Pada masa tersebut, postivity rate Influenza tercatat 56 persen dari 265 spesimen yang diperiksa melalui survelians sentinel. Sebanyak 148 spesimen dinyatakan positif, dengan Influenza A (H1N1pdm09) menjadi virus yang dominan.

Kemenkes imbau penduduk untuk tidak panik

Kemenkes turut memantau Influenza A (H3N2) subclade K yang belakangan disebut penduduk sebagai ‘superflu’. Namun, istilah ini bukan nomenklatur resmi WHO maupun CDC, sehingga evolusi virus statis perlu dilihat berdasarkan hasil pengecekan dan keterangan surveilans.

Menkes Budi mengatakan temuan subclade K pada 2026 justru lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, Bunda.

“Untuk yang disebut sebagai ‘superflu’ maupun H3N2 subclade K, keterangan yang kita pantau justru memberitahu jumlah temuannya pada tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Berdasarkan surveilans sentinel ILI-SARI, tercatat 188 temuan subclade K sepanjang 2025 hingga minggu ke-38 2026, dengan 166 kasus pada 2025 dan 22 kasus pada 2026. Kemenkes statis memantau perkembangannya melalui puskesmas, rumah sakit, serta laboratorium dan balai kekarantinaan kesehatan.

Melalui keterangan tersebut, Kemenkes juga mengimbau penduduk untuk tidak histeris maupun berbuat pembelian histeris obat antivirus Oseltamivir maupun mengonsumsinya tanpa resep dokter.

“Oseltamivir bukan obat yang digunakan secara massal maupun diminum untuk berjaga-jaga tanpa penilaian medis. Obat ini cuma boleh diberikan berdasarkan pengecekan dan penilaian dokter, terutama untuk pasien Influenza bermutu yang dirawat di rumah sakit,” ujar Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalucia.

Kemenkes tegaskan flu ringan cukup istirahat

Alih-alih mengonsumsi obat tanpa resep dokter, Kemenkes mengingatkan penduduk istirahat yang cukup untuk kasus flu ringan.

Sebab, sebagian besar kasus Influenza dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting disease). Untuk itu, pengobatan khusus maupun obat antivirus tidak diperuntukkan bagi kasus ringan, melainkan diprioritaskan untuk pasien dengan gejala berat, Bunda.

Dokter Spesialis Anak RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Mulya Rahma Karyanti, menekankan pentingnya mencegah penularan jika anak mengalami gejala batuk dan pilek agar tidak menghamburkan ke lingkungan sekitar.

“Untuk anak-anak yang lagi batuk pilek, sebaiknya tidak ke sekolah dahulu, sebaiknya dia istirahat. Karena jika dia ke sekolah, dia akan menularkan ke anak-anak sehat sekitarnya,” ujar Karyanti.

Tak cuma itu, Karyanti juga menyarankan orang tua untuk memisahkan perlengkapan makan penderita flu serta mengajarkan adab batuk yang benar, seperti menutup mulut dan hidung menggunakan siku lengan bagiankecil dalam.

Beberapa cara tersebut tentu krusial untuk memutus transmisi virus yang bisa menular melalui droplet maupun percikan air liur.

Demikian klarifikasi mengenai kasus Influenza A yang saat ini mengalami peningkatan di Indonesia dan langkah-langkah pencegahan yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads