Jakarta -
Momen persalinan biasanya menjadi pengalaman yang menegangkan sekaligus membahagiakan bagi seorang ibu. Namun, seorang ibu mengandung di Amerika Serikat kudu menghadapi situasi yang jauh lebih dramatis. Ia nyaris tenggelam berbareng mobilnya setelah kendaraan yang dikendarainya masuk ke dalam air. Tak lama setelah sukses diselamatkan, dia justru melahirkan bayinya hanya beberapa jam kemudian.
Kisah ini menjadi sorotan lantaran menunjukkan sungguh cepatnya kondisi dapat berubah saat kehamilan memasuki masa-masa akhir. Berikut kisahnya dikutip dari People.
Pusing saat mengemudi hingga mobil masuk ke kolam
Kisah ini dialami oleh Shedly Apollon, yang saat itu sedang mengandung 33 minggu. Di hari ulang tahunnya yang ke-29, dia nyaris kehilangan nyawa setelah mobil yang dikendarainya masuk ke dalam kolam dan tenggelam. Namun hanya beberapa jam setelah sukses diselamatkan, dia justru menyambut kelahiran putri pertamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berencana pergi ke tempat pijat kehamilan untuk menikmati bingkisan ulang tahunnya. Namun perjalanan yang semestinya menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk. Shedly tiba-tiba merasa pusing saat mengemudi di dekat Interstate 95, Florida. Dalam hitungan detik, dia kehilangan kendali atas kendaraannya hingga mobil meluncur ke sebuah kolam di pinggir jalan.
Air dengan sigap memenuhi bagian dalam mobil. Shedly berupaya membuka pintu depan dan pintu penumpang, tetapi keduanya sudah terendam sehingga tidak bisa dibuka.
"Aku mencoba membuka pintu, tetapi air terus masuk dan saya mulai panik," ungkapnya.
Dalam kondisi mengandung besar dan terjebak di mobil yang perlahan tenggelam, Shedly hanya bisa berambisi ada seseorang yang datang menolong.
Diselamatkan orang asing yang kebetulan melintas
Beruntung, seorang laki-laki berjulukan Logan Hayes memandang kejadian tersebut saat melintas di lokasi. Tanpa berpikir panjang, dia langsung berlari menuju kolam dan berenang mendekati mobil yang nyaris tenggelam.
Logan sukses membuka pintu belakang kendaraan dan menarik Shedly keluar sebelum mobil itu betul-betul tenggelam ke dasar kolam. Aksi sigap tersebut diduga menjadi aspek krusial yang menyelamatkan nyawa ibu dan bayi yang dikandungnya.
Tak lama kemudian, petugas penyelamat tiba dan membawa Shedly ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Melahirkan bayi wanita di hari ulang tahunnya
Setelah tiba di rumah sakit, master melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi ibu dan janin. Mengingat situasi yang baru saja dialaminya, tim medis memutuskan untuk melakukan operasi caesar.
Beberapa jam setelah kejadian tersebut, Shedly melahirkan seorang bayi wanita yang diberi nama Ivory.
Momen itu terasa semakin spesial lantaran sang bayi lahir tepat di hari ulang tahun ibunya.
"Aku sangat berterima kasih tetap hidup dan bisa memeluk bayiku," kata Shedly.
Meski lahir prematur pada usia kehamilan 33 minggu, bayi Ivory dilaporkan dalam kondisi baik dan mendapatkan perawatan yang diperlukan di rumah sakit.
Mengapa ibu mengandung kudu segera diperiksa setelah kecelakaan?
Bunda, kecelakaan saat hamil, baik yang tergolong ringan maupun berat, tidak boleh dianggap sepele. Meski Bunda merasa baik-baik saja dan tidak mengalami luka yang terlihat, pemeriksaan medis tetap krusial dilakukan untuk memastikan kondisi janin dan kehamilan tetap aman.
Saat terjadi tumbukan alias guncangan, tubuh ibu mengandung mengalami perubahan tekanan yang dapat memengaruhi rahim, plasenta, dan janin. Dalam beberapa kasus, komplikasi akibat kecelakaan tidak langsung menimbulkan indikasi sehingga hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan dokter.
Salah satu akibat yang paling dikhawatirkan adalah solusio plasenta, ialah kondisi ketika plasenta terlepas sebagian alias seluruhnya dari tembok rahim sebelum bayi lahir. Kondisi ini dapat mengurangi pasokan oksigen dan nutrisi ke janin serta meningkatkan akibat perdarahan pada ibu.
Selain itu, kecelakaan juga dapat memicu kontraksi prematur, terutama jika usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. Stres bentuk maupun emosional akibat kejadian tersebut dapat memengaruhi kondisi tubuh dan meningkatkan akibat persalinan sebelum waktunya.
Dokter biasanya bakal melakukan sejumlah pemeriksaan, seperti:
- Memantau debar jantung janin
- Mengevaluasi aktivitas janin
- Memeriksa adanya kontraksi rahim
- Menilai kondisi plasenta melalui USG
- Memastikan tidak ada perdarahan alias kebocoran air ketuban
Bunda juga perlu segera mencari pertolongan medis jika setelah kecelakaan mengalami indikasi seperti:
- Nyeri perut alias punggung yang tidak biasa
- Perdarahan dari vagina
- Keluar cairan yang dicurigai sebagai air ketuban
- Kontraksi yang teratur
- Gerakan janin berkurang
- Pusing, sesak napas, alias pingsan
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), apalagi kecelakaan kendaraan bermotor yang tampak ringan tetap dapat menimbulkan akibat bagi kehamilan. Karena itu, pemeriksaan segera setelah kejadian sangat dianjurkan untuk mendeteksi komplikasi sedini mungkin dan memastikan Bunda serta Si Kecil dalam kondisi aman.
Kondisi janin di kehamilan 33 minggu
Pada usia kehamilan 33 minggu, sebagian besar organ bayi sebenarnya sudah berkembang dengan cukup baik. Menurut ACOG, bayi yang lahir pada usia kehamilan di atas 32 minggu umumnya mempunyai kesempatan hidup yang sangat tinggi dengan support perawatan neonatal yang tepat.
Meski demikian, bayi prematur tetap berisiko mengalami beberapa masalah kesehatan seperti gangguan pernapasan, kesulitan menyusu, alias berat badan lahir rendah sehingga memerlukan pemantauan khusus.
Kisah Shedly dan bayi Ivory menjadi pengingat bahwa keadaan darurat bisa terjadi kapan saja selama kehamilan. Berkat keberanian seorang penduduk yang bertindak sigap dan penanganan medis yang tepat, ibu dan bayi ini sukses melewati pengalaman yang sangat menegangkan dengan selamat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·