Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung

Jun 15, 2026 03:10 PM - 1 bulan yang lalu 52991

Penyanyi dan presenter Soimah baru-baru ini mengungkap berita duka yang dialaminya, Bunda. Pada awal tahun ini, Soimah mengalami keguguran calon anak ketiga.

Kabar itu diungkap Soimah belum lama ini ke publik. Sebelum keguguran, Soimah rupanya tidak mengetahui dirinya sedang hamil.

"Iya keguguran," kata Soimah saat dihubungi via telpon oleh Irfan Hakim di kegiatan For Your Pagi (FYP) di Trans 7.


Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Soimah justru berterima kasih lantaran dia bisa mendapatkan kebahagiaan penggantinya. Bunda dua anak ini baru saja mendapatkan menantu wanita yang sudah dianggapnya sebagai anak.

Ya, pada 9 Mei 2026, Soimah menikahkan anak pertamanya Aksa Uyun dengan wanita pujaannya Yosika Ayumi. Belakangan, Soimah kerap memamerkan keakrabannya dengan sang menantu ke publik.

"Alhamdulillah sudah dikasih rezeki sama Allah. Tiba-tiba dikasih anak wanita langsung gede," ujarnya.

Soimah tidak menjelaskan secara perincian tentang keguguran yang dialaminya belum lama ini. Perempuan berjulukan komplit Soimah Pancawati ini juga tak mengungkap soal kehamilan ketiganya.

Hamil di atas usia 40 tahun

Menjalani kehamilan di atas usia 40 tahun memang tak mudah bagi kebanyakan perempuan, Bunda. Pasalnya, terdapat beberapa akibat mengenai dengan kehamilan di usia lanjut.

Dokter kandungan Kecia Gaither, MD, MPH, mengatakan bahwa komplikasi dapat menjadi salah satu akibat kehamilan di atas usia 40 tahun. Menurutnya, wanita yang lebih tua condong mempunyai lebih banyak masalah kesehatan dibandingkan mereka yang lebih muda. Salah satunya adalah akibat mengalami hipertensi gestasional hingga preeklamsia.

"Tekanan hipertensi dapat meningkatkan akibat preeklampsia, ialah kondisi ketika tekanan hipertensi dan tanda-tanda kerusakan organ muncul secara tiba-tiba selama kehamilan. Jika tidak diobati, perihal ini dapat menyebabkan masalah serius alias fatal bagi ibu dan bayinya," kata Gaither, dikutip dari Web MD.

Selain pada ibu hamil, akibat juga bisa memengaruhi kondisi janin. Risiko ini termasuk berat badan bayi saat lahir yang besar, masalah pada plasenta, glukosuria gestasional, kelahiran prematur, hingga persalinan caesar.

Risiko keguguran pada usia di atas 40 tahun

Risiko lain dari kehamilan di atas usia 40 tahun adalah keguguran. Menurut ulasan di jurnal BMJ tahun 2019, akibat keguguran paling rendah terjadi pada wanita berumur 25 hingga 29 tahun, ialah 10 persen, dan meningkat pesat setelah usia 30 tahun. Pada wanita berumur 45 tahun ke atas, risikonya mencapai 53 persen.

Sementara dikutip dari laman John Hopkins Medicine, keguguran terjadi pada 10 hingga 30 persen dari semua kehamilan. Keguguran biasanya disebabkan oleh kelainan genetik alias kromosom yang terjadi di awal kehamilan. Kelainan kromosom janin ini lebih umum terjadi pada ibu dengan usia lanjut.

Tak hanya pada perempuan. Faktor usia pada suami juga bisa memengaruhi terjadinya keguguran, Bunda.

Sementara dalam tinjauan di studi Human Reproduction Update tahun 2020, usia ayah yang lebih tua juga merupakan aspek akibat keguguran. Hal ini mungkin disebabkan oleh menurunnya integritas DNA sperma seiring bertambahnya usia.

Namun, krusial untuk dicatat bahwa studi-studi ini adalah nomor rata-rata dan tidak memperhitungkan aspek lain. Beberapa wanita tetap dapat mempunyai kehamilan yang sehat di usia 40-an, dan beberapa lainnya di usia 50-an.

Persiapan mengandung di atas 40 tahun

Persiapan yang matang bisa menjadi kunci untuk mendapatkan kehamilan yang sehat di atas usia 40 tahun, Bunda. Berikut beberapa persiapan mengandung bagi Bunda di atas usia 40 tahun, seperti melansir dari beberapa sumber:

  1. Tes prenatal dapat dilakukan sebelum dan selama kehamilan. Tes ini dapat menilai akibat abnormal lahir alias kelainan genetik tertentu.
  2. Rutin kontrol ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan. Bila perlu, suami istri dapat melakukan pemeriksaan ke master dokter ahli obstetri dan ginekologi, serta master andrologi unik untuk pria.
  3. Menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bernutrisi, olahraga rutin, berakhir merokok dan minum alkohol, tidur cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Demikian buletin terbaru dari Soimah yang baru saja mengumumkan berita keguguran calon anak ketiganya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya