Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 512x dilihat
Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Wellness
  3. Health

Nadya Quamila | Beautynesia

Minggu, 13 Sep 2026 21:30 WIB

Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua

Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua/Foto: Magnific.com/jcomp

Beauties, kebiasaan apa yang biasanya Anda lakukan sebelum tidur di malam hari? Apakah membaca buku, bermain ponsel, alias menonton film? Apa yang kita lakukan sebelum tidur dapat berpengaruh terhadap kesehatan otak.

Para master dari Universitas California melakukan sebuah studi dan menemukan sebuah kebiasaan yang bisa bikin otak sigap tua. Studi tersebut menggunakan pemindaian MRI untuk mempelajari penurunan kondisi otak dan mengidentifikasi beberapa strategi untuk menjaga otak tetap muda dan sehat.

Sebuah studi pada Oktober 2024 yang diterbitkan dalam jurnal medis American Academy of Neurology menemukan bahwa kualitas tidur yang jelek secara kronis pada usia paruh baya dapat mempercepat penuaan otak.

Tim yang terdiri dari enam peneliti doktoral di Universitas California San Francisco mengumpulkan informasi awal mengenai pola tidur dari 589 partisipan dengan usia rata-rata 40 tahun. Lima tahun kemudian, mereka kembali menghubungi para partisipan tersebut menggunakan kuesioner untuk memantau pola kualitas dan lama tidur mereka secara rutin.

Selanjutnya, 10 tahun setelah tindak lanjut tersebut (atau 15 tahun setelah pengumpulan informasi awal), para peneliti melakukan pemindaian MRI otak terhadap partisipan tersebut untuk menentukan usia otak berasas atrofi yang berangkaian dengan usia. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa atrofi otak pada dasarnya merupakan penurunan kondisi jaringan sehat alias hilangnya neuron serta hubungan antarneuron.

Minum kopi secara berlebihan alias tidak sesuai kondisi tubuh dapat menimbulkan beragam keluhan.Ilustrasi insomnia/Foto: Magnific.com/ Foto: Nindya Putri Hermansyah

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami masalah tidur kronis mengalami penuaan otak yang lebih cepat. Clémence Cavaillès, PhD, seorang psikiater dan penulis studi dari Universitas California San Francisco, mengatakan bahwa penelitian sebelumnya telah mengaitkan masalah tidur dengan penurunan keahlian berpikir dan daya ingat di kemudian hari, yang menempatkan seseorang pada akibat demensia yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Dr. Cavaillès menjelaskan bahwa kualitas tidur yang jelek berangkaian dengan penuaan otak yang lebih cepat. Otak orang dengan kualitas tidur jelek bisa mempunyai "usia biologis" yang lebih tua daripada usia kronologis mereka.

Menurut para mahir dari Cleveland Clinic, waktu tidur yang direkomendasikan tergantung usia, namun idealnya adalah 7,5 hingga 8 jam setiap malam. Penelitian menemukan bahwa tidur berbobot mendukung perbaikan sel dengan langkah yang dapat menangkal kanker, menjaga stabilitas kesehatan metabolisme, serta mendukung beragam kegunaan kesehatan sistemik lainnya, termasuk kesehatan otak.

Kristine Yaffe, MD, personil American Academy of Neurology sekaligus salah satu penulis studi tersebut, membagikan tips untuk mencegah penurunan kegunaan otak akibat kurangnya kualitas tidur yang baik. Hal yang bisa dilakukan di antaranya adalah menjaga agenda tidur yang konsisten, rutin olahraga, menghindari kafein dan alkohol sebelum tidur, serta menerapkan teknik relaksasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads