Dari taman kanak-kanak (TK) naik ke jenjang kelas satu SD adalah lompatan besar bagi Si Kecil. Ada rutinitas, harapan, dan agenda kelas yang baru bagi Si Kecil.
Meskipun sudah mulai belajar rutinitas sejak TK, ada banyak patokan dan angan baru bagi siswa kelas satu yang dapat terasa sangat berbeda dari sebelumnya.
Siswa kelas satu SD mungkin terkejut mengetahui gimana kelas dan pembimbing baru mereka bekerja secara berbeda dari taman kanak-kanak. Jika siswa mengikuti program separuh hari (atau tidak mengikuti program taman kanak-kanak sama sekali), perubahan tersebut dapat terasa seperti perubahan yang lebih besar lagi.
Namun, sering kali orang tua terlalu konsentrasi pada perlengkapan sekolah, tapi lupa dengan persiapan krusial lainnya. Untuk itu, perlu persiapan yang matang, jauh sebelum Si Kecil masuk ke sekolah untuk memulai kelasnya di SD.
Termasuk mengajarkan anak langkah berkawan yang baik, alias langkah menerapkan sopan santun. Hal ini perlu diperkenalkan pada anak sejak dini, lantaran menjadi dasar krusial dalam pembentukan karakter positif. Hal ini juga bertindak saat anak mulai masuk sekolah.
7 Persiapan krusial untuk anak masuk SD
Ada tujuh persiapan krusial untuk anak masuk kelas satu SD, yang dapat orang tua ajarkan. Apa saja persiapan-persiapannya? Simak persiapannya berikut ini!
1. Bersosialisasi
Ketika masuk SD, anak mulai belajar berinteraksi dan berkawan dengan kawan sebayanya. Mereka bakal belajar bersosialisasi dengan orang-orang di lingkungan sekolah.
Bagaimana bisa menumbuhkan keahlian bersosialisasi ialah dengan langkah melatih mereka untuk memulai percakapan dengan baik. Bisa juga mengusulkan pertanyaan, menunjukkan minat, dan menjaga kontak mata. Ajarkan juga batas dalam bersosialisasi.
2. Kebersihan diri
Kebersihan diri adalah bekal krusial bagi anak ketika masuk SD. Di usia ini, sepatutnya mereka sudah mengerti gimana langkah menjaga kebersihan diri di sekolah, apalagi ketika orang tuanya tidak berada di sana.
Anak SD setidaknya bisa mengungkapkan kemauan pergi ke bilik mandi, mengancingkan bajunya sendiri, memasang resleting celana alias rok, dan mencuci tangan. Rutin berlatih di rumah alias di tempat umum agar anak bakal terbiasa.
3. Mengucapkan 'tolong'
Tidak lupa juga untuk selalu mengajarkan anak mengucapkan 'tolong' saat meminta sesuatu kepada temannya. Bunda bisa berikan contoh di rumah. Anak bakal meniru apa yang mereka lihat di rumah.
4. Meminta izin jika mau melakukan sesuatu
Meminta izin termasuk etika dan sopan santun untuk menghormati guru, apalagi privasi seseorang. Dikutip dari Begin Learning, mengajari anak langkah meminta izin dan menetapkan batas membantu mereka membangun rasa hormat antara diri mereka sendiri dan orang lain. Hal yang sama bertindak untuk membantu mereka menetapkan batas bagi diri mereka sendiri.
Bunda perlu mengenalkan patokan mengenai situasi-situasi tertentu yang memerlukan izin. Contohnya seperti jika anak ada perlu untuk ke luar kelas.
5. Mengucapkan 'terima kasih'
Terima kasih merupakan dasar etika sosial yang membantu anak membangun hubungan positif dengan temannya. Ucapan ini bisa digunakan saat anak menerima sesuatu, baik itu benda, bantuan, alias pujian.
Mengajari anak-anak untuk mengucapkan "terima kasih" bakal lebih efektif jika Bunda memberi contoh dan menjadikannya sebuah kebiasaan. Alih-alih menegur mereka agar mengucapkannya, tunjukkan perilaku tersebut secara alami, latih melalui permainan peran yang menyenangkan, dan puji momen-momen sopan mereka.
Salah satu kebiasaan yang dilakukan anak-anak adalah menyela pembicaraan. Kebisaan ini tidak boleh dibiarkan. Ajarkan anak untuk sabar menunggu giliran bicara. Tanamkan kebiasaan baik ini sebelum masuk SD.
Meski demikian, anak juga kudu mengerti bahwa dalam keadaan darurat, seperti situasi mendesak alias memang betul-betul perlu, menyela pembicaraan bisa saja dilakukan.
7. Mengucapkan 'permisi'
Mengutip laman Sparkles Early Learning Academy, 'permisi' adalah ungkapan sopan dan kekuatan sosial. Apa pun yang perlu dilakukan anak, entah itu menyela, menarik perhatian seseorang, alias dengan sopan menghindari tempat ramai, ungkapan ini bakal mempermudah interaksi.
