Masalah pada gigi anak seringkali disebabkan oleh langkah merawat gigi yang kurang optimal, Bunda. Kebiasaan menyikat gigi menjadi salah satu perihal yang kerap dianggap sepele, padahal dapat mencegah dan mengurangi akibat gigi berlubang pada anak.
Menyikat gigi merupakan langkah pencegahan yang sangat sederhana. Namun, menyikat gigi juga perlu dilakukan dengan langkah yang betul agar gigi betul-betul bersih sehingga kesehatan mulut dan gigi terjaga.
Seperti yang kita tahu, salah satu penyebab gigi berlubang adalah penumpukan sisa makanan di gigi. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik bakal memicu penumpukan plak dan bakteri, yang mengubah sisa makanan menjadi unsur asam.
Nah, dengan menyikat gigi, sisa makanan dan plak dapat dibersihkan secara optimal sehingga akibat gigi berlubang pada anak dapat diminimalisir, Bunda.
Membangun kebiasaan menyikat gigi pada anak
Menurut drg. Aulia N. Ainayah, Sp.KGA, MARS, membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat diawali dengan membangun kemauan anak untuk menyikat gigi terlebih dahulu, Bunda. Jika anak sudah terbiasa dan mau menyikat gigi, orang tua bakal lebih mudah mengedukasi langkah menyikat gigi yang baik dan betul ke depannya.
“Jadi, memang untuk teknik sikat gigi itu ada macam-macam ya. Kalau untuk anak-anak sih, yang krusial dia mau sikat gigi dulu, walaupun memang tetap perlu diajarkan langkah sikat gigi yang benar,” katanya kepada Kincai Media melalui wawancara pada Rabu (15/4).
Cara menyikat gigi yang benar
drg. Aulia menjelaskan bahwa langkah menyikat gigi yang betul pada anak adalah dengan teknik satu arah, ialah dari gusi ke gigi. Untuk memudahkan anak-anak mengingat, dia memperkenalkannya sebagai konsep “merah putih”, ialah merah untuk gusi dan putih untuk gigi.
“Jadi, langkah menyikat giginya itu satu arah, dari merah ke putih. Biasanya saya ngajarin anak-anak dengan mengingat warna bendera Indonesia, merah putih. Artinya, dari gusi ke gigi, disikat satu arah seperti itu,” jelasnya.
Selain itu, drg. Aulia juga menjelaskan bahwa sebaiknya hindari menyikat gigi secara mendatar alias dari kanan ke kiri dengan bolak-balik. Cara tersebut justru dapat menimbulkan beragam masalah pada gusi dan gigi anak, Bunda.
“Kalau sikat giginya memang gini (mendatar dan bolak-balik) terus, lama-kelamaan memang gusinya kelak bisa jelek (turun/aus) gitu, yang bisa menyebabkan gigi makin sensitif. Jadi memang gerakannya yang betul adalah satu arah dari gusi ke gigi," imbuhnya.
Hal yang perlu diperhatikan saat menyikat gigi pada anak
Selain tekniknya, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa perihal yang tidak kalah penting, seperti pemilihan pasta gigi, sikat gigi, dan lainnya. Berikut tips yang disampaikan drg. Aulia :
- Penggunaan sikat gigi: Karena gusi anak tetap terbilang sensitif dan kudu menjangkau area gigi yang sulit, drg. Aulia menyarankan agar anak menggunakan sikat gigi yang bahannya lebih lembut. Pemilihan sikat gigi ini juga dapat disesuaikan dengan usianya, Bunda.
- Penggunaan pasta gigi: Aulia menyarankan agar anak menggunakan pasta gigi mengandung fluoride. Penting untuk diketahui bahwa fluoride tidaklah rawan dan justru dapat mencegah gigi berlubang. Penggunaanya dapat diatur sesuai dosis, untuk anak yang belum bisa berkumur, cukup sebiji beras, dan untuk anak yang sudah bisa berkumur, dosisnya dinaikkan hingga sebesar biji jagung alias kacang polong.
- Jadwal menyikat gigi: Lakukan sikat gigi 2 kali sehari secara rutin. Satu kali di pagi hari setelah sarapan dan satu kali di malam hari sebelum tidur. Aulia meminta agar orang tua tetap mendampingi anak selama proses menyikat gigi tersebut.
- Jangkau keseluruhan gigi: Saat mendampingi anak, Bunda dapat mengingatkan teknik menyikat dari gusi ke gigi serta aktivitas memutar pada gigi bagian belakang. Perhatikan, agar semua area gigi terjangkau dengan baik.
- Penggunaan benang gigi: Sebagai tambahan, Bunda juga bisa membiasakan anak menggunakan benang gigi. Menurut Aulia, penggunaan benang gigi sangat baik lantaran dapat mencegah sisa makanan yang tersangkut dan bisa membersihkan sela-sela gigi dengan optimal.
Demikian penjelasan langkah menyikat gigi anak yang baik dan betul menurut ahlinya. Semoga info ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·