Jakarta -
Ciri menstruasi menjelang menopause merupakan perubahan yang umum dialami wanita saat memasuki masa perimenopause, ialah fase transisi sebelum menopause. Pada masa ini, kadar hormon estrogen dan progesteron mulai berfluktuasi sehingga memengaruhi siklus menstruasi, jumlah perdarahan, hingga keluhan bentuk lainnya.
Mengutip laman Clevelandclinic, menopause adalah tahap ketika seseorang telah mengalami 12 bulan berturut-turut tanpa menstruasi. Rata-rata, menopause terjadi pada usia 52 tahun. Ini merupakan proses alami yang terjadi ketika ovarium berakhir memproduksi hormon reproduksi.
Perubahan hormon yang terjadi selama menopause dapat menimbulkan beragam indikasi bentuk maupun emosional yang mengganggu. Lantas seperti apa ciri-ciri menstruasi menjelang menopause yang perlu Bunda ketahui? Simak ulasan selengkapnya berikut yuk.
5 Ciri-ciri menstruasi menjelang menopause
Berikut ini ciri-cirinya, ya Bunda:
1. Haid berkepanjangan
Salah satu karakter menstruasi menjelang menopause adalah menstruasi berkepanjangan menjelang menopause. Menstruasi bisa berjalan lebih lama dari biasanya alias justru keluar dalam jumlah yang lebih banyak. Hal ini terjadi akibat proses ovulasi yang mulai tidak teratur sehingga lapisan rahim menebal sebelum akhirnya luruh.
Jika Bunda biasanya mengalami menstruasi selama 4-5 hari, menjelang menopause, menstruasi dapat berjalan lebih dari 7 hari. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang memengaruhi kestabilan siklus haid.
2. Warna darah menstruasi menjelang menopause
Warna darah menstruasi menjelang menopause juga dapat mengalami perubahan. Warna darah bisa menjadi lebih gelap alias terang dibandingkan sebelumnya. Ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Maka dari itu, krusial buat Bunda memperhatikan tanda menstruasi menjelang menopause.
3. Pendarahan tidak teratur
Mengutip laman Mayoclinic, saat ovulasi menjadi semakin tidak dapat diprediksi, jarak antarperiode menstruasi bisa menjadi lebih panjang alias lebih pendek. Volume darah menstruasi juga dapat berubah, mulai dari ringan hingga sangat banyak, dan mungkin melewatkan beberapa siklus menstruasi.
Jika panjang siklus menstruasi berubah secara konsisten hingga tujuh hari alias lebih, kemungkinan Bunda berada pada tahap awal perimenopause. Jika jarak antarperiode mencapai 60 hari alias lebih, kemungkinan telah memasuki tahap akhir perimenopause.
4. Perubahan pada payudara
Ciri menstruasi menjelang menopause selanjutnya bisa dilihat dari perubahan payudara. Payudara terasa nyeri alias lebih sensitif (breast tenderness) akibat perubahan hormon.
Pada sebagian perempuan, ukuran tetek juga dapat berubah akibat perubahan hormon dan pengedaran lemak tubuh.
5. Nyeri dan ketidaknyamanan
Selain perubahan siklus haid, wanita dapat mengalami nyeri pada tubuh, sakit kepala hingga kram perut yang berbeda dari biasanya. Bahkan wanita bisa merasakan hot flashes alias indikasi vasomotor, ialah sensasi panas yang muncul secara tiba-tiba dan menyebar ke seluruh tubuh.
Gejala ini dapat berbeda-beda pada setiap orang, baik dari segi intensitas, durasi, maupun gelombang kemunculannya.
Tanda lain menjelang menopause selain haid
Bunda mungkin sedang memasuki masa transisi menuju menopause jika mulai mengalami sebagian alias beberapa indikasi berikut:
- Berkeringat di malam hari (night sweats) dan/atau sensasi dingin yang muncul tiba-tiba (cold flashes).
- Vagina kering yang menyebabkan rasa tidak nyaman alias nyeri saat berasosiasi seksual.
- Sering merasa mau buang air mini secara tiba-tiba (urinary urgency).
- Gangguan tidur. Kesulitan tidur sering kali disebabkan oleh hot flashes alias keringat berlebih di malam hari (night sweats), tetapi tidak selalu demikian. Perubahan pola tidur dapat terjadi selama perimenopause meskipun tidak disertai hot flashes alias keringat malam.
- Berat badan naik. Perubahan kadar hormon selama perimenopause dapat memperlambat metabolisme tubuh. Karena itu, kenaikan berat badan merupakan perihal yang cukup umum terjadi ketika kadar estrogen mulai menurun.
Apa yang dirasakan wanita menjelang menopause selain karakter di atas
Selain perubahan fisik, banyak wanita juga mengalami perubahan emosional. Seperti perubahan emosi, mudah marah, suasana hati yang berubah-ubah (mood swing), alias depresi.
Selain itu, wanita mengalami perubahan kegunaan seksual. Selama perimenopause, antusiasme dan gairah seksual dapat berubah. Sebagian wanita merasa kenikmatan saat berasosiasi seksual berkurang, sementara sebagian lainnya justru meningkat. Jika Bunda mempunyai kekhawatiran mengenai kesehatan seksual selama alias setelah perimenopause, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Meski dapat mengganggu kenyamanan, sebagian besar indikasi menopause tersebut merupakan bagian dari proses penuaan alami yang dialami tubuh perempuan.
Perbedaan karakter mengandung dan menopause
Sekilas, perbedaan karakter mengandung dan menopause memang cukup susah dikenali lantaran keduanya sama-sama dapat menyebabkan menstruasi terlambat alias berakhir sementara.
