Ternyata Ini Kebiasaan Warga Ri Yang Picu Lonjakan Gagal Ginjal, Waspada Bun!

Apr 21, 2026 12:20 PM - 4 jam yang lalu 216

Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, secara terbuka mengungkap bahwa nomor kasus kandas ginjal di Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini pun perlu mendapat perhatian serius, Bunda.

Gagal ginjal berfaedah kedua ginjal Bunda tidak lagi berfaedah dengan baik. Gagal ginjal kronis termasuk penyakit mematikan tanpa pengobatan. Jika mengidapnya, kemungkinan pasien dapat memperkuat hidup beberapa hari alias minggu.

Penyakit ini dapat menyerang siapa aja. Namun, Bunda mungkin berisiko lebih tinggi terkena kandas ginjal ketika menderita diabetes, mempunyai tekanan darah tinggi, menderita penyakit jantung, hingga mempunyai riwayat family biologis yang juga menderita penyakit ginjal.

Namun, kandas ginjal juga dapat dipicu melalui kebiasaan alias style hidup tidak sehat. Lantas, kebiasaan apa yang bisa memicu lonjakan penyakit ini? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Kebiasaan yang picu lonjakan kandas ginjal di RI

Menurutnya, peningkatan ini dibuktikan dengan meningkatnya beban pembiayaan di BPJS Kesehatan hingga 476,2 persen, 'mengalahkan' penyakit jantung, kanker, hingga stroke.

"Ada juga beberapa nomor menarik, misalnya ginjal tuh, naiknya sampai 476 persen tuh dalam lima tahun terakhir," ungkap Menkes, dikutip dari laman detikcom, Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, dia pun menambahkan bahwa kebijakan Nutri-Level diharapkan dapat menjadi solusi untuk menekan nomor kandas ginjal di RI. Pasalnya, Nutri-Level bakal melabeli makanan hingga minuman, berasas ranking kandungan Gula, Garam, dan Lemak (GGL).

Sistem ini menggunakan ranking A (hijau tua, paling sehat) hingga D (merah, perlu dibatasi) untuk membantu konsumen memilih produk dengan lebih bijak.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)

Selengkapnya