Kincai Media , JAKARTA -- Dalam aliran Islam, Baitul Makdis di Palestina merupakan salah satu tanah suci--di luar Makkah (Masjidil Haram) dan Madinah (Masjid Nabawi). Di Baitul Makdis atau Yerusalem, berdirilah Masjid Al Aqsa.
Syahdan, kali pertama Yerusalem dibangun Nabi Daud AS setelah menguasai kota itu dari Suku Yebusit. Nabi Daud lampau mengembangkan dan menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota kerajaannya.
Tahta kerajaan Nabi Daud lampau digantikan Nabi Sulaiman AS. Di kota itu, Nabi Sulaiman membangun sebuah Haekal alias Harem Syarif (tempat yang mulia) yang komplit dengan singgasananya. Para mahir sejarah Yahudi menyatakan, Nabi Sulaiman membangun sebuah kuil yang berjulukan Baitallah.
Haekal Baitallah itu menjadi tempat beragama umat Yahudi pertama yang bagus dan megah. Di tengah Haekal itulah terdapat sebuah batu hitam berjulukan Sakhrah Muqaddasah. Berlandaskan batu itulah, Rasulullah SAW melanjutkan Mi'raj ke langit ketujuh untuk menerima perintah shalat dari Allah Ta'ala.
Siapa pendiri al-Aqsa?
Menurut Hanafi al-Mahlawi dalam bukunya, Al-Amakin al-Masyhuriyah fi Hayati Muhammad (Tempat-tempat Bersejarah yang Dikunjungi Rasulullah SAW), jauh sebelum Nabi Sulaiman AS membangun Haikal tersebut, Nabi Ya'kub AS telah membangun sebuah masjid di Palestina, ialah Masjid al-Aqsa.
Masjid Al-Aqsa pertama kali dibangun oleh Nabi Ya'kub AS dan direnovasi oleh Nabi Daud AS. Lantas, gedung mulia itu disempurnakan oleh Nabi Sulaiman AS.
Masjid al-Aqsa adalah masjid kedua yang dibangun di atas bumi ini setelah Masjid al-Haram (Makkah).
Dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim disebutkan, Abu Dzar meriwayatkan, dia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang masjid pertama yang dibangun di muka bumi.
Rasulullah SAW menjawab: ''Masjid al-Haram.''
Abu Dzar bertanya lagi, ''Selanjutnya masjid apa?''
Beliau menjawab, ''Masjid al-Aqsha."
Abu Dzar bertanya lagi, "Berapa lama jarak pembangunan keduanya?"
Rasulullah SAW menjawab, "Selama 40 tahun. Lalu, Allah menjadikan bumi ini bagi kalian sebagai masjid. Oleh lantaran itu, kapan pun waktu shalat, lakukanlah shalat di atasnya, lantaran dia mempunyai keutamaan."
Dalam beberapa keterangan, Masjid al-Aqsha pertama kali dibangun pada 2500 tahun sebelum masehi (SM).
English (US) ·
Indonesian (ID) ·