Memilih snack alias jajanan untuk anak memang butuh banyak pertimbangan. Sebagai Bunda, kita perlu memperhatikan apa saja kandungan nutrisi yang terdapat dalam jajanan tersebut, rasanya, dan beragam kekhawatiran lainnya.
Berawal dari keresahan sederhana seorang Bunda terhadap pilihan jajanan anak, muncullah buahpikiran untuk membikin Popiyo. Brand yang satu ini menghadirkan Keripik Hati Ayam sebagai pengganti camilan yang praktis, lezat, dan dibuat dari bahan-bahan alami untuk anak-anak di Indonesia. Dengan mengusung konsep camilan sehat untuk anak dan keluarga, Popiyo diformulasikan tanpa gluten, MSG, pengawet, maupun pewarna buatan.
Produk Keripik Hati Ayam Popiyo juga mengandung unsur besi dan protein serta vitamin, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan camilan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Produk ini dapat dikonsumsi oleh anak usia 1 tahun ke atas dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan pola makan masing-masing anak.
Berawal dari kekhawatiran seorang Bunda
Di kembali lahirnya Popiyo terdapat cerita individual yang dekat dengan kehidupan banyak orang tua. Sebagai seorang ibu, founder Popiyo mempunyai kekhawatiran terhadap kebiasaan anak mengonsumsi jajanan yang menurutnya kurang alami. Kekhawatiran tersebut semakin besar ketika memandang anak mudah sakit dan memerlukan asupan nutrisi, termasuk unsur besi dalam kesehariannya.
Di tengah banyaknya pilihan ultra-processed food (UPF) yang mudah ditemukan, muncul kemauan untuk membikin camilan sendiri yang lebih sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang lebih alami.
Awalnya, Keripik Hati Ayam tersebut dibuat hanya untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Tidak ada rencana besar untuk menjadikannya sebuah bisnis. Namun, respons orang-orang terdekat rupanya berbeda dari yang diperkirakan.
Banyak yang mencoba dan menyukai rasanya. Permintaan untuk dibuatkan kembali pun mulai berdatangan. Dari sinilah muncul buahpikiran untuk membawa produk tersebut ke lebih banyak family dan menjadikannya sebuah brand.
Lahirnya Popiyo kemudian tidak hanya didorong oleh kesempatan bisnis, tetapi juga oleh kemauan untuk menghadirkan pengganti camilan yang dapat dinikmati anak-anak dan keluarga.
Nama Popiyo terinspirasi dari celotehan anak
Nama Popiyo sendiri mempunyai cerita yang sangat personal, Bunda. Nama tersebut terinspirasi dari celotehan anak dari sang pemilik yang sejak awal menjadi salah satu sumber inspirasi lahirnya produk ini.
Oleh lantaran itu, Popiyo mempunyai makna yang lebih dari sekadar sebuah nama brand. Di baliknya terdapat cerita keluarga, keresahan seorang ibu, dan kemauan untuk menciptakan sesuatu yang dapat dinikmati oleh anak-anak dengan langkah yang lebih baik.
Semangat tersebut kemudian menjadi bagian dari identitas Popiyo: menghadirkan camilan anak yang tidak hanya memperhatikan rasa, tetapi juga bahan dan nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Keripik Hati Ayam Popiyo dibuat dengan pendekatan yang berfokus pada penggunaan bahan-bahan alami. Produk ini mempunyai beberapa karakter utama, yaitu:
- 100% natural ingredients
- Gluten free
- No MSG
- No preservatives
- No artificial coloring
- Mengandung unsur besi
- Mengandung protein
- Mengandung vitamin
- Cocok dikonsumsi anak usia 1 tahun ke atas
Hati ayam dipilih sebagai bahan utama lantaran merupakan salah satu sumber unsur besi dan protein. Popiyo kemudian mengolahnya menjadi corak keripik yang lebih praktis dan menarik bagi anak.
Dengan konsep tersebut, Popiyo mau memperkenalkan bahwa sumber nutrisi tidak selalu kudu datang dalam corak makanan utama. Camilan pun dapat menjadi bagian dari pilihan makanan sehari-hari keluarga.
Dari dapur rumah hingga tersebar di beragam toko
Perjalanan Popiyo berkembang secara bertahap. Produk yang pada awalnya dibuat untuk kebutuhan family sendiri, kemudian mulai dikenal melalui rekomendasi dari orang ke orang.
Seiring meningkatnya permintaan, Popiyo mulai memperluas distribusinya dan saat ini telah tersedia di beragam toko dan tempat yang dekat dengan family serta kebutuhan anak.
Pertumbuhan tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan terhadap pilihan camilan anak yang praktis sekaligus mempunyai perhatian terhadap bahan dan nutrisi semakin mendapat perhatian dari para orang tua.
Memperluas kerjasama berbareng Kincai Media
Tidak hanya konsentrasi pada penjualan produk, Popiyo juga aktif membangun hubungan dengan organisasi serta beragam tempat yang mempunyai ekosistem family dan anak.
Popiyo telah beberapa kali bekerja sama dengan organisasi parenting, tempat kegiatan anak, hingga lembaga yang mempunyai perhatian terhadap tumbuh kembang anak.
Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam beragam kegiatan dan kegiatan yang mempertemukan Popiyo dengan keluarga, khususnya para orang tua dan anak.
Kehadiran Popiyo dalam beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya brand untuk tidak hanya dikenal sebagai produk makanan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem family dan organisasi parenting.
Perjalanan Popiyo terus berkembang. Saat ini, Popiyo juga tengah menjalin kerja sama dengan Kincai Media, salah satu platform dan organisasi parenting besar di Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah Popiyo untuk memperluas jangkauan dan memperkenalkan konsep camilan anak berbahan alami kepada lebih banyak family di Indonesia.
Bagi Popiyo, membangun brand di kategori makanan anak bukan hanya mengenai menciptakan produk yang disukai anak. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk terus memberikan info dan menghadirkan pilihan yang dapat membantu orang tua dalam menentukan camilan bagi keluarganya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)