Bunda, apakah belakangan ini merasa pengeluaran untuk kebutuhan dapur semakin besar? Salah satu penyebabnya bisa jadi lantaran nilai minyak goreng yang tetap tinggi di pasaran.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata nilai minyak goreng di pasar rakyat menembus Rp20.163 per liter hingga minggu kedua Juni 2026.
Angka tersebut mencakup seluruh jenis minyak goreng yang dipantau Kementerian Perdagangan (Kemendag), mulai dari minyak goreng curah, premium, hingga Minyakita.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kenaikan nilai minyak goreng tetap terjadi di beragam daerah meski nilai Minyakita menunjukkan tren yang lebih stabil dalam beberapa bulan terakhir.
"Kalau Minyakita di pasar rakyat nilai relatif stabil di kisaran Rp16.355 per liter. Namun demikian, secara rata-rata nilai minyak goreng di pasar rakyat pantauan Kemendag termasuk seluruh kualitas curah, premium dan Minyakita sampai dengan minggu kedua Juni 2026 harganya rata-rata Rp20.163 per liter," ujar wanita yang berkawan disapa Winny itu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (15/6/2026).
Winny menjelaskan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minyak goreng terjadi di 165 kabupaten/kota di Indonesia. Kondisi tersebut membikin minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang tetap perlu mendapat perhatian dalam pengendalian inflasi pangan.
Berdasarkan informasi SP2KP Kemendag, rata-rata nilai minyak goreng seluruh kualitas di pasar rakyat naik 0,81 persen dibandingkan Mei 2026. Hingga minggu kedua Juni, nilai rata-rata nasional tercatat sebesar Rp20.167 per liter, naik dari sekitar Rp20.005 per liter pada bulan sebelumnya.
Data juga menunjukkan nilai minyak goreng tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang mencapai Rp60 ribu per liter. Setelah itu, nilai tertinggi berikutnya berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, sebesar Rp52.500 per liter dan Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sebesar Rp42.500 per liter.
Sementara itu, untuk Minyakita, Winny mengatakan nilai produk minyak goreng rakyat tersebut sukses ditekan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Menurut dia, nilai Minyakita yang sempat berada di kisaran Rp17 ribu per liter sekarang turun menjadi Rp16.355 per liter. Namun, nomor tersebut tetap berada di atas nilai satuan tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·