Microsoft Akui Update Windows 11 Bikin Wi-Fi dan VPN Bermasalah, Ini Solusinya

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 3 menit 508x dilihat
Microsoft Akui Update Windows 11 Bikin Wi-Fi dan VPN Bermasalah, Ini Solusinya

Bagikan Postingan

Kemarin kita sudah membahas mengenai Update Windows 11 Terbaru Bikin Xbox Gagal Login dengan Error 0x87DD0005, dan kini rupanya ada masalah lain karena Microsoft mengonfirmasi adanya masalah autentikasi jaringan setelah pembaruan security Windows Oktober 2026.

Jadi kawan kawan, pembaruan KB5127648 pada Windows 11 dan KB5126646 pada Windows Server 2025 dapat mengganggu autentikasi WPA 802.1X, terutama pada jaringan yang statis mengandalkan metode autentikasi durasi berbasis NTLM.

Nah masalah ini berhubungan dengan kebijakan Microsoft yang mulai memperketat penggunaan NTLMv1 demi menaikkan keamanan sistem.

Baca Juga : Microsoft Resmi Pensiunkan NTLM

Tapi Kenapa Autentikasi Jaringan Bisa Gagal?

Nah menurut penjelasan Microsoft, Windows 11 varian 24H2, 25H2, dan 26H2, serta Windows Server 2025, terdampak fluktuasi tersebut, dimana sebelumnya Microsoft telah menyediakan mekanisme audit agar pengelola bisa mengetahui mekanisme mana yang statis menggunakan kredensial turunan NTLMv1.

Dalam mode Audit, permintaan autentikasi statis diproses, tetapi Windows mencatat peringatan jika menemukan penggunaan metode tersebut. Namun, sejak pembaruan keamanan 13 Oktober 2026, Windows secara default bergeser ke mode Enforcement meskipun harga registry BlockNtlmv1SSO belum dikonfigurasi, selama Credential Guard tidak aktif.

Nah fluktuasi ini berpotensi mengganggu hubungan Wi-Fi, Ethernet, dan VPN yang menggunakan autentikasi berbasis MS-CHAPv2.

Microsoft Bagikan Solusi Sementara

Bagi pengelola yang belum bisa memigrasikan mekanisme terdampak, Microsoft menyediakan solusi sementara dengan mengembalikan mode autentikasi ke Audit.

Caranya, buka Registry Editor dan navigasikan ke letak berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Lsa\MSV1_0

Kemudian, atur harga DWORD BlockNtlmv1SSO menjadi 0. Jika harga tersebut belum tersedia, pengelola perlu membuatnya terlebih dahulu dengan jenis DWORD (32-bit), selanjutnya restart Windows mungkin diperlukan agar fluktuasi diterapkan.

Namun perlu dicatat, cara ini cuma solusi sementara, karena mengizinkan balik kredensial Single Sign-On turunan NTLMv1 berarti mengurangi perlindungan keamanan, sehingga penerapannya mesti dipertimbangkan dengan hati-hati.

Nah yang pasti sih, masalah ini tidak terjadi pada semua pelanggan dan cuma terdampak bagi yang menggunakan Wi-Fi enterprise, autentikasi 802.1X, maupun VPN berbasis MS-CHAPv2.

Tapi apakah Anda mendapati masalah ini? coba komen dibawah guys, dan semoga masalah ini segera diperbaiki Microsoft dalam pembaruan darurat segera.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads