Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDIT Citra Az-Zahra. Tim Ratoh Jaroe yang beranggotakan 22 siswa kelas 4 dan 5 sukses meraih Juara 2 dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara (LTKN) Piala Wali Kota Jakarta Pusat, nih Bunda.
Dalam kejuaraan yang digelar di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/8/2026), Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra membawakan tarian Ratoh Pukat dengan penuh daya dan kekompakan.
Sebelumnya, para siswa telah melalui proses seleksi internal sekolah sebelum terpilih menjadi bagian dari tim. Alhasil saat tampil, mereka pun menunjukkan penghayatan serta kerja sama yang kuat.
Penampilan tersebut mengantarkan Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra meraih nilai 23,6. Perolehan tersebut hanya terpaut 0,2 poin dari peraih Juara 1 yang mendapatkan nilai 23,8.
Melaju ke grand final tingkat nasional
Bukan hanya membawa pulang gelar Juara 2, pencapaian ini juga menjadi tiket bagi Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra untuk melaju ke Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara tingkat nasional.
Pada babak selanjutnya, tim bakal berjumpa dengan peserta terbaik yang telah lolos dari 15 provinsi di Indonesia. Grand Final Nasional dijadwalkan berjalan di Klaten, Jawa Tengah, pada Desember 2026.
Perjalanan menuju panggung nasional ini tentu menjadi tantangan sekaligus pengalaman baru. Mereka tetap mempunyai waktu untuk kembali berlatih dan mempersiapkan penampilan terbaik sebelum bertanding di tingkat nasional.
SD Citra Azzahra/ Foto: Dok. SD Citra Azzahra
Lanjutkan jejak prestasi di bumi tari
Prestasi di LTKN Piala Wali Kota Jakarta Pusat juga melanjutkan perjalanan Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra di beragam kejuaraan seni tari.
Sebelumnya, sebagian dari 22 siswa tersebut turut meraih Silver Prize kategori Folk Dance Kids Formation dalam World Dance Festival (WDF) 2026 di Bali.
Dari panggung WDF hingga sekarang sukses melaju ke tingkat nasional, setiap kejuaraan menjadi bagian dari proses pembinaan siswa. Tak hanya mengasah keahlian menari, kegiatan tersebut juga membantu anak-anak belajar bekerja sama, membangun kepercayaan diri, serta mengenal dan mencintai seni dan budaya Indonesia.
Bagi SDIT Citra Az-Zahra, mengikuti kejuaraan juga bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan alias membawa pulang piala. Proses yang dijalani anak-anak menjadi bagian dari pendidikan karakter, mulai dari belajar disiplin, bekerja keras, menjaga kekompakan, menjunjung sportivitas dan integritas, hingga berani memberikan yang terbaik.
Tak hanya itu, orang tua siswa pun mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian anak-anak. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih dan bangga atas pencapaian anak-anak. Prestasi ini merupakan buah dari proses, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat mereka dalam memberikan yang terbaik," ujar salah satu orang tua siswa Fanny Anggira.
Menurutnya, pencapaian di kejuaraan bukanlah satu-satunya perihal yang penting. Setiap proses yang dilalui anak diharapkan dapat menjadi pengalaman untuk membentuk karakter mereka.
"Yang lebih penting, kami mau setiap kejuaraan menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak, untuk belajar berjuang dengan sungguh-sungguh, menjunjung sportivitas dan integritas, serta tetap rendah hati dalam setiap pencapaian," sambung Fanny.
Raihan Juara 2 sekaligus tiket menuju Grand Final Nasional menjadi awal dari tantangan berikutnya bagi Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra.
Dalam beberapa bulan ke depan, ke-22 siswa bakal kembali menjalani persiapan dan latihan untuk membawa nama sekolah ke panggung nasional di Klaten, Jawa Tengah.
Perjalanan tersebut diharapkan tidak hanya berbuah prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman berbobot bagi anak-anak untuk terus membangun karakter, kepercayaan diri, kebersamaan, dan semangat berkembang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)