Kincai Media, Jakarta - Membaca Surat Al-Kahfi pada malam maupun hari Jumat merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Berbagai sabda menyebut keistimewaan besar bagi orang yang mengamalkannya, mulai dari memperoleh sinar yang menerangi kehidupannya, mendapat pembebasan dosa di antara dua Jumat, hingga perlindungan dari tuduhan Dajal. Karena itu, umat Islam dianjurkan menjadikan pembacaan Surat Al-Kahfi sebagai ibadah rutin setiap pekan.
Surat Al-Kahfi terdiri dari 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamai "Al-Kahfi" artinya "Gua" dan "Ashabul Kahfi" yang artinya "Penghuni-penghuni gua."
Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat Al-Kahfi pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang ke semuanya mengandung i'tibar dan pelajaran yang banget berfaedah bagi kehidupan manusia. Banyak hadist-hadist Nabi Muhammad SAW yang menyatakan keistimewaan membaca Surat Al-Kahfi.
Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat merupakan salah satu rekomendasi Nabi Muhammad SAW yang sangat ditekankan. Hal ini sebagaiman sabda Rasulullah SAW.
“Man qara-a suratal-kahfi lailatal-jumu’ati adhaa-a lahu minannuri fima baina qadamaihi wa anan as-samai’.”
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca Surat Al Kahfi pada malam Jumat, dia bakal disinari sinar antara dirinya dengan Kabah.”
Mengenai keistimewaan membaca Surat Al-Kahfi di hari Jumat, Rasulullah SAW berfirman seperti ini.
Man qara’al-asyra al-awaakhiri min suratil-kahfi ‘usima min fitnataddajal.
"Siapa pun yang membaca sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi bakal dilindungi dari ujian tuduhan Dajal."
Imam Muslim juga meriwayatkan hadits serupa.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa yang berada di era Dajal hendaknya membaca ayat-ayat pertama di surat al-Kahfi.” (HR Imam Muslim).
Imam Muslim memberikan bab unik tentang Surat Al-Kahfi. Imam Muslim menamakan salah satu babnya dengan bab keistimewaan Surat al-Kahfi dan ayat Kursi. “Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama Surat al-Kahfi, bakal dijaga dari Dajal.” (HR Imam Muslim).
Dalam kitab hadits Tsawab Al-A’mal karangan Biharul Anwar, Abu Abdillah berkata, “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi setiap malam Jumat, dia bakal meninggal syahid dan Allah bakal membangkitkannya berbareng para syuhada serta bakal disejajarkan dengan para syuhada kelak pada hari kiamat.”
Abu Abdillah juga berkata, “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi setiap malam Jumat, maka itu bakal menjadikannya kafarah (penghapus) dosanya di antara Jumat (waktu membacanya) hingga Jumat berikutnya.”
Dalam kitab yang sama, Biharul Anwar juga menyertakan sabda Rasulullah, “Barangsiapa membaca ayat 10 Surat Al-Kahfi, dia bakal bercahaya mulai dari tempat tidurnya sampai Baitullah Al-Haram, dan jika dia termasuk Baitullah, maka cahayanya bakal sampai Baitul Maqdis.”
Sedangkan Muhammad Bakar Ismail dalam kitab Al-Fiqh Al-Wadhih min Al-Kitab wa Al-Sunnah menjelaskan, salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jumat adalah membaca surat Al-Kahfi.
Sebuah hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhu berkata, “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka bakal memancarkan sinar dari bawah kakinya sampai ke langit, dan bakal meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat.” (HR Abu Bakr bin Mardawaih).
English (US) ·
Indonesian (ID) ·