Kenapa Kripto Dengan Tema Privasi ‘merajai’ Pasar Di Kuartal Iv 2025?

Dec 31, 2025 12:05 PM - 5 bulan yang lalu 172109

Kincai Media – Sektor aset digital menutup kuartal terakhir dengan catatan yang tidak menggembirakan. Kerugian harga, tekanan pada prasarana pasar, serta kekecewaan penanammodal mewarnai periode tersebut. Namun di tengah turbulensi itu, satu segmen justru mencuri perhatian, ialah mata duit mata duit digital yang berfokus pada privasi.

Dalam ringkasan pasar kuartalan terbarunya, Grayscale mencatat bahwa privasi muncul sebagai tema investasi yang tidak terduga pada kuartal keempat. Sejumlah aset di kategori ini bisa mengungguli pasar mata duit digital secara keseluruhan, dengan Zcash menjadi contoh yang paling menonjol.

Data CoinGecko menunjukkan nilai Zcash melonjak tajam sepanjang kuartal tersebut, naik dari sekitar US$ 50 pada pertengahan September hingga mencapai puncak mendekati US$ 700 pada pertengahan November. Kenaikan ini terjadi di saat sebagian besar aset mata duit digital lain justru berada di bawah tekanan.

Lonjakan nilai tersebut beriringan dengan peningkatan signifikan dalam penggunaan Shielded addresses di jaringan Zcash. Fitur ini memungkinkan transaksi dilakukan tanpa mengungkapkan detil krusial seperti pengirim, peneriman, maupun jumlah dana, sehingga memberikan tingkat kerahasiaan yang lebih tinggi dibandingkan transaksi mata duit digital konvensional.

Zcash bukan satu-satunya yang diuntungkan oleh perubahan sentimen ini. Proyek privasi lain yang telah lama eksis, seperti Monero dan Dash, juga mencatat keahlian relatif lebih baik dibandingkan pasar secara keseluruhan.

Baca Juga: Altcoin Tertinggal di 2025, Investor Kripto Mulai Pilih-Pilih

Grayscale menilai reli tak terduga di sektor privasi ini sebagian dipicu oleh apa yang disebutnya sebagai ‘posisi defensif’ di dalam pasar kripto. Dalam kerangka sektoral Grayscale, aset-aset privasi diklasifikasikan ke dalam subsektor ‘Currencies’, ialah golongan aset yang lebih berfaedah sebagai perangkat tukar alias penyimpanan nilai, bukan sebagai platform aplikasi.

Meskipun subsektor Currencies secara keseluruhan tetap mencatat penurunan lebih dari 15 persen selama kuartal keempat, kinerjanya tetap lebih baik dibandingkan segmen lain seperti seperti finansial terdesentralisasi, platform smart contract, konsumen dan budaya, serta kepintaran buatan.

Secara historis, pendekatan melindungi di pasar mata duit digital sering kali terfokus pada Bitcoin, yang oleh sebagian penanammodal dipandang sebagai emas digital ketika ketidakpastian ekonomi dunia meningkat. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin condong bergerak lebih sejalan dengan pasar saham, khususnya sektor teknologi, sehingga perannya sebagai aset lindung nilai kerap dipertanyakan.

Pada kuartal keempat, hubungan tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda melemah. Hal ini terjadi di tengah melemah. Hal ini terjadi di tengah tekanan struktural yang melanda pasar kripto, terutama peristiwa likuidasi besar pada 10 Oktober yang oleh sejumlah analis digambarkan sebagai proses controlled deleveraging.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya