Jakarta -
Mitos yang beredar di kalangan masyarakat begitu banyak yang beredar. Salah satunya tentang setelah berasosiasi intim langsung buang air mini berangkaian dengan kehamilan. Untuk itu ketahui kebenaran ilmiahnya.
Selama ini Bunda mungkin lebih sering mendengar jika buang air mini (BAK) setelah berasosiasi intim bagus untuk kesehatan. Namun, info lain yang beredar menghubungkannya dengan kehamilan.
Apakah setelah berasosiasi langsung buang air mini bikin sigap hamil?
Anggapan yang beredar itu menahan pipis dapat meningkatkan kesempatan kehamilan. Namun ada juga yang mengatakan setelah bercinta langsung buang air mini bikin sigap hamil. Benarkah?
Sejauh ini, BAK usai bercinta dihubungkan dengan mengurangi akibat jangkitan saluran kemih (ISK).
"Secara umum, semakin sigap orang buang air mini setelah berasosiasi seks, semakin sigap mereka dapat menghilangkan kuman sebelum menyebar ke uretra," kata Dr Debra Sullivan, yang merupakan nurse educator, dilansir MedicalNewsToday.
Bagaimana dengan kesempatan kehamilan? Melansir laman Healthline, faktanya kencing setelah berasosiasi seks tidak mempengaruhi kesempatan Bunda untuk hamil.
Menahan pipis alias langsung BAK setelah berasosiasi seks tak berasosiasi dengan kehamilan. Mengeluarkan urine dari uretra tidak bakal mengeluarkan sperma dari vagina.
Urine itu dikeluarkan dari uretra, dan sperma diejakulasi ke dalam saluran vagina. Keduanya berada di lubang yang terpisah. Sehingga apa yang terjadi di salah satu lubang tidak bakal mempengaruhi apa yang terjadi di lubang lainnya.
Dengan kata lain, mengeluarkan BAK setelah berasosiasi intim tidak bakal mengeluarkan apa pun dari vagina. Jika air mani sudah masuk ke dalam vagina, tidak ada kembali lagi. Sperma sudah bergerak ke atas untuk mencoba membuahi sel telur.
Manfaat buang air mini setelah berasosiasi intim
Buang air mini setelah berasosiasi intim tidak mengenai kehamilan. Namun, BAK setelah berasosiasi intim tetap berfaedah untuk kesehatan, terutama untuk mengurangi akibat ISK.
Buang air mini setelah berasosiasi intim dapat juga membersihkan uretra (tabung tempat air kencing keluar dari tubuh). Jika BAK setelah berasosiasi intim maka uretra terbilas sebelum menyebabkan ISK.
"Saat Anda buang air kecil, apa pun yang mencoba masuk ke kandung kemih bakal terdorong keluar berbareng air kencing," jelas Dokter kandungan Salena Zanotti, MD dilansir dari Health ClevelandClinic.
Perempuan lebih rentan terhadap ISK daripada laki-laki hanya lantaran anatomi. Pada perempuan, uretra yang merupakan tabung tempat keluarnya urine, lebih pendek dan lebih dekat ke anus daripada pada pria. Itu memudahkan kuman untuk mencapai uretra dan masuk ke kandung kemih.
Kapan wanita perlu buang air mini setelah berasosiasi intim?
Tidak ada waktu yang pasti kapan wanita perlu BAK setelah berasosiasi intim. Tapi, idealnya wanita kudu BAK dalam waktu 30 menit setelah berasosiasi seks untuk mendapatkan faedah pencegahan ISK. Namun, lebih sigap lebih baik.
Jika terlalu lama menahan pipis bisa meningkatkan akibat ISK, lantaran kuman mempunyai kesempatan lebih besar untuk masuk ke kandung kemih. Untuk itu, segera pipis jika terasa.
Apakah setelah berasosiasi intim suami juga kudu buang air mini setelah berasosiasi intim?
Pria tak wajib buang air mini setelah bercinta. Ini lantaran saluran urine pada laki-laki lebih panjang, selain itu akibat ISK lebih rendah daripada perempuan.
Namun, suami yang merasa mau pipis setelah bercinta juga tidak salah. Menahannya justru tidak bagus untuk kesehatan.
Bisakah mencegah kehamilan dengan buang air mini setelah berhubungn intim?
Menurut Monica Grover, DO, OB-GYN dan Kepala Petugas Medis di VSPOT medical spa, dugaan bahwa buang air mini setelah berasosiasi seks dapat memengaruhi keahlian untuk mengandung pada dasarnya adalah mitos. Buang air mini setelah berasosiasi seks tidak mengurangi kesempatan Seseorang untuk hamil.
"Ketika sperma diejakulasi, dia bergerak dengan sangat sigap dan kuat, dan juga sangat terkonsentrasi pada laki-laki rata-rata," jelas Dr. Grover dilansir dari Parents.
Buang air mini setelah berasosiasi seks tidak dapat digunakan sebagai metode kontrasepsi. Begitu sperma disimpan di saluran vagina, wanita bisa hamil. Dan buang air mini setelah berasosiasi intim tidak bakal mengeluarkan sperma tersebut.
"Ada mitos di luar sana bahwa buang air mini setelah berasosiasi seks dapat membunuh sperma alias membersihkannya sebelum Anda dapat hamil, alias bahwa perihal itu dapat digunakan sebagai perangkat kontrasepsi,” kata Dr. Robinson. "Semua itu salah."
Penyebab pasangan suami istri belum mendapatkan momongan
Pasangan suami istri (pasutri) yang sedang berupaya mengandung tapi belum berhasil, bisa dipengaruhi banyak faktor. Penyebab satu pasutri dengan pasutri lain bisa berbeda-beda. Namun, umumnya pasutri yang belum mendapatkan momongan disebabkan:
- Waktu bercinta yang kurang tepat dengan masa subur.
- Masalah kualitas sperma alias sel telur.
- Pola hidup (rokok, stres, berat badan tidak ideal).
- Usia dan aspek medis lainnya.
Umumnya, master bakal menyarankan pasangan yang sudah mencoba mengandung selama 1 tahun tanpa hasil untuk memeriksakan diri agar mendapat pertimbangan lebih detail.
Penyebab seseorang bisa sigap hamil
Ada beberapa aspek yang meningkatkan kesempatan kehamilan, seperti:
- Melakukan hubungan intim pada masa subur.
- Tidak terpapar stres berlebihan.
- Menerapkan style hidup sehat seperti berat badan stabil serta nutrisi yang cukup.
- Memiliki kualitas sperma dan sel telur yang baik.
Setelah berasosiasi intim langsung buang air mini tak bisa menentukan kehamilan, baik itu mencegah alias mempercepat. Karena banyak aspek yang memengaruhinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·