Dengan mengucap 'permisi', anak belajar untuk menghargai ruang dan keberadaan orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap lingkungan di sekitarnya, Bunda.
Daftar checklist Perlengkapan Sekolah Anak SD Kelas 1
Untuk mempersiapkan Si Kecil masuk sekolah, simak daftar checklist perlengkapan sekolah anak SD berikut ini!
1. Seragam sekolah
Setiap sekolah sudah mempunyai patokan masing-masing mengenai seragam, termasuk soal hari penggunaan dan ukuran. Penting untuk melakukan fitting agar pemilihan ukuran seragam betul-betul sesuai dengan tubuh anak.
2. Tas sekolah
Beberapa sekolah mempunyai loker, namun untuk membawa perlengkapan, anak tetap perlu tas sekolah. Umumnya anak sekolah menyukai tas dengan model ransel. Selain dari model, pastikan untuk memilih tas dengan ukuran yang sesuai dengan postur tubuh anak. Kesampingkan model tas, pilih tas yang ergonomis agar lebih nyaman digunakan, serta mencegah nyeri di bagian pundak dan punggung.
3. Sepatu sekolah dan kaus kaki
Tiap sekolah mempunyai patokan dalam menggunakan sepatu. Sesuaikan pemilihan sepatu dengan kegiatan anak di sekolah. Misalnya jika anak lebih banyak kegiatan motorik seperti olahraga, melompat, berlari, dan lain-lain, maka siapkan sepatu yang nyaman.
Pastikan juga ukuran sepatu yang dipilih sesuai dengan kaki anak, agar tidak menghalang pergerakannya dan pertumbuhan kakinya. Untuk anak usia TK alias SD awal, Bunda bisa memilihkan sepatu dengan model perekat agar lebih mudah dipakai sendiri.
Lalu, pilih kaus kaki yang dapat menyerap keringat dan anti bau. Beberapa sekolah mempunyai kaus kaki seragam sendiri, sehingga Bunda juga sebaiknya menanyakan terlebih dulu sejak awal.
4. Tempat pensil
Seluruh perangkat tulis dan perlengkapan sekolah lainnya yang berukuran mini memerlukan tempat pensil agar tidak mudah hilang. Di dalamnya anak bisa menyimpan pensil, pulpen, penghapus, penggaris kecil, dan rautan kecil.
5. Buku tulis
Buku tulis merupakan perlengkapan sekolah utama yang diperlukan, baik pada jenjang awal sekolah maupun saat di jenjang lanjutan. Di kelas satu SD, kitab digunakan oleh anak untuk latihan menulis, misalnya menulis angka, huruf, dan lain-lain. Pada jenjang lanjutan, kitab tulis digunakan untuk menulis catatan materi dari pembimbing di sekolah.
6. Alat tulis
Dalam proses belajar menulis mau pun mencatat, pensil dan penghapus menjadi perangkat tulis yang paling dibutuhkan oleh siswa. Jangan lupa juga untuk sedia pensil warna alias krayon jika ada pelajaran yang membutuhkan.
Selain pensil dan penghapus, jangan lupa juga untuk menyediakan anak lem, gunting, penggaris, dan rautan. Keempat barang tersebut biasanya diperlukan saat mengerjakan tugas kesenian dan kreativitas.
7. Kotak makan dan tempat minum
Perihal pemilihan kotak makan, Bunda baiknya Bunda memilih kotak makan yang tidak terlalu besar, tapi mempunyai banyak sekat. Dengan begitu, anak bisa lebih ringkas dalam membawa beragam ragam menu bekal tanpa beban yang terlalu berat. Supaya lebih aman, Bunda sebaiknya memilih kotak makan yang terbuat dari bahan plastik tebal dan bebas BPA.
Pastikan juga untuk memilih kotak makan yang anti-tumpah, sehingga tidak berisiko mengotori kitab dan perangkat tulis lainnya. Begitu juga dengan botol minum, Bunda. Pilih botol minum yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan anak agar tidak terlalu berat.
8. Jas hujan
Jas hujan krusial untuk disiapkan mengingat cuaca yang tak menentu sering kali membikin perjalanan berangkat alias pulang sekolah Si Kecil jadi terhambat. Hal ini terutama menjadi perlu jika anak berangkat dan pulang sekolah menggunakan motor. Pilih jas hujan dengan model one-set agar seragamnya lebih terlindungi dari cipratan kotor.
Mengajarkan Si Kecil memulai rutinitas sebelum masuk SD menjadi langkah agar mereka terlatih pada aturan, sehingga nantinya lebih mudah beradaptasi dengan sekolah. Selain itu, persiapkan juga beberapa kebutuhannya sejak sekarang, untuk membikin anak lebih antusias menjalani kelas satu SD.
Semoga informasinya berfaedah ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·