Namun ada beberapa langkah yang bisa Bunda ketahui perbedaan karakter mengandung dan menopause. Pada kehamilan biasanya muncul tanda seperti mual dan muntah alias morning sickness merupakan indikasi umum pada trimester pertama kehamilan. Lalu tetek membesar sampai rasa nyeri, sering buang air kecil, serta hasil tes kehamilan positif.
Sementara pada menopause, keluhan yang lebih dominan adalah hot flashes, memek kering, gangguan tidur, dan menstruasi yang semakin tidak teratur akibat penurunan hormon reproduksi. Selain itu, karakter menopause lainnya, perubahan emosional seperti perubahan emosi, mudah marah, suasana hati yang berubah-ubah (mood swing), alias depresi.
Pertanyaan seputar menopause
1. Apakah boleh salat jika alami menstruasi menjelang menopause?
Selama tetap terjadi perdarahan yang memenuhi kriteria menstruasi menurut aliran Islam, wanita tidak diwajibkan melaksanakan salat dan dapat menggantinya setelah masa menstruasi selesai sesuai ketentuan agama.
Menurut KH. M. Faiz, ada dua ajaran tantang apakah wanita boleh salat jika mengalami menstruasi menjelang menopause.
Menurutnya, ada ajaran yang mengatakan menstruasi itu dikatakan menstruasi jika darahnya keluar, jika tidak ada darah, di masa menstruasi itu hukumnya suci. Itu artinya wanita tersebut wajib salat.
"Ada yang mengatakan suci satu hari. Kalau sucinya ashar ya ashar salat, tahu-tahu mahrib menstruasi lagi. Ini namanya ajaran yang memandang bahwa setiap ada putusnya darah menstruasi di masa-masa siklus maka wanita hukumnya suci,"kata KH. M. Faiz dikutip dari laman YouTube CNN Indonesia.
Selain itu, Faiz mengatakan ada ajaran yang dilihat dari siklus menstruasi selama ini. Jika dalam siklus 10 hari menstruasi dan terputus satu hari tidak menstruasi maka hukumnya tetap haid. Itu artinya Bunda tidak diperbolehkan salat.
"Saya mengatakan ada ajaran yang selama siklus (haid) 10 hari maka jika terputus dalam satu hari (tidak haid) dia tetap hukumnya sedang haid," tuturnya.
Faiz menjelaskan menstruasi menjelang manopause itu baru indikasi belum memasuki menopause. Itu dalam fiqih namanya Dzhonni tetap persangkaan belum akurat. Oleh lantaran itu Bunda bisa memandang kebiasaan Bunda (haid) selama ini.
"Kalau memang siklus sama selama bertahun-tahun secara normal maka ketika tidak ada darah haidnya tetap dihukumi haid," tuturnya.
Jika disimpulkan dari penjelasan Faiz maka bisa diartikan apalagi mengeluarkan darah menstruasi menjelang menopause, Bunda tidak boleh salat selama darah tersebut memenuhi kriteria haid. Namun, lantaran masa ini sering diwarnai siklus yang tidak teratur, Bunda wajib salat jika darah yang keluar adalah darah istihadah (darah penyakit/di luar kebiasaan haid).
2. Berapa lama gangguan menstruasi sebelum menopause?
Menopause merupakan kondisi yang baru dapat dipastikan setelah betul-betul terjadi. Dokter bakal menyatakan seseorang telah memasuki menopause andaikan tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Setelah itu, seseorang dianggap telah memasuki masa pascamenopause (postmenopause).
Rata-rata masa perimenopause berjalan sekitar empat tahun, tetapi pada sebagian orang dapat berjalan hingga delapan tahun. Ada yang hanya mengalami fase ini selama beberapa bulan, sementara yang lain dapat menjalani masa transisi ini selama beberapa tahun.
3. Kenapa saat menopause perut jadi buncit?
Perubahan kadar hormon selama perimenopause dapat memperlambat metabolisme tubuh. Karena itu, kenaikan berat badan merupakan perihal yang cukup umum terjadi ketika kadar estrogen mulai menurun. Selain itu, Fluktuasi hormon memicu penumpukan lemak di area perut, yang menyebabkan perut tampak lebih buncit.
Untuk membantu mencegah kenaikan berat badan dan perut buncit, Bunda disarankan menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi serta melakukan kegiatan bentuk secara rutin selama masa transisi menuju menopause.
4. Bagaimana langkah agar tidak sigap menopause?
Menopause merupakan proses alami yang tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok, membatasi alkohol, serta mengelola stres dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi.
Cara mencegah menopause
Meskipun menopause adalah fase alami dalam hidup, beberapa langkah berikut bisa membantu Bunda menunda indikasi menopause.
- Perbanyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh (whole grains), protein tanpa lemak, dan lemak sehat.
- Lakukan olahraga yang melatih kekuatan tulang (weight-bearing exercise), seperti melangkah kaki, mendaki, alias latihan beban.
- Terapkan kebiasaan tidur yang baik (sleep hygiene), misalnya menghindari menonton televisi alias menggunakan komputer sebelum tidur, serta melakukan kegiatan yang menenangkan.
- Batasi konsumsi alkohol dan minuman berkafein.
- Lakukan meditasi alias teknik pengelolaan stres lainnya.
- Berhenti menggunakan produk tembakau, seperti rokok.
- Pertahankan berat badan yang sehat sesuai kondisi tubuh.
Begitulah penjelasan tentang karakter menstruasi menjelang menopause dari warna darah sampai tanda yang dirasakan oleh Bunda. Semoga informasinya berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·