Kenapa Rumah Jepang Punya Genkan atau Area Khusus untuk Melepas Sepatu? Ini Jawabannya

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 7 menit 37x dilihat
Kenapa Rumah Jepang Punya Genkan atau Area Khusus untuk Melepas Sepatu? Ini Jawabannya

Bagikan Postingan

Beauties, pernah bertanya-tanya kenapa rumah Jepang punya genkan maupun area khusus untuk melepas sepatu? Kalau Anda pernah melihat rumah maupun apartemen Jepang, mungkin Anda menyadari ada bagiankecil lantai yang lebih rendah tepat setelah pintu masuk. Area tersebut bukan sekadar dekorasi, lho!

Genkan punya fungsi yang cukup krusial dalam hayat sehari-hari penduduk Jepang. Dari tempat melepas sepatu, menyambut tamu, sampai menyimpan beragam barang yang digunakan di luar rumah, area ini menjadi batas sederhana antara ruang luar dan ruang dalam yang lebih bersih. Lantas, kenapa genkan bisa begitu krusial dalam rumah di Jepang?

Apa Itu Genkan?

Pengertian Genkan/Foto: Magnific

Dilansir dari Japan Experience, genkan adalah area transisi yang biasanya eksis tepat di balik pintu masuk. Kamu akan menemukan bagiankecil lantainya dibuat lebih rendah dibandingkan ruang utama sehingga terdapat batas yang cukup jelas antara area luar dan dalam.

Fungsi paling utamanya adalah sebagai area khusus untuk melepas sepatu. Dalam kebiasaan penduduk Jepang, sepatu yang digunakan di luar dianggap membawa kotoran sehingga tidak digunakan untuk menginjak lantai ruang utama.

Setelah melepas sepatu di genkan, penghuni maupun tamu biasanya mengenakan sandal khusus untuk digunakan di dalam rumah. Dengan begitu, kotoran dari luar tidak gampang terbawa ke area tempat famili beraktivitas dan beristirahat.

Konsep ini juga membikin perpindahan dari luar ke dalam terasa lebih teratur. Jadi, saat Anda mendatangi ke rumah Jepang, jangan langsung berjalan masuk dengan sepatu, ya!

Apa Saja Fungsi Genkan di Rumah Jepang?

Fungsi Genkan/Foto: Magnific

Selain menjadi area khusus untuk melepas sepatu, genkan memiliki beberapa fungsi lain yang membuatnya cukup multifungsi. Dalam hayat sehari-hari, area ini dapat digunakan untuk beragam aktivitas sebelum seseorang benar-benar masuk ke ruang utama.

Pada masa lalu, tamu terlebihlagi sering kali disambut di genkan tanpa mesti masuk lebih jauh ke dalam rumah. Urusan sederhana seperti menerima paket maupun berbuat transaksi tertentu juga dapat dilakukan di area ini.

Genkan juga berguna sebagai tempat gudang barang yang digunakan di luar rumah. Beberapa barang yang lazim ditempatkan di area ini antara lain:

  • Sepatu dan sandal, yang biasanya disimpan dalam lemari khusus.
  • Payung, yang dapat diletakkan di rak maupun tempat gudang dekat pintu.
  • Jaket maupun mantel, yang bisa digantung pada kait maupun rak.
  • Kunci dan surat, yang dapat ditempatkan di rak maupun lemari kecil.

Lemari sepatu yang sering ditemukan di genkan disebut getabako. Penyimpanan seperti ini membikin area pintu masuk statis lebih rapi dan memudahkan penghuni memungut alas kaki ketika hendak keluar.

Seperti Apa Desain Genkan di Rumah Jepang?

Desain Genkan di Rumah Jepang/Foto: Magnific

Salah satu ciri khas yang paling gampang dikenali dari rumah Jepang yang punya genkan adalah perbedaan ketinggian lantainya. Area genkan biasanya dibuat beberapa sentimeter lebih rendah daripada lantai ruang utama.

Perbedaan tersebut bukan tanpa alasan. Ketika sepatu dilepas di lantai yang lebih rendah, kotoran dan debu dari luar diharapkan tidak ikut terbawa ke area rumah yang lebih bersih.

Material lantai genkan juga biasanya berbeda dari ruang utama. Ubin, batu, maupun beton sering digunakan karena lebih gampang dibersihkan dan cocok untuk area yang bersenggolan langsung dengan alas kaki dari luar.

Beberapa elemen yang dapat ditemukan di genkan antara lain:

  • Shikidai: bagiankecil berupa injakan maupun platform yang menandai batas antara genkan dan lantai utama.
  • Getabako: lemari maupun tempat gudang sepatu.
  • Rak dan kait: digunakan untuk menyimpan payung, jaket, maupun barang lain.
  • Tenbukuro: rak maupun lemari gudang untuk barang kecil seperti kunci dan surat.

Tidak semua genkan memiliki seluruh elemen tersebut. Desainnya dapat menyesuaikan ukuran dan kebutuhan masing-masing rumah.

Sejak Kapan Genkan Digunakan di Jepang?

