Kurang Tidur Saat Hamil Sebabkan Gangguan Kecemasan Pasca Persalinan, Simak Temuan Pakar

Jun 14, 2026 09:00 PM - 3 hari yang lalu 4504

Jakarta -

Depresi pasca persalinan merupakan masalah yang dapat dialami wanita usai melahirkan. Depresi ini dapat ditandai dengan gangguan kekhawatiran yang susah diatasi, Bunda.

Dilansir laman News Medical, setidaknya sekitar 15 persen wanita mengalami gangguan kekhawatiran selama kehamilan dan periode pasca persalinan alias beberapa minggu setelah melahirkan.

Nah, untuk memastikan penyebabnya, para peneliti di Washington University di St. Louis melakukan penelitian untuk mengaitkan gangguan kekhawatiran tersebut dengan kualitas tidur seorang ibu saat hamil. Para peneliti telah menerbitkan hasil studi ini dalam jurnal Sleep, pada April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam studi ini, para peneliti melakukan survei kepada 230 wanita selama awal dan akhir kehamilan, serta periode pasca persalinan awal dan akhir untuk memandang gimana gangguan tidur berkorelasi dengan indikasi kekhawatiran dan OCD (Obsessive Compulsive Disorder) alias gangguan obsesif kompulsif.

"Mendapatkan tidur nyenyak sepanjang malam bisa menjadi susah selama periode tersebut," kata utama studi dan psikolog Rebecca Cox, PhD.

Periode perinatal alias masa kehamilan, gangguan tidur dapat terjadi lantaran beragam aspek seperti perubahan hormonal dan fisik, serta stres yang mengenai dengan kehamilan. Dalam studi terbaru ini diketahui bahwa masalah tidur selama kehamilan sangat terasa pada trimester ketiga, meningkat selama periode pasca persalinan awal, dan stabil setelahnya.

Namun, akibat lanjutan dari gangguan tidur tersebut terhadap kekhawatiran memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Dampak kurang tidur saat mengandung terhadap gangguan kecemasan

Di studi ini, para peserta diminta untuk mengisi beberapa kuesioner tentang kebiasaan tidur dan kecemasan, yang mencakup pertanyaan mengenai kekhawatiran tentang bayi alias ketakutan bakal ancaman yang menimpa bayi.

Pertanyaan lain yang diajukan terkait dengan ciri-ciri OCD, seperti pikiran tentang 'peristiwa rawan bakal terjadi selain saya sangat berhati-hati' alias 'ada yang tidak beres jika tidak sempurna'. Tim peneliti juga menyelidiki gimana kepercayaan diri seorang ibu mengandung dalam kemampuannya 'mengatasi' situasi memengaruhi tidur dan kecemasannya.

Hasil studi menemukan bahwa lama tidur yang lebih pendek, dikaitkan dengan peningkatan kekhawatiran perinatal dan kepercayaan obsesif seiring waktu. Ibu yang mengalami gangguan tidur lebih banyak, rata-rata mempunyai kekhawatiran perinatal yang lebih tinggi, dan efeknya lebih jelek bagi mereka yang mempunyai tingkat keahlian mengatasi masalah lebih rendah.

"Temuan utama menunjukkan bahwa lama tidur yang lebih pendek merupakan prediktor longitudinal yang lebih kuat untuk kekhawatiran perinatal. Gangguan tidur mungkin bisa menjadi sasaran yang baik untuk intervensi kesehatan mental di masa perinatal," kata para penulis studi.

Jadwal jam tidur yang baik untuk ibu hamil

Selama hamil, Bunda memang disarankan untuk mencukupi waktu tidur untuk menghindari rasa tidak nyaman. Waktu tidur yang cukup dan berbobot juga dapat mengembalikan daya dan mengatasi kelelahan.

Profesor keperawatan di University of California San Francisco, Kathryn Lee, menyarankan jam tidur ibu mengandung yang baik setidaknya 8 jam setiap malam, sehingga bisa memenuhi kebutuhan tidur tujuh jam.

"Seorang wanita perlu tidur lebih awal saat dia hamil. Saat hamil, wanita memerlukan rehat ekstra dan tidak bisa lagi mengikuti agenda tidur seperti sebelum hamil," kata Lee, dikutip dari Live Science.

Jadwal tidur dapat dibagi menjadi beberapa waktu. Misalnya, pada waktu siang hari, Bunda bisa tidur singkat selama 30 sampai 60 menit. Sisa waktu tidur bisa dioptimalkan di malam hari.

Jika dalam 10 sampai 15 menit Bunda kesulitan untuk tidur, segera bangun dan pindah ke ruangan lain dan lakukan hal-hal yang bisa merangsang rasa kantuk, seperti membaca alias mendengarkan musik lembut.

Demikian studi terbaru yang mengungkap akibat kurang tidur selama mengandung dan pengaruhnya pada gangguan kekhawatiran usai melahirkan. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya