Tradisi Paling Unik dari Berbagai Penjuru Dunia

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 62x dilihat
Tradisi Paling Unik dari Berbagai Penjuru Dunia

Bagikan Postingan

Dunia yang kita tinggali dipenuhi oleh keberagaman adat yang melahirkan beragam tradisi dengan karakter dan keistimewaannya masing-masing. Di setiap penjuru bumi, penduduk merawat kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagiankecil dari metode mereka memaknai kehidupan, relasi sosial, hingga peristiwa krusial dalam siklus hidup.

Apa yang sering kita sebut sebagai budaya khas di dunia sejatinya bukanlah sesuatu yang ganjil maupun ganjil, melainkan bayangan dari nilai, sejarah, dan identitas kolektif suatu komunitas. Memahami hal ini membantu kita melihat perbedaan dengan perspektif pandang yang lebih terbuka dan apresiatif. Dilansir dari Eco Hotels, inilah adat-istiadat langka dan khas dari beragam penjuru bumi yang bisa memberitahu kekhasan masing-masing kelompok tersebut!

Cheese Rolling di Inggris

Tradisi khas di bumi ini dikenal sebagai Cheese Rolling di Inggris yang digelar setiap musim semi saat British Spring Bank Holiday di Cooper’s Hill, dekat Gloucester/Foto: cheese-rolling.co.uk

Cheese rolling di Inggris merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan setiap musim semi saat British Spring Bank Holiday di Cooper’s Hill, desa Brockworth, dekat Gloucester. Acara ini dikenal dengan Cooper’s Hill Cheese-Rolling and Wake.

Dalam tradisi tersebut, sebuah roda keju dilepaskan dari puncak bukit dan dibiarkan menggelinding menuruni lereng sepanjang 182 meter. Para peserta kemudian berlari mengejar keju tersebut hingga ke garis akhir di kaki bukit. Orang pertama yang berhasil mencapai garis finis dinyatakan sebagai pemenang dan berkuasa kehormatan serta roda keju tersebut.

Keju yang digunakan adalah Double Gloucester dengan bermutu antara 3 hingga 4 kilogram. Bobotnya memungkinkan keju itu melaju hingga sekitar 110 kilometer per jam saat menggelinding menuruni bukit. Beberapa lomba digelar dalam satu hari, terdiri dari tiga lomba untuk lelaki dan satu lomba untuk perempuan.

Para tetua yang ada di kelompok Brockworth akan membungkus keju tersebut sekitar satu minggu sebelum aktivitas berlangsung. Membungkus keju dianggap sebagai sebuah kehormatan.

Asal-usul tradisi ini tidak diketahui secara pasti. Sebagian orang meyakini bahwa tradisi ini berhubungan dengan upaya mempertahankan hak penggembalaan di tanah umu. Ada pula yang percaya bahwa ini merupakan ritual Pagan kuno, yaitu menggulirkan keju dari bukit sebagai simbol doa agar panen tahunan membawa keberuntungan.

Meskipun setiap tahun banyak peserta mengalami cedera akibat terjatuh saat menuruni bukit, hal itu tidak menyurutkan minat masyarakat. Banyak orang mengikuti lomba ini setiap tahun, terlebihlagi ada yang datang dari luar negeri untuk turut serta dalam perlombaan tersebut.

Menaburkan Kayu Manis di Denmark

Tradisi khas di bumi ini dikenal sebagai kebiasaan menaburkan kayu manis kepada mereka yang belum menikah saat berumur 25 tahun di Denmark/Foto: telegraph.co.uk

Di Denmark, terdapat sebuah tradisi unik di bagiankecil barat negara tersebut. Jika seseorang belum menikah ketika memasuki usia 25 tahun, ia akan ditahan oleh teman-temannya dan kemudian ditaburi kayu manis.

Ada pula tradisi serupa, meskipun lebih jarang dilakukan, yaitu menaburkan lada kepada mereka yang belum menikah ketika menginjak usia 30 tahun. Meskipun terdengar seperti candaan, tradisi ini bukannya tanpa konsekuensi kesehatan.

Kue Ulang Tahun di Wajah di Meksiko

Tradisi khas di bumi dapat ditemukan dalam perayaan ulang tahun di Meksiko melalui kebiasaan disebut La Mordida/Foto: Freepik/freepic.diller

Selanjutnya dalam daftar tradisi adat di seluruh dunia, kita menuju Meksiko dengan tradisi ulang tahun khas yang disebut La Mordida. Dalam perayaan ini, tangan anak yang berulang tahun ditahan di belakang punggungnya saat ia hendak mencicipi kue.

Ketika yang berulang tahun berbuat gigitan pertama, para tamu yang datang bersorak dan tanpa diduga mendorong wajahnya ke kue sambil meneriakkan “Mordida! Mordida! Mordida!” yang dalam bahasa Spanyol berarti ‘gigit’. Tradisi ini menjadi bagiankecil khas dari perayaan ulang tahun di Meksiko.

Festival Prasmanan Monyet di Thailand

Tradisi khas di bumi ini dikenal sebagai Festival Prasmanan Monyet di Thailand yang digelar setiap akhir November di Lopburi/Foto: Travelbeginsat40.com

Festival prasmanan kera di Thailand merupakan tradisi unik yang digelar di Kuil Phra Prang Sam Yot, Lopburi, setiap hari Minggu terakhir bulan November. Pada momen ini, penduduk setempat menyiapkan jamuan khusus untuk ribuan kera makaka (macaques) yang tinggal di area tersebut. Kehadiran monyet-monyet ini diyakini membawa keberuntungan bagi daerah dan masyarakatnya sehingga mereka diperlakukan sebagai tamu kehormatan dalam perayaan tersebut.

Acara terjadi meriah, diawali dengan upacara pembukaan di mana sejumlah orang mengenakan kostum monyet. Selain itu, disediakan pula menara buah dan sayuran yang dapat dipanjat, dilompati, dan disantap oleh para kera sepanjang perayaan.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads