Niat Puasa Asyura Dan Tasua Lengkap Dengan Waktu Beserta Tata Caranya

Jun 13, 2026 07:30 AM - 2 hari yang lalu 2240

Jakarta -

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang spesial dalam almanak Islam. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah Asyura dan Tasua.

Puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram, sementara Tasua pada 9 Muharram. Amalan ini dilakukan sebagai corak meneladani Nabi Muhammad SAW sekaligus meraih keistimewaan yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Keutamaan berpuasa di bulan Muharram juga dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW berfirman sebagai berikut,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, ialah Muharram. Sementara salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim)

Sebelum menjalankannya, krusial bagi Bunda untuk mengetahui niat puasa Asyura dan Tasua hingga tata caranya yang tepat.

Bacaan niat puasa Asyura dan Tasua

Dilansir detikcom, berikut niat puasa Asyura dan Tasua yang dapat Bunda baca:

1. Niat puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala

Artinya:

“Saya beriktikad berpuasa sunnah Asyura lantaran Allah Ta'ala.”

2. Niat puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tasu'a sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

“Saya beriktikad berpuasa sunnah Tasua, sunnah lantaran Allah Ta'ala.”

Waktu penyelenggaraan puasa bulan Muharram

Berdasarkan almanak Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Tanggal 1 Muharram 1448 H/2026 bertepatan pada Selasa, 16 Juni 2026.

Maka, Bunda dapat melaksanakan puasa Tasua 9 Muharram 1448 H pada Rabu, 24 Juni 2026. Sementara puasa Asyura dapat dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 (10 Muharram 1448 H).

Tata langkah puasa Asyura dan Tasua

Pada dasarnya, tata langkah penyelenggaraan puasa Asyura dan Tasua sama seperti puasa sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:

  • Niat lantaran Allah SWT. Pastikan niat dilakukan dengan penuh kesungguhan, baik di hati maupun secara lisan.
  • Melaksanakan sahur. Meskipun tidak wajib, sahur sangat dianjurkan untuk memberi kekuatan saat menjalani puasa.
  • Menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Hindari makan, minum, serta perbuatan yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga mentari terbenam.
  • Memperbanyak ibadah baik. Seperti membaca Al-Qur’an, sholat sunnah, bersedekah, dan memperbanyak zikir.
  • Menyegerakan berbuka. Saat mentari terbenam, segeralah berbuka dengan angan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Keutamaan menjalani puasa Asyura dan Tasua

Dalam kitab Panduan Muslim Sehari-hari karya Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha, keistimewaan menjalani puasa Asyura dan Tasua adalah bagi siapa saja yang menjalani ibadah tersebut, bakal diampuni dosanya satu tahun yang lalu, Bunda.

Keutamaan ibadah puasa di bulan Muharram ini juga tercantum dalam sabda Imam Muslim, Abu Qatadah Al Anshori yang bersuara sebagai berikut:

سَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya:

“Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya mengenai keistimewaan puasa Arafah? Beliau menjawab, "Puasa Arafah bakal menghapus dosa setahun yang lampau dan setahun yang bakal datang." Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa 'Asyura? Beliau menjawab, "Puasa 'Asyura bakal menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Nah, itulah referensi niat puasa Asyura dan Tasua yang dapat Bunda amalkan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya