Penyanyi Korea Selatan Sung Si Kyung menarik perhatian setelah perubahan penampilan yang cukup drastis. Dalam waktu sekitar 2 bulan, berat badannya turun nyaris 10 kg. Bagaimana caranya?
Perubahan tersebut membikin banyak fans penasaran dengan pola makan dan olahraga yang dijalani. Sung Si Kyung kemudian membagikan rutinitas dietnya melalui media sosial.
Ia mengungkapkan bahwa selama bulan pertama, menu yang dikonsumsinya sangat terbatas, ialah telur, ubi, sashimi ikan sebelah (flounder), serta suplemen. Di sisi lain, dia juga menjalani olahraga secara intensif hingga beberapa kali dalam sehari.
Berat badan turun 9,7 Kg dalam 2 bulan
Sung Si Kyung memulai program tersebut dengan berat badan 95 kg pada 6 Januari. Kemudian pada 15 Maret, berat badannya tercatat menjadi 85,3 kg.
Penyanyi berumur 46 tahun itu sukses menurunkan sekitar 10 kg hanya dalam waktu dua bulan. Indeks massa tubuh (BMI) miliknya juga turun menjadi 24,46, yang berada dalam rentang normal menurut pengelompokkan BMI yang digunakan secara umum.
Perubahan tersebut tidak hanya dilakukan dengan mengatur makanan. Sung Si Kyung mengatakan dirinya juga konsisten berolahraga dan jarang mengambil hari istirahat. Ia melakukan tenis dan latihan beban, ditambah melangkah serta berlari pada malam hari.
Melalui unggahannya pada 20 Maret 2026, Sung Si Kyung mengatakan bahwa selama bulan pertama dia pada dasarnya hanya mengandalkan beberapa jenis makanan.
“Selama syuting A Gourmet Friend’s Restaurant, saya berolahraga tiga kali sehari. Selama bulan pertama, pada dasarnya saya hidup dari telur, ubi, sashimi ikan sebelah, dan suplemen,” kata Sung Si Kyung dilansir dari Koreaboo.
Bahkan dia juga menyebut tidak memasukkan kegiatan kardio berupa melangkah dan berlari selama satu jam pada malam hari ke dalam catatan olahraga yang dibagikannya. Berarti kegiatan bentuk sebenarnya lebih banyak daripada yang terlihat dalam catatan tersebut.
Sung Si Kyung akui pernah kelebihan berat badan
Sung Si Kyung mengaku keputusan menurunkan berat badan muncul setelah dia mendapat kesempatan menjadi model kosmetik. Ia merasa kondisi tubuhnya saat itu kurang sesuai dengan pekerjaan tersebut sehingga memilih untuk betul-betul berupaya mengubah style hidupnya.
“Saya sudah terlalu lama hidup sebagai laki-laki paruh baya yang kelebihan berat badan. Pada usia dan berat badan seperti ini, menjadi model kosmetik terasa agak tidak tahu malu. Namun saya melihatnya sebagai kesempatan yang baik dan memutuskan untuk berusaha,” kata Sung Si Kyung.
Ia juga mengatakan banyak orang di sekitarnya justru bertanya apakah dirinya sedang sakit setelah memandang perubahan fisiknya?
Menurut Sung Si Kyung, kondisi sebelumnya justru yang membikin dirinya merasa kurang sehat. Kini setelah mencapai berat badan yang masuk kategori normal, dia mau lebih serius menjaga kondisi tubuh sekaligus kesehatan mentalnya.
“Orang-orang terus bertanya apakah saya sakit, tapi sebenarnya dulu saya yang tidak sehat. Sekarang saya akhirnya mencapai berat badan normal untuk pertama kalinya. Mulai dari sini, saya bakal menjaga diri dengan baik dan lebih memperhatikan tubuh serta pikiran,” jawabnya.
Meski kisah penurunan berat badan Sung Si Kyung terlihat mengesankan, pola makan tersebut sebaiknya tidak langsung ditiru tanpa menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.
CDC menyebut penurunan berat badan secara bertahap, sekitar 0,45 sampai 0,9 kg per minggu, condong lebih mudah dipertahankan dibandingkan penurunan berat badan terlalu cepat. Mayo Clinic juga mengingatkan bahwa pola diet yang sangat ketat dapat menyulitkan seseorang memperoleh seluruh unsur gizi yang dibutuhkan tubuh.
Penurunan berat badan yang lebih sigap memang dapat dilakukan dalam kondisi tertentu, namun pola tersebut sebaiknya berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Selain itu, pola makan sehat tidak hanya berfokus pada satu alias beberapa jenis makanan.
CDC merekomendasikan ragam makanan bergizi yang mencakup sayuran, buah, sumber protein, lemak sehat, dan biji-bijian utuh.
Bagi Bunda yang mau menurunkan berat badan, kebutuhan kalori, kondisi kesehatan, usia, kegiatan fisik, serta kecukupan nutrisi perlu dipertimbangkan terlebih dahulu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)