Mengenal Ciri Nyeri Selangkangan Yang Merupakan Tanda Hamil

Jul 06, 2026 06:20 PM - 6 jam yang lalu 264

Jakarta -

Sinyal kehamilan biasanya banyak tak disadari wanita lantaran samar dengan datangnya haid. Nah, agar lebih mengenalinya, salah satunya yang perlu Bunda tandai selain agenda menstruasi yang tak kunjung datang adalah munculnya nyeri di bagian intim. Yuk, mengenal karakter nyeri selangkangan yang merupakan salah satu tanda hamil.

Kehamilan memang selalu membawa indikasi yang mengejutkan bagi ibu baru yang pertama hamil. Selain mual, puting yang tidak nyaman, ada juga yang mengalami kaki bengkak. Namun, indikasi kehamilan yang tak banyak diketahui dan disadari wanita ialah adanya nyeri di selangkangan.

Meskipun kedengarannya tak ada hubungannya dengan libido ibu hamil, kenyataannya perihal tersebut memang kerap dialami sebagian wanita meskipun banyak yang tak menyadarinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ciri nyeri selangkangan yang merupakan tanda hamil

Menurut Dr Sonya Brar, seorang master kandungan di Mount Sinai Downtown dan Mount Sinai West, nyeri di selangkangan ini biasanya ditandai dengan sensasi nyeri seperti sengatan listrik di area panggul alias dikenal dengan lightning crotch ialah istilah yang digunakan dalam kehamilan untuk menggambarkan sensasi bayi yang menekan saraf di leher rahim dan panggul.

"Rasanya seperti nyeri tajam yang menusuk ke dalam memek alias rektrum, dan hanya berjalan beberapa detik," ujarnya seperti dikutip dari laman Huffpost.

Terkait nyeri di selangkangan tersebut, beberapa wanita menggambarkannya sebagai nyeri seperti sengatan listrik di area panggul alias sebagai rasa nyeri yang menyengat, menusuk, dan terbakar. Sensasi ini datang dan pergi dengan cepat, seperti kilatan petir, tetapi bisa cukup intens untuk membikin wanita membeku selama beberapa saat.

Biasanya, banyak yang mengenal sensasi nyeri seperti sengatan listrik di area panggul terjadi di akhir kehamilan. Penyebabnya lantaran adanya tekanan dari peningkatan ukuran, berat, dan aktivitas bayi. Kemungkinan mereka yang merasakannya saat mendekati hari prediksi lahir.

"Hal ini disebabkan oleh bayi yang turun lebih jauh di panggul, biasanya pada trimester ketiga," jelas Brar.

Ditambahkan lebih lanjut, jika janin menendang alias menekan leher rahim, aktivitas tersebut dapat mengaktifkan saraf di area tersebut. Nyeri pun muncul seperti disambar petir di area selangkangan yang bisa dipicu oleh bayi yang meregangkan tubuh, berguling, berputar, alias aktivitas mini lainnya.

Nyeri seperti tersambar petir di area selangkangan ini lebih umum terjadi di akhir kehamilan lantaran tekanan dari peningkatan ukuran, berat, dan aktivitas bayi. Tetapi ternyata, ada juga yang muncul di awal sebagai indikasi unik kehamilan.

Ya, pengalaman ini memang cukup random dan dapat terjadi baik saat Bunda bergerak, berdiri, beristirahat, dan lainnya. Dan, intensitas rasa sakit tersebut bakal berjuntai pada posisi dan ukuran janin. Memang, tidak semua ibu mengandung bakal mengalaminya tetapi nyeri sepertt tersambar petir di area selangkangan ini merupakan keluhan yang cukup umum di trimester ketiga. Jadi, jika Bunda mengalaminya, Bunda tidak sendirian.

Meskipun nyeri seperti tersambar petir di area selangkangan tentu tidak terasa nyaman, indikasi kehamilan ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Karena, pengalaman tersebut sifatnya terbatas pada rasa sakit yang singkat yang berbeda dari kontraksi alias kram kehamilan.

"Rasanya seperti tersengat listrik di selangkangan bukanlah indikasi adanya masalah. Jika terjadi kram yang menyakitkan, perdarahan, alias keluarnya cairan memek berbarengan dengan rasa sakit, maka disarankan untuk mencari pertolongan medis," tambah Brar.

Terkait nyeri panggul yang dirasakan, rasanya bakal berbeda dengan kontraksi yang berkembang secara berjenjang dan mengikuti pola tertentu. Biasanya, pada nyeri panggul ini bakal tiba-tiba muncul dan menghilang secepatnya. Perbedaan ini perlu diingat, terutama saat Bunda semakin mendekati tanggal persalinan.

Cara mengatasi nyeri selangkangan yang Mnerupakan tanda hamil

Bunda pun tidak perlu cemas lantaran nyeri panggul merupakan bagian normal dalam kehamilan. "Mengurangi tekanan pada dasar panggul bakal membantu. Gunakan korset perut jika Bunda perlu untuk terus berdiri alias berjalan," saran Brar.

Penggunaan korset pada sebagian wanita dirasa membantu lantaran dapat mengurangi tekanan pada panggul selama kehamilan. Kemudian, lakukan aktivitas secara perlahan dan hati-hati saat melakukan kegiatan yang dapat membantu mengurangi gelombang dan tingkat nyeri. Selain itu, Bunda juga bisa melakukan olahraga secara teratur dan pijat prenatal yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan nyeri panggul. 

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya