6 Buku Ali Hazelwood yang Wajib Masuk Reading List Sebelum The Two-Body Problem Rilis/ Foto: instagram.com/alihazelwood
Nama Ali Hazelwood mungkin sudah nggak luar lagi, terutama Anda yang gemar novel romance yang bikin senyum-senyum sendiri, penuh chemistry, dan dibumbui humor yang ringan. Penulis di balik The Love Hypothesis ini memang punya ciri khas khas dalam meracik kisah cinta dengan karakter yang nerdy, canggung, dan tentunya bikin gemas.
Kabar terbarunya juga bikin peminat makin antusias karena Ali resmi mengumumkan sekuel The Love Hypothesis berjudul The Two-Body Problem yang dijadwalkan terbit pada Februari 2027.
Sambil menunggu kisah Adam dan Olive berlanjut, yuk, kenalan dahulu dengan beberapa anjuran buku karya Ali Hazelwood yang wajib masuk reading list kamu.
Love, Theoretically

Love, Theoretically/Foto: amazon.com
Salah satu buku Ali Hazelwood yang wajib masuk reading list adalah Love, Theoretically. Novel ini mengikuti kisah Elsie Hannaway, seorang pendidik fisika teoretis yang juga menjalani pekerjaan sampingan sebagai pacar sewaan demi memenuhi kebutuhan hidup.
Masalahnya mulai rumit ketika ia berjumpa Jack Smith, seorang ilmuwan eksperimental yang rupanya merupakan kakak dari salah satu kliennya. Lebih parah lagi, Jack adalah bagiankecil dari komite perekrutan di MIT, tempat Elsie sangat mau bekerja, sekaligus orang yang pernah menulis riset yang menakut-nakuti kariernya.
Dengan trope enemies to lovers, adu alasan yang kocak, dan chemistry yang kuat, hubungan Elsie dan Jack pun perlahan berubah dari penuh perselisihan menjadi sesuatu yang jauh lebih romantis.
Not in Love

Not in Love bisa jadi pilihan yang pas untuk Anda yang mencari romance Ali Hazelwood yang terasa lebih dewasa dan punya racikan yang lebih berani/Foto: amazon.com
Kalau Anda mencari romance Ali Hazelwood yang terasa lebih dewasa dan punya racikan yang lebih berani, Not in Love bisa jadi pilihan yang pas. Ceritanya berpusat pada Rue Siebert, seorang insinyur bioteknologi berhasil yang bekerja di sebuah perusahaan rintisan yang sedang mengalami masalah finansial.
Situasinya makin rumit ketika Eli Killgore dan rekan-rekannya datang untuk memungut alih perusahaan tersebut. Rue menganggap cara itu didorong oleh keserakahan dan jelas tidak menyukai Eli. Sayangnya, di tengah perselisihan pekerjaan mereka justru memiliki chemistry yang sulit diabaikan.
Apalagi, Rue memang sengaja menjaga rentang dari hubungan romantis, sementara Eli perlahan berhasil membuatnya merasa terlindungi dan berani membuka diri. Dengan trope he falls first, romance di tempat kerja, dan hubungan yang cukup intens, Not in Love menawarkan kisah cinta yang lebih rumit, penuh tarik-ulur, dan emosional.
Deep End

Deep End membawa sisi romance Ali Hazelwood ke level yang lebih panas/Foto: amazon.com
Kalau dua buku sebelumnya statis terasa cukup ringan, Deep End membawa sisi romance Ali Hazelwood ke level yang lebih panas. Ceritanya mengikuti Scarlett Vandermeer, atlet selam kompetitif di Stanford yang sedang mempersiapkan diri untuk masuk sekolah kedokteran. Ia kemudian terlibat dalam hubungan jasmani yang awalnya disepakati tanpa komitmen berbareng Lukas Blomqvist, kapten tim renang sekaligus atlet peraih lencana emas Olimpiade.
Namun, hubungan yang awalnya cuma dianggap sebagai secret fling ini rupanya berkembang jauh lebih dalam dari yang mereka bayangkan. Selain romance yang lebih dewasa, novel ini juga menghadirkan dinamika hubungan yang cukup intens. Mulai dari soal persahabatan, keluarga, kesehatan mental, hingga perjalanan Scarlett dalam menemukan bunyi dan memahami dirinya sendiri.
Check & Mate

Check & Mate menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda karena merupakan novel young adult pertamanya/Foto: amazon.com
Bosan dengan romance berlatar bumi akademik dan karakter yang sudah dewasa? Check & Mate menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda karena merupakan novel young adult pertamanya. Ceritanya mengikuti Mallory Greenleaf, mantan anak ajaib dalam bumi catur yang mesti mengesampingkan kuliah demi merawat ibu dan dua adik perempuannya.
Demi membantu kondisi finansial keluarganya, Mallory balik bermain catur dan tanpa disangka justru mesti salingberhadapan dengan Nolan Sawyer, juara catur bumi yang statis muda. Dari persaingan di atas papan catur, hubungan keduanya perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih romantis.
Check & Mate cocok buat Anda yang gemar The Queen’s Gambit, tapi mau varian yang lebih ringan dengan sentuhan romance.
Bride

Novel ini membawa pembaca ke bumi supernatural yang dihuni vampir dan manusia serigala/Foto: amazon.com
Novel ini membawa pembaca ke bumi supernatural yang dihuni vampir dan manusia serigala. Ceritanya mengikuti Misery Lark, putri dari salah satu politikus vampir paling berpengaruh, yang terpaksa menikah dengan Lowe Moreland, seorang Alpha werewolf, demi menjaga perdamaian antara dua jenis yang selama ini bermusuhan.
Tentu saja, pernikahan yang awalnya cuma dilakukan demi kepentingan politik ini nggak berjalan sesederhana yang mereka bayangkan. Ada misteri, perselisihan politik, pengkhianatan, slow burn, dan chemistry yang perlahan semakin kuat di antara keduanya. Ditambah humor khas Ali Hazelwood, Bride terasa seperti perpaduan romance supernatural dan cerita politik yang cukup unik.
Buat Anda yang gemar trope marriage of convenience dengan racikan vampir dan werewolf, buku ini layak masuk daftar bacaan.
The Love Hypothesis

The Love Hypothesis, novel yang berhasil membikin namanya semakin dikenal luas/Foto: amazon.com
Berbicara tentang Ali Hazelwood rasanya kurang komplit tanpa The Love Hypothesis, novel yang berhasil membikin namanya semakin dikenal luas. Ceritanya mengikuti Olive Smith, mahasiswa Ph.D. Stanford yang sebenarnya nggak punya waktu untuk memikirkan cinta. Demi meyakinkan sahabatnya bahwa ia sedang menjalani hayat percintaan, Olive spontan mencium Adam Carlsen, seorang guru besar yang populer dingin dan galak.
Dari situ, keduanya sepakat menjalani hubungan pura-pura, tapi seperti yang bisa ditebak, emosi mereka perlahan berubah menjadi sesuatu yang nyata. Dengan trope fake dating, workplace romance, chemistry yang kuat, dan humor khas Ali Hazelwood, novel ini terasa ringan sekaligus bikin sulit selesai membaca.
Menariknya lagi, The Love Hypothesis awalnya terinspirasi dari fanfiction Star Wars sebelum dikembangkan menjadi novel dengan latar bumi akademik.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)