sourdough bread– Grameds, bayangkan aroma wangi roti sourdough berkerak renyah dengan tekstur lembut unik bakery, yang dibuat hanya dari tepung, air, dan ragi alami racikanmu sendiri. Memikat banget, kan?
Membuat sourdough memang butuh trik khusus. Lewat kitab Sourdough Breads: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami, Heni Azis membocorkan semua rahasianya. Mulai dari merawat starter ragi dari nol hingga siap dipanggang.
Penasaran mau bikin sourdough sendiri di rumah tanpa gagal? Yuk, intip ulasan komplit kitab terbitan Gramedia Pustaka Utama di bawah ini!
Sinopsis Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami
Siapa bilang bikin sourdough itu rumit dan bikin stres? Bagi Heni Azis (pemilik @heniaziscuisine), kunci sukses menkaklukan roti sehat beraroma unik ini terletak pada pemahaman fermentasi dan pedoman resep yang tepat.
Berbekal pengalaman belasan tahun di bumi bakery serta riset berdikari mendalam soal ragi alami sejak 2018, Heni merangkum semua “rahasia dapur”-nya di kitab ini. Mulai dari langkah merawat starter dari tepung dan air tanpa gagal, trik bikin roti yang lebih sehat tanpa bahan pengawet, hingga konsep inovatif Hybrid Bread (Perpaduan ragi alami & ragi instan).
Disusun secara praktis, sistematis, dan dilengkapi sesi tanya jawab solusi masalah baking, kitab ini bukan sekadar kumpulan resep. Ini adalah pedoman wajib bagi pemula yang mau menghadirkan roti kelas bakery ahli langsung dari oven rumah sendiri!

Profil Heni Azis – Penulis Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami
Heni Azis merupakan penulis sekaligus praktisi di bagian pembuatan roti artisan yang berfokus pada teknik fermentasi alami. Berasal dari Indonesia, dia telah menggeluti bumi bakery selama lebih dari enam belas tahun. Perjalanannya dimulai pada tahun 2004 ketika menekuni upaya pembuatan roti secara profesional, lampau berkembang dengan mendirikan toko roti rumahan pada tahun 2010.
Keahliannya dalam mengolah roti sourdough menjadikan Heni dikenal luas di kalangan pencinta baking. Pengalaman tersebut kemudian dia tuangkan ke dalam kitab Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami, yang berisi pedoman komplit bagi siapa saja yang mau mempelajari teknik membikin roti menggunakan ragi alami. Selain aktif menulis, Heni juga rutin membagikan hasil kreasi roti, kue, kerajinan tangan, dan beragam kegiatan kuliner melalui akun IG pribadinya, @heniaziscuisine.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami
Pros & Cons
Pros
- Merangkum pengalaman bertahun-tahun.
- Ramah bagi pemula.
- Dilengkapi pedoman mengatasi kendala.
- Dilengkapi dengan ilustrasi alias foto.
Cons
- Kurang mendalam untuk tingkat lanjut.
- Memerlukan komitmen waktu.
Pros & Cons
Pros
- Merangkum pengalaman bertahun-tahun.
- Ramah bagi pemula.
- Dilengkapi pedoman mengatasi kendala.
- Dilengkapi dengan ilustrasi alias foto.
Cons
- Kurang mendalam untuk tingkat lanjut.
- Memerlukan komitmen waktu.
Kelebihan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami
Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis merupakan karya internasional yang direkomendasikan lantaran menyajikan beragam kelebihan sebagai berikut.
- Merangkum pengalaman bertahun-tahun
Salah satu kelebihan kitab ini terletak pada pengalaman panjang Heni Azis yang dirangkum menjadi pedoman yang mudah dipraktikkan. Selama bertahun-tahun bereksperimen membikin roti sourdough, penulis menghadapi beragam tantangan dan menemukan solusi yang kemudian dibagikan kepada pembaca. Buku ini mengajarkan langkah membikin starter sourdough hanya dengan tepung dan air, dilengkapi pembahasan mengenai hambatan yang sering ditemui serta resep hybrid bread yang memadukan ragi alami dan ragi instan.
- Ramah bagi pemula
Seluruh materi disusun secara berjenjang dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah diikuti, apalagi oleh pembaca yang belum pernah membikin sourdough sebelumnya. Setiap langkah dijelaskan secara runtut sehingga proses belajar terasa lebih terarah dan tidak membingungkan.
- Dilengkapi pedoman mengatasi kendala
Selain menyajikan resep, kitab ini juga menyediakan bagian unik yang membahas beragam masalah yang umum terjadi saat membikin sourdough. Pembaca dapat menemukan solusi untuk mengatasi starter yang kurang aktif, adukan yang tidak mengembang dengan baik, hingga rasa roti yang terlalu asam.
- Dilengkapi dengan ilustrasi alias foto
Buku ini dilengkapi ilustrasi dan foto yang membantu pembaca memahami setiap tahapan pembuatan roti. Kehadiran visual tersebut membikin teknik membentuk adonan, proses fermentasi, hingga hasil akhir roti menjadi lebih mudah dipahami, terutama bagi pembaca yang belajar secara mandiri.
Kekurangan Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami
Meskipun Buku The Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis menawarkan banyak kelebihan, kitab ini tetap tidak luput dari kekurangan yang bisa menjadi pertimbangan bagi pembaca.
- Kurang mendalam untuk tingkat lanjut
Meskipun sangat cocok sebagai kitab pengantar, pembahasan di dalamnya mungkin tetap terasa dasar bagi pembaca yang telah terbiasa membikin sourdough. Teknik yang lebih kompleks, seperti penggunaan hidrasi tinggi maupun kalkulasi baker’s percentage secara rinci, belum menjadi konsentrasi utama dalam kitab ini.
- Memerlukan komitmen waktu
Karakteristik sourdough memang mengandalkan fermentasi alami yang memerlukan waktu relatif lama. Oleh lantaran itu, pembaca perlu mempunyai kesabaran dan komitmen untuk mengikuti setiap tahapannya. Bagi yang terbiasa membikin roti menggunakan ragi instan, proses dalam kitab ini mungkin terasa lebih panjang dan memerlukan perencanaan yang lebih baik.
Sejarah Sourdough
Sourdough dikenal sebagai salah satu metode pembuatan roti tertua yang pernah digunakan manusia. Jauh sebelum ragi instan ditemukan, nyaris seluruh roti mengembang dibuat melalui proses fermentasi alami dengan memanfaatkan ragi liar dan kuman yang terdapat di lingkungan. Perjalanan panjang sourdough dari masa ke masa menunjukkan gimana teknik sederhana ini terus memperkuat hingga menjadi bagian krusial dalam bumi baking modern.
-
Penemuan Tidak Sengaja di Mesir Kuno (± 1500 SM)
- Teori Sisa Adonan: Berdasarkan temuan arkeologis, masyarakat Mesir Kuno dipercaya sebagai bangsa pertama yang mengenalkan teknik pembuatan sourdough secara luas. Metode ini diduga muncul secara tidak sengaja ketika campuran tepung dan air dibiarkan terlalu lama di ruang terbuka hingga mengalami fermentasi alami.
- Fermentasi Udara: Ragi liar (wild yeast) dan kuman masam laktat yang terdapat di udara masuk ke dalam adonan, kemudian memicu proses fermentasi. Hasilnya, adukan menjadi mengembang, bertekstur ringan, dan menghasilkan aroma masam yang khas.
- Hubungan dengan Bir: Pada masa Mesir Kuno, letak pembuatan roti dan bir umumnya berada di area yang sama. Kesamaan mikroorganisme yang digunakan dalam kedua proses tersebut membikin teknik fermentasi berkembang pesat dan menjadi sumber pangan krusial bagi masyarakat, termasuk para pekerja pembangunan piramida.
-
Penyebaran ke Yunani dan Romawi Kuno
- Teknik Fermentasi Menyebar ke Eropa : Bangsa Yunani mempelajari teknik pembuatan sourdough dari Mesir, kemudian pengetahuan tersebut diteruskan dan dikembangkan oleh bangsa Romawi hingga semakin dikenal di beragam wilayah.
- Lahirnya Konsep Starter Sourdough: Bangsa Romawi mulai menerapkan kebiasaan menyisihkan sebagian adukan dari hasil panggangan sebelumnya untuk digunakan sebagai biang pada adukan berikutnya. Tradisi ini menjadi cikal bakal penggunaan sourdough starter yang tetap dipraktekkan hingga saat ini. Mereka juga membentuk serikat kreator roti ahli pertama yang dikenal dengan nama Pistorum.
-
Era Demam Emas / Gold Rush (Abad ke-19)
- Bekal Penting bagi Para Penambang: Sourdough kembali terkenal pada masa California Gold Rush tahun 1849 dan Demam Emas di Klondike, Kanada. Karena susah memperoleh ragi segar di daerah pertambangan, para penambang selalu membawa starter sourdough sebagai bekal untuk membikin roti.
- Julukan Para Penambang: Starter sourdough dianggap sangat berbobot sehingga para penambang menjaganya tetap hangat, apalagi membawanya saat tidur agar mikroorganisme di dalamnya tidak meninggal akibat suhu yang sangat dingin. Kebiasaan tersebut kemudian melahirkan julukan “Sourdoughs” bagi para penambang berpengalaman.
- Lahirnya San Francisco Sourdough: Kondisi lingkungan dan mikroorganisme alami di area San Francisco menghasilkan karakter rasa sourdough yang unik. Keistimewaan tersebut melahirkan sejumlah toko roti legendaris, termasuk Boudin Bakery yang dikenal tetap mempertahankan starter turun-temurun sejak tahun 1849.
-
Tergeser oleh Modernisasi dan Bangkit Kembali
- Penemuan Ragi Komersial: Pada pertengahan abad ke-19, penelitian Louis Pasteur mengenai ragi membuka jalan bagi produksi ragi komersial dalam skala besar. Kehadiran ragi instan membikin proses pembuatan roti menjadi jauh lebih sigap sehingga penggunaan sourdough mulai berkurang.
- Tren Hidup Sehat Abad ke-21: Dalam beberapa dasawarsa terakhir, sourdough kembali diminati lantaran semakin banyak orang yang menerapkan pola makan sehat. Proses fermentasi yang berjalan lebih lama dipercaya membantu mengurangi kadar masam fitat, membikin roti lebih mudah dicerna, serta mempunyai indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan roti yang dibuat menggunakan ragi instan.
Penutup
Jadi, Grameds, andaikan kalian mau mulai belajar membikin roti sourdough dari nol alias mau memahami lebih dalam proses fermentasi alami yang menghasilkan roti bercita rasa khas, kitab ini layak menjadi pilihan. Penjelasannya yang runtut, resep yang mudah diikuti, serta beragam tips berasas pengalaman langsung penulis membikin proses belajar terasa lebih menyenangkan. Oleh lantaran itu, Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami menjadi referensi yang wajib dimiliki, baik oleh pemula yang baru terjun ke bumi baking maupun oleh pencinta roti yang mau terus mengembangkan kemampuannya.
Buku Sourdough Bread: Rahasia Membuat Roti dengan Ragi Alami karya Heni Azis ini bisa Anda dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Untuk mendukung Anda #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.
Rekomendasi Buku
30 Resep Jajan Pasar ala Master Kue Tradisional (Sampul 2026)


Lanny Rustan, alias yang berkawan dipanggil Cik Lanny, telah berpuluh tahun membikin jajanan pasar di rumahnya untuk dijual di beragam toko ataupun dipesan langsung oleh pengguna setianya. Dalam berkarya, Cik Lanny selalu mengutamakan kualitas dan cita rasa, sehingga semua makanan dibuatnya dari bahan alami dan tanpa bahan pengawet.
Dari pengalamannya ini, Cik Lanny menyusun kitab 30 Resep JAJAN PASAR ala Master Kue Tradisional yang berisi jenis resep kue tradisional dengan cita rasa manis dan asin unik Cik Lanny. Di dalamnya terdapat jenis kue manis seperti kue petulo orisinal, petulo gula merah, kue lumpur, kue lumpang, bika ambon, kue bugis, kue ku, celorot, kue bugis mandi alias putri mandi, talam ubi, talam hijau, talam singkong, talam jagung, centik manis, kue pisang nagasari, jongkong kelapa, kue sumping talas, serabi orisinal, cucur, wajik, lapis beras, lapis jongkong, kue mangkok otomatis, dadar gulung, hingga onde-onde. Kue yang bercita rasa asin gurih pun ada, misalnya kue petulo asin, talam ebi, kue pisang ayam, serabi ragam (ayam mercon), dan lemper ayam. Buku ini juga dilengkapi foto step by step, yang bakal memudahkan pembaca dalam membikin sendiri jajanan pasar ala Master Kue Tradisional.
Puding Cantik Enak Maksimal (Sampul 2026)


Puding Cantik Enak Maksimal Puding; hidangan yang “adem”, manis, dan elok ini banyak penggemarnya. Puding kerap disajikan sebagai sajian penutup dalam setiap pesta, namun tak jarang dibuat di banyak rumah tangga sebagai makanan selingan. Di negeri tropis seperti Indonesia, puding datang sebagai makanan yang menyejukkan dan menyegarkan. Tak heran, jika banyak orang yang menyukai puding dalam beragam variannya.
Ada beragam jenis puding berasas bahan, tekstur, dan cita rasanya. Tampilan puding pun bisa beragam sesuai kemauan dan produktivitas pembuatnya, dengan cetakan dan loyang yang beraneka rupa pula corak dan ukurannya. Aneka corak dan tampilan puding ini seringkali mengundang rasa penasaran, gimana langkah menciptakan motif rumit di dalam loyang? Atau, gimana membikin puding yang elok namun tetap lezat di lidah? Buku ini memberi jawabannya.
30 Resep Kreasi Kue untuk Snack Box


Sylvia Norma Yunita, penulis kitab ini adalah ibu rumah tangga yang kegemaran baking. Kegemarannya membikin jenis jajan pasar dan kue rupanya direspon sangat baik sehingga sejak pandemi memberanikan menerima pesanan untuk menambah pemasukkan keluarga. Kemudian atas permintaan teman-temannya, akhirnya Sylvia membagikan hasil ke akun IG @sylvia.pradipta yang rupanya mendapat respon dari pengikutnya yang mencapai 60 ribu lebih.
Buku ini berisi 30 Resep Kreasi Kue untuk Snack Box, di antaranya seperti Pastel, Martabak Mi, Apem Panggang, Sus Buah Vla Vanilla, Sus Maker, Sosis Solo dan lain-lain. Semua resep ini sangat mudah dipraktikkan di rumah dan disajikan buat kegiatan spesial bagi family tercinta, lantaran resep [email protected] tidak kalah lezatnya dengan cake shop.