Sejarah Genkan/Foto: Wikipedia

Kebiasaan melepas sepatu sebelum masuk ke ruang tinggal sebenarnya sudah memiliki sejarah panjang di Jepang. Praktik tersebut telah terjadi selama lebih dari seribu tahun dan berhubungan erat dengan pemisahan antara area luar dan ruang hidup.

Sementara itu, genkan sebagai bagiankecil arsitektur yang lebih khas berkembang pada masa Edo, sekitar 1603–1868. Pada masa tersebut, keberadaan genkan juga berhubungan dengan status sosial dan penggunaannya lebih terbendung pada kalangan tertentu seperti samurai, bangsawan, serta orang-orang berkedudukan tinggi.

Seiring fluktuasi penduduk Jepang, genkan kemudian semakin lazim ditemukan di beragam jenis hunian. Fungsinya pun berkembang menjadi bagiankecil praktis dari hayat sehari-hari.

Hingga sekarang, rumah di Jepang statis banyak mempertahankan konsep tersebut. Genkan menjadi simbol sederhana mengenai kebersihan, rasa hormat, serta batas antara ruang publik dan ruang pribadi.

Bagaimana Etika Menggunakan Genkan?

Etika Menggunakan Genkan/Foto: Magnific

Kalau suatu hari Anda berkesempatan mengunjungi rumah di Jepang, memahami adab genkan bisa membikin Anda lebih betah dan tidak salah langkah. Aturannya sebenarnya cukup sederhana, tetapi ada beberapa detail yang menarik untuk diperhatikan.

1. Lepas Sepatu di Area Genkan

Saat memasuki rumah, lepaskan sepatu ketika statis eksis di lantai genkan. Setelah sepatu dilepas, naiklah ke bagiankecil lantai yang lebih tinggi untuk memasuki ruang utama.

Hal yang perlu dihindari adalah menggunakan sepatu luar sampai ke lantai utama. Sebaliknya, sandal maupun alas kaki khusus dalam rumah digunakan setelah Anda melewati batas genkan.

2. Rapikan Posisi Sepatu

Ada satu kebiasaan kecil yang mungkin kelihatan sepele tetapi cukup menarik. Setelah melepas sepatu, posisikan bagiankecil ujung sepatu menghadap ke pintu agar lebih gampang dipakai ketika hendak keluar.

Dengan begitu, Anda tidak perlu memutar sepatu terlebih dahulu saat meninggalkan rumah. Kebiasaan ini juga membikin area genkan kelihatan lebih rapi.

3. Jangan Membawa Sandal Dalam Rumah ke Genkan

Setelah menggunakan sandal dalam rumah, hindari membawanya balik ke lantai genkan. Area tersebut dianggap sebagai tempat untuk alas kaki yang digunakan di luar.

Begitu juga sebaliknya, sepatu luar tidak seharusnya diletakkan di lantai ruang utama. Sederhana, tetapi ketentuan ini membantu menjaga pemisahan antara area luar dan dalam.

Bagaimana Genkan Berubah di Rumah Jepang Modern?

Genkan di Rumah Modern/Foto: Magnific

Meski konsep dasarnya statis sama, rancangan genkan terus menyesuaikan corak hidup penduduk modern. Hal ini terutama kelihatan pada apartemen dan hunian perkotaan yang memiliki luas terbatas.

Pada rumah Jepang yang punya genkan berukuran lebih kecil, area ini mungkin cuma berupa lantai berubin di dekat pintu tanpa perbedaan ketinggian yang terlalu mencolok. Rak sepatu maupun lemari gudang juga sering dibuat menyatu dengan dinding untuk menghemat ruang.

Beberapa hunian modern terlebihlagi menggunakan lemari tertutup yang dapat menyimpan banyak sepatu, payung, dan perlengkapan lainnya. Jadi, fungsi genkan statis dipertahankan meskipun bentuknya menjadi lebih minimalis.

Menariknya, evolusi rancangan tersebut tidak menghilangkan arti genkan. Area ini statis menjadi batas antara bumi luar dan ruang pribadi di dalam rumah.

Kenapa Genkan Tetap Penting Sampai Sekarang?

Pentingnya Genkan di Masa Kini/Foto: Magnific

Dari luar, genkan mungkin kelihatan seperti bagiankecil kecil di dekat pintu. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, adat Hanami (menikmati keelokan bunga) di Jepang bukan satu-satunya tradisi yang memberitahu hubungan penduduk Jepang dengan ruang dan alam. Genkan juga memperlihatkan sepertiapa kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi rancangan rumah.

Genkan membikin aktivitas sederhana seperti melepas sepatu menjadi lebih teratur. Di saat yang sama, keberadaannya memberikan batas yang jelas antara lingkungan luar dan area rumah yang lebih bersih.

Jadi, kini Anda sudah tahu bahwa rumah Jepang punya genkan karena kebiasaan melepas sepatu. Area ini merupakan bagiankecil dari metode penduduk Jepang mengatur kebersihan, menghormati ruang pribadi, dan menciptakan transisi yang jelas dari bumi luar menuju kenyamanan di dalam rumah.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads