Microsoft Konfirmasi Gangguan Wsus, Update Windows Di Perusahaan Jadi Lambat Bahkan Timeout!

Jul 19, 2026 10:12 AM - 2 hari yang lalu 2966

Kalau Anda adalah seorang IT Administrator yang mengelola Managed Device Windows, ada berita yang perlu diperhatikan nih guys. Microsoft baru saja mengonfirmasi adanya gangguan pada jasa Windows Server Update Services (WSUS) yang menyebabkan proses sinkronisasi pembaruan menjadi jauh lebih lambat, apalagi kandas lantaran timeout.

Yang menarik, masalah ini rupanya tidak hanya berakibat pada satu jenis Windows saja, melainkan nyaris seluruh Windows Client dan Windows Server yang tetap didukung Microsoft.

Nah sebelum kita lanjut, apa itu WSUS?, jadi Windows Server Update Services (WSUS) merupakan jasa yang banyak digunakan di lingkungan perusahaan untuk mengelola pengedaran pembaruan Windows secara terpusat.

Dengan WSUS, pengurus tidak perlu membiarkan setiap komputer mendownload pembaruan langsung dari server Microsoft, cukup satu server yang melakukan sinkronisasi, kemudian pembaruan tersebut didistribusikan ke seluruh komputer di jaringan internal.

Nah langkah ini tentu jauh lebih irit bandwidth, lebih mudah dikontrol, dan menjadi standar di banyak perusahaan maupun lembaga pemerintahan.

Sinkronisasi Melambat Hingga Timeout

Namun ada satu masalah baru baru ini, dimana dalam dalam beberapa hari terakhir banyak pengurus mengalami masalah berupa:

  • Proses sinkronisasi yang melangkah sangat lambat.
  • Sinkronisasi kandas lantaran timeout.
  • Waktu download metadata pembaruan menjadi jauh lebih lama dari biasanya.

Menariknya, Microsoft menyebut puncak gangguan terjadi sekitar 13 Juli, apalagi sebelum Patch Tuesday Juli 2026 dirilis. Hal ini menunjukkan bahwa penyebabnya bukan berasal dari pembaruan Windows terbaru, melainkan dari sisi jasa Microsoft sendiri.

Hampir Semua Versi Windows Terdampak

Gangguan ini berakibat pada nyaris seluruh jenis Windows yang tetap mendapatkan dukungan, di antaranya:

  • Windows 11 26H1
  • Windows 11 25H2
  • Windows 11 24H2
  • Windows 11 23H2
  • Windows 10 22H2
  • Windows 10 21H2
  • Windows 10 Enterprise LTSC 2019
  • Windows 10 Enterprise LTSC 2016
  • Windows 10 jenis 1607 dan 1809
  • Windows Server 2025
  • Windows Server 2022
  • Windows Server 2019
  • Windows Server 2016
  • Windows Server 2012 R2
  • Windows Server 2012

Yang jika kita lihat, nyaris seluruh prasarana perusahaan yang tetap menggunakan WSUS berpotensi mengalami perlambatan sinkronisasi.

Nah lantaran gangguan berasal dari jasa Microsoft, pengurus tidak perlu buru-buru melakukan rebuild WSUS, reset database, ataupun menjalankan cleanup besar-besaran hanya lantaran sinkronisasi terasa lambat.

Dan jika seandainya WSUS mulai timeout alias proses sync menyantap waktu jauh lebih lama dari biasanya, kemungkinan besar penyebabnya memang berasal dari gangguan yang sedang ditangani Microsoft. Dan tentu, jika masalah tetap bersambung setelah Microsoft mengumumkan perbaikan selesai, barulah pengurus bisa mulai memeriksa kondisi server WSUS masing-masing.

Kabar baiknya, Microsoft telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan perbaikan dan bakal memberikan pembaruan info setelah proses tersebut selesai.

Nah gimana menurutmu? apakah perusahaan tempat Anda bekerja menerapkan penerapan WSUS ini guys? komen dibawah.

Via : Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya