Mengenal Tiga Mata Air Surga dalam Alquran: Kafur, Tasnim, Salsabil Beserta Keutamaannya

Mengenal Tiga Mata Air Surga dalam Alquran: Kafur, Tasnim, Salsabil Beserta Keutamaannya

Dalam Alquran, surga digambarkan sebagai tempat penuh kenikmatan yang melampaui pengalaman indra manusia; salah satu karunia bagi orang-orang bertakwa ialah keberadaan mata air surga yang memiliki cita rasa istimewa.

Alquran mencatat setidaknya tiga mata air surga, yaitu Kafur, Tasnim, dan Salsabil, yang menjadi minuman bagi penghuni surga dengan sifat serta keistimewaan masing-masing. Keberadaan mata air ini termasuk bagian dari kemewahan surga karena kesegarannya dan kenikmatan rasanya; ada pula keterangan tentang campuran seperti air kafur, air tasnim, dan air jahe.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ ظِلٰلٍ وَّعُيُوْنٍۙ

Innal-muttaqīna fī ẓilāliw wa ‘uyūn(in).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (ada di sekitar) mata air (QS Al-Mursalat Ayat 41).

Dalam Surah Ar-Rahman Allah SWT menggambarkan beberapa tingkat kenikmatan di surga bagi mereka yang takut menghadap Rabbnya. Allah SWT berfirman:

"Dan bagi orang yang takut bakal saat menghadap Rabb-nya ada dua surga. Maka nikmat Rabb Anda yang manakah yang Anda dustakan? Bagi siapa yang takut pada keagungan Tuhannya disediakan dua surga. Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)? Kedua surga itu mempunyai (pepohonan) yang bercabang-cabang. Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)? Di dalam kedua (surga) itu terdapat dua mata air yang memancar. Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)?" (QS Ar-Rahman Ayat 46-51).

Selanjutnya Allah SWT menyebutkan dua surga lain yang berbeda ciri dari yang sebelumnya.

"Selain dari kedua (surga) itu ada dua surga (lagi). Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)? Kedua surga itu (terlihat warnanya) hijau tua. Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)? Di dalam keduanya ada dua mata air yang memancar tanpa henti. Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang Anda dustakan (wahai hantu dan manusia)?" (QS Ar-Rahman Ayat 62-67).

Artikel Lainnya Intisari Islam