Mpasi Bayi 6 Bulan: Ketahui Porsi, Jadwal Dan Menu Makanannya

Apr 29, 2026 04:50 PM - 1 jam yang lalu 68

Jakarta -

Pada fase MPASI bayi 6 bulan, krusial bagi orang tua untuk memahami pengaturan porsi, agenda dan menu makanannya. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi harian Si Kecil pun bisa terpenuhi dengan baik.

Dalam laman resminya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut bahwa strategi pemberian MPASI kudu tepat waktu, adekuat, aman, higienis dan diberikan secara responsif. 

Mulai dari usia 6 bulan, anak sudah memerlukan tambahan makanan selain ASI. Jangan lupa tetap lanjutkan pemberian ASI secara rutin, lantaran ASI tetap menjadi bagian terpenting bagi makanan bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Porsi MPASI bayi 6 bulan

Bayi 6 bulan sebaiknya diberikan MPASI sebanyak 2 kali sehari, kemudian berjenjang ditambahkan menjadi 3 kali sehari. Jika bayi terbiasa makan, berikan 1 sampai 2 kali makanan selingan.

Untuk porsi makan, sebagai perkenalan berikan 2-3 sendok makan per porsi. Nantinya berjenjang tingkatkan menjadi separuh mangkuk ukuran 250 ml.

Sebagai perkenalan, pada tahap awal Bunda bisa memberikan MPASI dengan tekstur bubur kental yang dihaluskan (puree). 

Makanan sebaiknya diberikan dalam tekstur yang lebih encer alias lembut agar bayi lebih mudah menelannya. Misalnya:

  • 2–3 sdm sereal bayi yang dicampur ASI alias susu formula
  • 2–3 sdm buah alias sayuran yang dihaluskan
  • 1–2 sdm sumber protein lembut seperti ayam, tahu, alias daging sapi

Kemudian jika anak mampu, tekstur lain seperti makanan yang dilumatkan (mashed) juga bisa diberikan. Hal yang pasti, sesuaikan dengan keahlian Si Kecil ya, Bunda.

Contoh agenda MPASI bayi 6 bulan

Di usia 6 bulan, bayi tetap mendapatkan sebagian besar nutrisinya dari ASI alias susu formula. Dikutip dari Baby Center, pada usia ini bayi biasanya mulai makan dua kali sehari, dengan porsi mini berupa bubur alias puree lembut.

Makanan bisa berupa buah dan sayur yang dihaluskan, serta sereal bayi yang diperkaya unsur besi. Jadwal MPASI bayi 6 bulan bisa berbeda-beda pada setiap anak, berjuntai pada keahlian dan kebutuhannya. Bunda bisa menyesuaikan, ya.

Berikut contoh susunan agenda MPASI bayi 6 bulan yang bisa Bunda terapkan:

07.00: Bangun tidur minum ASI
07.45: Sarapan makan MPASI (2-3 sendok)
08.45: Tidur
10.45: Bangun tidur minum ASI
12.00: Makan siang minum ASI
12.30: Tidur
14.30: Bangun tidur minum ASI
16.30: Tidur
17.00: Bangun tidur minum ASI
18.00: Makan malam MPASI (2-3 sendok)
19.00: Minum ASI sebelum tidur

Ingat, pengenalan MPASI di usia 6 bulan perlu dilakukan secara bertahap. Selama proses awal ini, krusial untuk mengawasi apakah ada reaksi alergi pada bayi setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Tanda-tanda bayi siap MPASI

American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar ibu menyusui bayi secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Berikutnya saat bayi mencapai usia 6 bulan, makanan padat bisa diberikan. Tanda-tanda bayi siap MPASI di antaranya:

  • Dapat duduk dengan leher tegak
  • Dapat mengangkat kepalanya sendiri tanpa bantuan
  • Menunjukkan kesukaan terhadap makanan, misalnya dengan mencoba meraih makanan di hadapannya
  • Menunjukkan sinyal lapar meski sudah menyusu
  • Bayi dapat menggenggam suatu barang dan mencoba memasukkannya ke dalam mulut
  • Menunjukkan respons membuka mulut jika sendok didekatkan
  • Bayi dapat memindahkan makanan dari sendok ke mulut

Pemilihan menu dan bahan-bahan makanan juga tak kalah pentingnya untuk MPASI bayi 6 bulan, Bunda. Jangan sampai makanan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.

Ada juga bahan makanan tertentu yang tidak boleh diberikan untuk anak berumur kurang dari 1 tahun. Nah, berikut beberapa patokan krusial tentang menu makanan bayi 6 bulan yang perlu Bunda pahami:

  • Protein nabati dan hewani dapat mulai diberikan sejak usia 6 bulan
  • Telur, daging, dan ikan diberikan dalam keadaan sudah betul-betul matang
  • Pemberian saribuah buah tidak disarankan untuk anak berumur di bawah 1 tahun
  • Madu tidak boleh diberikan pada anak berumur di bawah 1 tahun
  • Hindari pemberian makanan dengan kadar lemak tinggi, pemanis, dan penyedap rasa tambahan
  • Minyak, mentega, alias santan dapat digunakan sebagai penambah kalori

Pada dasarnya, Bunda bisa memilih menu makanan seperti sayuran, buah, dan lauk lainnya. 

Untuk sayur misalnya seperti brokoli, kentang, ubi, dan wortel. Sementara untuk buah, Bunda bisa memberikan apel, pisang, air jeruk, alias pir. 

Untuk lauk, beberapa sumber protein termasuk seperti daging ayam, daging sapi, telur, tahu dan kacang-kacangan. 

Selain memastikan gizi terpenuhi, jangan lupa utamakan prinsip bersih dan higienis juga ya, Bunda. Jaga kebersihan tangan, perangkat masak dan perangkat makan. 

Itulah penjelasan tentang serba-serbi MPASI bayi 6 bulan, mulai dari porsi agenda dan menu makanannya. Jika ada suatu perihal yang tetap membikin Bunda ragu, konsultasikan dengan master Si Kecil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya