Beauties sudah mematikan lampu, menarik selimut, dan meletakkan kepala di bantal, tetapi mata tetap susah terpejam? Bisa jadi masalahnya bukan hanya lantaran Anda belum mengantuk, melainkan lantaran kondisi bilik belum betul-betul mendukung tubuh untuk beristirahat.
Kamar yang terlalu panas, sinar yang tetap masuk dari luar, bunyi berisik, udara pengap, hingga peralatan yang menumpuk rupanya bisa membikin waktu menjelang tidur terasa kurang nyaman. Padahal, Anda tidak perlu langsung membeli banyak perabot baru untuk mengubahnya.
Ada beberapa perubahan sederhana yang bisa dilakukan agar bilik terasa lebih tenang dan nyaman, sekaligus menciptakan suasana yang lebih mendukung tidur berkualitas. Yuk, check this out!
1. Atur Suhu Kamar agar Tetap Sejuk

Ilustrasi penggunaan AC/Freepik: dit26978
Suhu tubuh secara alami mengalami penurunan ketika seseorang mulai mengantuk dan memasuki waktu tidur. Karena itu, lingkungan yang terlalu panas dapat membikin tubuh kurang nyaman dan berpotensi mengganggu proses tidur.
Dilansir dari Sleep Foundation, lingkungan bilik yang terlalu panas dapat membikin seseorang lebih susah tidur dan meningkatkan kemungkinan terbangun pada malam hari. Gunakan kipas alias AC jika diperlukan, buka jendela untuk membantu sirkulasi udara ketika kondisi memungkinkan, dan pilih busana tidur serta selimut yang tidak terlalu tebal. Pastikan bilik tidak sampai terlalu dingin lantaran kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama.
2. Gunakan Pencahayaan yang Redup dan Minimalkan Cahaya

Ilustrasi tidur dengan lampu remang/Freepik: tirachardz
Cahaya merupakan salah satu sinyal lingkungan yang membantu tubuh menentukan kapan waktunya aktif dan kapan waktunya beristirahat. Paparan sinar terang pada malam hari, terutama menjelang tidur, dapat mengganggu ritme sirkadian yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Kamu bisa mematikan lampu utama ketika hendak tidur dan gunakan lampu tidur dengan sinar redup jika Anda tidak nyaman berada dalam kondisi gelap total. Kamu juga bisa menggunakan gorden yang dapat menghalangi sinar dari luar, terutama jika bilik berada di area yang banyak terkena lampu jalan.
3. Kurangi Suara yang Mengganggu

Ilustrasi TV menyala di jam tidur/Freepik: DC Studio
Suara kendaraan, televisi, percakapan, alias bunyi dari lingkungan sekitar dapat membikin seseorang lebih susah tertidur maupun terbangun di tengah malam. Bahkan, ketika bunyi tersebut tidak sepenuhnya membangunkan, gangguan bunyi berulang dapat memengaruhi kualitas tidur.
Lingkungan tidur yang tenang merupakan salah satu bagian dari kebiasaan tidur yang sehat. Oleh lantaran itu, Anda perlu membikin bilik tidur menjadi tempat yang tenang, gelap, dan nyaman.
Kamu bisa menutup pintu dan jendela jika bunyi dari luar mengganggu, gunakan penyumbat telinga jika sesuai untukmu, alias manfaatkan white noise dengan volume rendah untuk menyamarkan bunyi yang tidak beraturan.
4. Pilih Kasur, Sprei, dan Bantal yang Nyaman

Ilustrasi sprei yang nyaman/Freepik: benzoix
Kualitas dan kenyamanan kasur serta bantal dapat memengaruhi kualitas tidur, dan tidak ada satu jenis kasur yang paling cocok untuk semua orang lantaran preferensi serta kebutuhan tubuh berbeda-beda.
Pilih kasur yang membikin tubuh terasa tersangga dengan baik dan bantal yang menjaga posisi kepala serta leher tetap nyaman. Jika setiap bangun tidur tubuh sering terasa sakit alias kasur sudah mengalami perubahan bentuk, mungkin sudah waktunya mengevaluasi kondisi tempat tidur.
5. Selalu Rapikan Kamar
![]()
Ilustrasi membersihkan kamar/Freepik: rawpixel.com
Tumpukan pakaian, peralatan berserakan, alias meja yang terlalu penuh mungkin terlihat seperti masalah kecil, tetapi kondisi bilik dapat memengaruhi pengalaman seseorang ketika berada di dalamnya. Kamar yang lebih tertata juga membikin kegiatan sebelum tidur terasa lebih tenang lantaran tidak ada banyak perihal yang kudu dibereskan pada saat tubuh sudah lelah.
Tidak perlu melakukan bersih-bersih besar setiap malam. Cukup rapikan tempat tidur, masukkan busana kotor ke tempatnya, singkirkan peralatan dari lantai, dan pastikan area di sekitar tempat tidur tidak penuh dengan barang yang mengganggu.
6. Kurangi Penggunaan Perangkat Elektronik Menjelang Tidur

Ilustrasi menggunakan ponsel sebelum tidur/Freepik: frimufilms
Ponsel sering menjadi barang terakhir yang digunakan sebelum tidur, baik untuk memandang media sosial, menonton video, maupun membalas pesan. Dilansir dari American Academy of Sleep Medicine, penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur dapat mengganggu tidur, sehingga orang dewasa disarankan menghindari penggunaan perangkat elektronik sekitar 30–60 menit sebelum waktu tidur.
Kamu bisa meletakkan ponsel agak jauh dari tempat tidur dan hindari menjadikan kasur sebagai tempat untuk bermain ponsel. Jika memerlukan alarm, gunakan sirine biasa alias letakkan ponsel di tempat yang tidak mudah dijangkau sehingga Anda tidak tergoda untuk terus membuka layar.
7. Batasi Jumlah Barang

Ilustrasi bilik berantakan/freepik: magnific
Kamar tidur yang terlalu penuh dengan peralatan dapat membikin ruang terasa sempit dan membikin kegiatan membersihkan bilik menjadi lebih merepotkan. Bukan berfaedah semua peralatan kudu dikeluarkan dari kamar, tetapi peralatan yang tidak digunakan alias tidak berangkaian dengan kegiatan tidur dapat dikurangi agar ruangan lebih tertata.
Lingkungan yang acak-acakan juga dapat menjadi sumber gangguan sebelum tidur. Hindari menumpuk pakaian, kardus, peralatan kerja, alias barang lain di sekitar tempat tidur. Simpan peralatan yang jarang digunakan di lemari alias tempat penyimpanan dan pertahankan area sekitar kasur tetap sederhana sehingga bilik lebih mudah dirapikan setiap hari.
8. Pilih Cat Warna Netral dan Gorden Tebal

Ilustrasi warna neral dan gorden tebal/freepik: katemangostar
Warna cat tidak secara otomatis membikin seseorang tidur lebih nyenyak, tetapi warna yang lembut alias netral dapat memberikan kesan visual yang lebih tenang dibandingkan warna yang sangat mencolok. Sementara itu, gorden tebal alias blackout memiliki faedah yang lebih jelas untuk lingkungan tidur lantaran dapat mengurangi sinar dari luar.
Cahaya merupakan salah satu aspek utama yang mengatur ritme sirkadian tubuh. Untuk warna kamar, pilih warna lembut seperti putih hangat, krem, beige, abu-abu muda, alias warna pastel jika sesuai dengan selera.
__
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)