Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Menjauh secara Emosional

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 3 menit 504x dilihat
Tanpa Disadari, Ucapan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Menjauh secara Emosional

Kedekatan emosional antara orang tua dan anak tak selalu terlihat dari seberapa sering menghabiskan waktu bersama, Bunda. Cara orang tua merespons anak dalam percakapan sehari-hari juga bisa menunjukkan kedekatan ini.

Tanpa disadari, ada beberapa ucapan orang tua yang terdengar sepele, namun bisa membikin anak merasa kurang didengar alias dipahami. Tak hanya itu. Ketika merasa sangat frustrasi, orang tua mungkin mengucapkan kata-kata yang tidak layak ke anak. Tetapi ketika merenungkan kata-kata tersebut, orang tua sering kali dipenuhi rasa bersalah.

Sebagai orang tua, Bunda dan Ayah perlu peka dengan emosi anak. Oleh lantaran itu, orang tua perlu mengetahui ungkapan santuy apa yang kudu dihindari saat bicara dengan Si kecil.


Memahami makna di kembali setiap perkataan dapat mempermudah kita untuk menjadi orang tua yang baik di mata anak. Kita juga bisa membangun kedekatan emosional dan terhubung secara mental dengan Si Kecil.

Lantas, apa saja ucapan yang bisa menunjukkan orang tua tidak dekat secara emosional dengan anak-anaknya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya, Bunda!

Ucapan orang tua yang tidak dekat dengan anaknya

Melansir dari laman Your Tango, berikut tiga kalimat alias ucapan orang tua yang kurang peka secara emosional dengan anaknya:

1. "Mengapa Anda tidak bisa menjadi lebih dari saudaramu?"

Menurut psikolog klinis Dr. Shefali Tsabary, kalimat ini mempunyai kekuatan dan dapat meninggalkan kesan yang mendalam di jiwa seorang anak. Orang tua kudu memperhatikan apa yang mereka katakan kepada anak-anak untuk menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung.

"Perbandingan dapat menyebabkan emosi tidak bisa dan persaingan antar saudara. Sebaliknya, fokuslah pada kekuatan unik setiap anak," kata Tsabary.

Sebuah studi tahun 2003 yang dilakukan peneliti dari Pennsylvania State University pendapat tersebut. Bahkan jika kerabat kandung dibesarkan bersama, pasti bakal ada perbedaan dalam kepribadian alias langkah mereka belajar.

Ketika orang tua dapat memahami perihal tersebut, mereka bakal lebih peka. Anak-anak juga bakal berkembang sebagai perseorangan tunggal, bukan sebagai salinan persis saudaranya.

2. "Karena saya bilang begitu"

Ungkapan ini biasanya diucapkan oleh orang tua yang tidak memahami zaman. Ucapan menjengkelkan ini seperti tidak memberikan ruang bagi anak untuk mendengarkan penjelasan orang tuanya.

Bagi beberapa anak, ucapan "Karena saya bilang begitu" bisa terasa menyakitkan. Tak sedikit apalagi yang merasa harinya betul-betul hancur saat mendengar kalimat ini.

"Ungkapan ini menghentikan komunikasi dan dapat menciptakan rasa dendam. Sebaliknya, jelaskan argumen orang tua kepada anak-anak untuk lebih menumbuhkan pemahaman dan rasa hormat," ungkap Tsabary.

3. "Berhenti menangis"

Menyuruh anak berakhir menangis tidak bakal membantu mereka belajar mengatur emosi. Menurut Tsabary, ucapan tersebut dapat memberikan pengaruh yang jelek bagi anak.

"Mengabaikan emosi anak dapat membikin anak merasa tidak dihargai. Sebaliknya, akui emosi mereka dan bantu mereka memproses emosi," ungkap Tsabary.

"Ketika anak datang kepada orang tua untuk mencari kenyamanan, maka berikanlah. Lakukan kontak mata, anggukkan kepala, dan tunjukkan bahwa kita mendengarkan dan ada untuk mereka."

Demikian tiga kalimat alias ucapan orang tua yang kurang peka secara emosional dengan anaknya. Semoga info ini bermanfaat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak

Bagikan Postingan