Ternyata Selisih Skor Tes IQ Anak Berkaitan dengan Gejala ADHD, Ini Temuan Studi

Jul 03, 2026 01:00 PM - 1 bulan yang lalu 30840

Ternyata selisih skor tes IQ anak berangkaian dengan indikasi Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Bunda. Hal ini terungkap dari sebuah studi yang menemukan adanya hubungan antara keduanya.

Anak dengan ADHD yang mempunyai perbedaan antara kepintaran verbal dan nonverbal diketahui lebih susah mengendalikan diri dan menjaga fokus. Mengutip dari PsyPost, penelitian menemukan kondisi ini berangkaian dengan aliran darah yang lebih rendah di bagian depan otak saat mengontrol impuls.

ADHD merupakan salah satu gangguan perkembangan yang cukup sering dialami anak usia sekolah. Kondisi ini ditandai dengan susah fokus, lebih aktif dari biasanya, dan condong bertindak impulsif lantaran kegunaan otak tidak bekerja optimal.


Untuk menilai keahlian berpikir anak, psikolog mencoba membagi tes IQ ke dalam dua kelompok. Kecerdasan verbal mengukur keahlian bahasa dan pengetahuan, sedangkan kepintaran nonverbal berangkaian dengan keahlian visual, penalaran, dan pemecahan masalah.

Dalam perkembangan normal, skor anak dalam kategori kepintaran verbal dan nonverbal tidak berbeda jauh. Namun, ada juga anak yang mempunyai selisih skor cukup besar di antara keduanya, yang dikenal sebagai perbedaan indeks kepintaran atau Intelligence Quotient (IQ).

Studi teliti hubungan selisih skor IQ dengan indikasi ADHD pada anak

Dikutip dari PsyPost, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perbedaan besar antara keahlian verbal dan nonverbal cukup sering ditemukan pada anak yang mengalami gangguan ADHD.

Para mahir pun mau mengetahui apakah kondisi ini berangkaian dengan indikasi ADHD yang dialami anak. Beberapa peneliti menilai keahlian verbal mencerminkan pengetahuan dan hasil belajar anak.

Sementara itu, keahlian nonverbal lebih menggambarkan langkah anak menyerap info baru dan memecahkan masalah, sehingga selisih di antara keduanya diduga berangkaian dengan langkah kerja otak.

Untuk memastikannya, tim peneliti dari Rumah Sakit Anak Fujian di China melakukan sebuah penelitian. Mereka mau memandang gimana perbedaan keahlian tersebut turut berpengaruh pada perilaku anak dalam keseharian.

Penelitian ini melibatkan 114 anak berumur 6 hingga 12 tahun yang telah didiagnosis ADHD. Seluruh peserta mempunyai skor IQ 70 alias lebih dan tidak sedang mengonsumsi obat untuk mengatasi indikasi ADHD.

Setiap anak menjalani tes kognitif untuk mengukur keahlian verbal dan nonverbal. Dari hasil tersebut, peneliti membagi mereka menjadi dua kelompok, ialah anak dengan selisih skor yang besar dan anak dengan skor yang relatif seimbang.

Selain itu, orang tua diminta mengisi kuesioner mengenai perilaku anak sehari-hari. Anak-anak juga mengikuti tes komputer yang mengukur kecepatan respons serta keahlian mereka mengendalikan diri saat menerima perintah tertentu.

Peneliti temukan selisih skor tes IQ berangkaian dengan indikasi ADHD pada anak

Untuk memandang penyebab di kembali temuan tersebut, peneliti memilih 46 anak secara random untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan. Mereka menjalani pemindaian otak sembari mengerjakan tes menggunakan teknik yang disebut spektroskopi inframerah dekat fungsional.

Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan topi unik yang dilengkapi sensor cahaya. Alat tersebut membantu peneliti memandang perubahan aliran darah beroksigen sehingga dapat mengetahui bagian otak yang bekerja lebih aktif saat anak menyelesaikan tugas.

Selama pemeriksaan, anak-anak memainkan permainan untuk memandang keahlian mereka menahan respons. Mereka diminta menekan tombol saat memandang gambar kucing alias anjing, tetapi kudu menahan diri ketika gambar bebek muncul sesuai patokan permainan yang berubah.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pada anak yang mempunyai selisih skor IQ cukup besar. Berdasarkan penilaian orang tua, golongan ini lebih sering mengalami kesulitan saat memulai tugas baru dan beranjak dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya.

Temuan serupa juga terlihat pada tes visual dan pendengaran berbasis komputer. Anak dengan selisih skor IQ condong punya waktu reaksi lebih lambat dan sering melakukan kesalahan saat kudu menahan diri untuk tidak menekan tombol, terutama pada tugas visual.

Melihat dari temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa selisih skor tes IQ berangkaian dengan indikasi ADHD pada anak, Bunda.

Studi ungkap kaitan selisih skor IQ dengan kegiatan otak anak

Studi ini dilakukan oleh peneliti berjulukan Xin Chen berbareng rekan-rekannya dengan tujuan mengetahui hubungan antara selisih skor IQ dan indikasi ADHD pada anak.

Penelitian tersebut juga memandang kaitannya dengan keahlian berpikir dan kegiatan otak. Saat meninjau kembali hasil tes IQ, peneliti menemukan perbedaan paling besar ada pada skor aritmatika.

Menurut mereka, keahlian ini berangkaian dengan memori kerja dan dapat berpengaruh pada tingkat keparahan indikasi ADHD pada anak, Bunda.

Hasil pemindaian otak juga menunjukkan adanya perbedaan kegiatan pada bagian tertentu. Anak dengan selisih skor IQ yang besar mempunyai aliran darah lebih rendah di area otak yang berkedudukan dalam mengatur emosi dan mengambil keputusan.

Lebih lanjut, peneliti juga menemukan bahwa semakin berat gangguan ADHD yang dialami anak, semakin rendah aliran darah di area tersebut. Sementara itu, hubungan serupa tidak ditemukan pada bagian otak lainnya yang ikut diperiksa.

Selain itu, keahlian anak untuk memeriksa tugasnya sendiri juga menjadi perhatian peneliti. Anak yang kesulitan dalam keahlian ini condong lebih mudah kehilangan konsentrasi dan melakukan kesalahan saat belajar maupun beraktivitas.

Meski begitu, peneliti mengakui bahwa studi ini mempunyai beberapa keterbatasan. Penelitian tetap menggunakan jenis lama dari perangkat tes serta hanya melibatkan anak-anak di China, sehingga hasilnya belum tentu sama pada golongan anak di negara lain.

Itulah penjelasan mengenai temuan studi yang menemukan hubungan antara selisih skor tes IQ anak dan indikasi ADHD. Semoga info ini berfaedah untuk Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya