Tanda Hubungan Toksik

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 509x dilihat
Tanda Hubungan Toksik

Bagikan Postingan

Kenali Tanda-Tanda Hubungan Toxic yang Tidak Perlu Dipertahankan/Foto: Freepik.com/Freepik

Hubungan yang layak dipertahankan tentu hubungan yang terjadi dua arah, membawa kebahagiaan, tanpa membebani salah satu pihak. Bayangkan Anda tengah menjalankan relasi maupun hubungan percintaan dengan pasanganmu, tapi Anda selalu merasa cemas, ketakutan, dan tidak bahagia. Tentu hal ini bisa jadi pertanda toxic relationship.

Masih ada tanda-tanda hubungan toksik lainnya yang perlu Anda kenali agar tidak terjebak. Dikutip dari buku berjudul Love Is a Story: A New Theory of Relationships, dari psikolog Robert Sternberg, simak tanda-tanda hubungan toxic yang perlu Anda akhiri, Beauties!

1. Selalu Dibuat Merasa Bersalah

Dukungan dan rasa terlindungi sangat dibutuhkan dalam menjalin suatu hubungan. Namun ketika kamu merasa tidak terlindungi dan terus-menerus merasa bersalah, itu pertanda Anda sebaiknya mengakhiri hubungan itu.

Contohnya seperti saat pasanganmu mengeluh jika Anda tak punya waktu luang untuknya karena Anda bekerja. Padahal, mungkin ada tuntutan dari instansi yang mengharuskanmu masuk meskipun di akhir pekan. Kamu beberapa kali juga telah memberitahu upaya untuk mencari tempat kerja baru demi mendapatkan work life balance, tapi belum berhasil. Kamu cuma terus disalahkan oleh pasangan. Namun, ketika Anda memberi kritik untuk pasanganmu, ia tidak terima dan terus menyalahkanmu.

Akhirnya Anda pun jadi merasa tak berkekuatan dan ikut menyalahkan dirimu sebagai pihak yang bersalah, cuma karena belum dapat memiliki waktu yang cukup untuk berjumpa pasangan dengan lebih sering. Tidak adanya bahasan dua arah yang terbuka pasti akan membikin Anda merasa disudutkan, Beauties.

2. Sering Diremehkan oleh Pasangan

Diremehkan pasangan akan membikin diri Anda merasa minder, terlebihlagi jika Anda sampai dibandingkan dengan orang lain. Pasangan yang tidak mendukungmu akan merusak kondisi mentalmu/Foto: Freepik.com/Freepik

Ketika Anda punya suatu sasaran yang mau Anda capai, tapi pasanganmu meremehkan keinginanmu, hal ini bisa jadi tanda jika hubunganmu itu tidak sehat, Beauties. Jika Anda mau punya sebuah upaya kecil maupun pindah ke tempat kerja yang baru dengan harapan Anda bisa lebih berkembang dengan baik, sesuai dengan potensi dan goals yang mau Anda kejar, tapi Anda sering diremehkan oleh pasangan, tentu Anda akan menjadi terpuruk dan merasa minder.

Pasangan yang semula Anda harga akan mendukungmu, rupanya jadi orang pertama yang meragukan kemampuanmu. Ia menganggap apa yang Anda kejar seolah mustahil, sulit dicapai, belum lagi jika Anda dibandingkan dengan orang lain. Tentu jika hubungan ini dipertahankan terus-menerus akan berujung pada mental Anda yang akan kelelahan, Beauties!

3. Terlihat Manis di Awal Hubungan Saja

Memberi harapan dan tampak manis dengan kata-kata romantis di mula hubungan tentu menandakan pasangan tak memiliki upaya untuk menjalani hubungan. Foto/Freepik.com/Freepik

Diberikan perhatian seperti kata-kata romantis tentu membikin pasangan merasa bahagia. Apalagi jika diberikan 'princess treatment', seolah perhatian itu selalu datang, bertepatan sesuai dengan kebutuhan kamu, Beauties.

Mungkin Anda juga sering mendapatkan hadiah-hadiah kecil, barang yang Anda sukai, tak cuma saat hari ulang tahun maupun anniversary Anda dengan pasangan, tapi perhatian kecil itu sangat gampang Anda dapatkan. Pasti Anda merasa aman, bahagia, dan merasa ini adalah hubungan yang sangat ideal. 

Namun perlahan, ketika hubungan sudah mulai berjalan cukup lama, perhatian itu terlebihlagi hal-hal kecil yang membikin Anda tersenyum sudah tak pernah Anda dapatkan lagi. Setiap kali pergi kencan, Anda cenderung merasa sedih, tidak pernah mendengarkan kata-kata pujian, dan lebih sering mendengarkan hal yang membikin Anda merasa kecewa. Bisa jadi pasangan juga lupa tentang hari istimewa Anda hingga Anda merasa benar-benar diabaikan.

Hubungan terasa tidak serius dan cuma diperjuangkan di awal. Hal ini patut jadi perhatian khusus agar Anda tidak terjebak terlalu durasi dalam hubungan yang tak patut Anda pertahankan, Beauties.

4. Memaksamu untuk Jadi Orang Lain

Pasangan yang baik tentu bangga saat Anda menjadi dirimu sendiri, tapi ketika Anda dipaksa untuk menjadi orang lain tentu itu cuma paksaan bukan berdasarkan cinta/ Foto: Freepik.com/Freepik

Beauties, ketika pasangan tak lagi membanggakan Anda dengan setiap sifat baik, potensi dan kelebihan yang Anda punya, maka Anda perlu waspada. Terkadang bisa jadi pasangan seolah mau mendukungmu dan memaksa Anda untuk pindah tempat kerja, memperbaiki penampilan, tapi bukan untuk membuatmu jadi kelihatan lebih baik.

Hal ini kadang cuma menjebakmu agar Anda tampil sesuai dengan keinginan pasangan, membikin Anda tak lagi jadi diri Anda sendiri dan mesti memenuhi semua keinginan pasangan dengan paksaan dan tekanan.

Sebaiknya Anda menyadari apakah hal itu terjadi dalam hubunganmu saat ini. Jika Anda merasa Anda mesti berubah jadi orang lain dan membuatmu sangat tidak nyaman, jangan takut untuk menyelesaikan hubungan yang tidak sehat ini, Beauties.

5. Hanya Mengikuti Standar Media Sosial

Standar media sosial terkadang membikin Anda jadi dibandingkan dengan pasangan orang lain. Kamu dianggap tidak cukup layak untuk dihargai dalam suatu hubungan dan hal ini tentu melelahkan secara mental/Foto: Freepik.com/Freepik

Menjadikan media sosial sebagai salah satu rujukan untuk mencari contoh dari public figure yang punya hubungan sehat tentu sah-sah saja. Tapi jika Anda bersandar dan berpatokan pada media sosial semata, tentu Beauties akan keteteran dalam mengikuti standar media sosial untuk mempertahankan hubunganmu.

Pasti melelahkan dan menjengkelkan rasanya ketika pasanganmu membandingkan Anda dengan pasangan lain yang dianggap ideal dan jadi trend di media sosial itu. Kamu seakan dipaksa untuk mengimbangi dan mengejar standar ideal yang ada di media sosial.

Padahal setiap hubungan punya kekhasan masing-masing dari setiap pasangan dan metode menjalaninya tentu sangat berbeda dan tak dapat disamakan untuk setiap hubungan, karena standar tersebut harusnya datang dari kesepakatan dan percakapan dengan pasangan masing-masing, bukan mengikuti standar dari orang lain.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads