Trik memotong bawang merah agar mata tidak perih tanpa perlu pakai kacamata alias gigit tisu

Temukan Makanan Terbaik oleh Waktu baca 7 menit 516x dilihat
Trik memotong bawang merah agar mata tidak perih tanpa perlu pakai kacamata alias gigit tisu

Bagikan Postingan

Trik memotong bawang merah agar mata tidak perih tanpa perlu pakai kacamata alias gigit tisu

cara memotong bawang agar tidak perih | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Memotong bawang merah sering jadi bagian paling bikin tidak nyaman saat menyiapkan masakan. Baru beberapa iris, mata mulai terasa perih, berair, apalagi membikin proses memasak kudu berakhir sebentar. Cara memotong bawang agar tidak perih sebenarnya tidak kudu memakai kacamata alias menggigit tisu.

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba sejak sebelum pisau menyentuh bawang. Kuncinya adalah mengurangi kerusakan jaringan bawang dan membantu senyawa yang mudah menguap agar tidak terlalu banyak mencapai area mata.

Kenapa Memotong Bawang Bisa Bikin Mata Pedih?

Bawang mempunyai senyawa yang tersimpan di dalam jaringan selnya. Ketika bawang tetap utuh, senyawa tersebut berada di dalam jaringan dan tidak banyak mengganggu mata.

Masalah mulai muncul ketika bawang dipotong. Pisau merusak sel bawang sehingga enzim dan senyawa di dalamnya dapat bereaksi dan menghasilkan senyawa yang mudah menguap.

Senyawa tersebut kemudian bisa mencapai mata. Mata meresponsnya sebagai iritan sehingga produksi air mata meningkat untuk membantu menghilangkan rasa tidak nyaman.

Itulah sebabnya mata bisa terasa perih hanya beberapa saat setelah bawang mulai diiris.

- Gunakan Pisau yang Tajam

Pisau tumpul sering membikin bawang lebih banyak tertekan sebelum betul-betul terpotong. Tekanan tersebut dapat membikin jaringan bawang lebih banyak rusak dan berpotensi melepaskan lebih banyak senyawa yang mengiritasi.

Sebaliknya, pisau yang tajam dapat membikin irisan lebih bersih dengan aktivitas yang lebih terkontrol.

Bukan berfaedah pisau tajam otomatis membikin mata tidak berair. Namun, menggunakan pisau yang kondisinya baik merupakan salah satu langkah sederhana untuk mengurangi kerusakan jaringan yang tidak perlu.

Selain membantu mengurangi rasa pedih, pisau tajam juga membikin proses memotong lebih kondusif lantaran tidak memerlukan tenaga berlebihan.

- Potong Bagian Akar Paling Akhir

Setelah kulit bawang dikupas, jangan langsung memotong bagian akar hingga terlepas.

Sisakan bagian pangkal tersebut sementara waktu. Belah bawang dari sisi lainnya, kemudian iris sesuai kebutuhan. Bagian akar baru dipotong setelah sebagian besar pekerjaan selesai.

Teknik ini sering digunakan lantaran area pangkal bawang berangkaian dengan konsentrasi senyawa yang dapat memicu rasa pedih. Namun, bukan berfaedah seluruh senyawa tersebut hanya berada di bagian akar.

Jadi, anggap langkah ini sebagai upaya mengurangi paparan, bukan agunan mata tidak bakal berair sama sekali.

- Dinginkan Bawang Sebelum Dipotong

Kalau mata cukup sensitif terhadap bawang, bawang yang bakal digunakan bisa didinginkan terlebih dahulu.

Caranya sederhana:

1. Kupas kulit luar bawang.
2. Masukkan bawang ke dalam wadah bersih.
3. Simpan sejenak di dalam kulkas.
4. Keluarkan ketika bakal dipotong.
5. Segera iris menggunakan pisau tajam.

Suhu yang lebih rendah dapat memperlambat reaksi kimia tertentu dan pelepasan senyawa volatil dari bawang. Karena itu, bawang yang dingin bisa terasa lebih nyaman dipotong bagi sebagian orang.

Namun, efeknya tidak selalu sama. Jenis bawang, kondisi penyimpanan, dan sensitivitas mata masing-masing orang bisa memengaruhi hasilnya.

- Jangan Dekatkan Wajah ke Talenan

Posisi saat memotong juga bisa membikin perbedaan.

Hindari membungkuk terlalu dekat dengan talenan. Semakin dekat wajah dengan bawang yang sedang dipotong, semakin mudah senyawa volatil mencapai area mata.

Letakkan talenan pada posisi yang nyaman sehingga tubuh tidak perlu membungkuk berlebihan. Selain membikin mata lebih nyaman, posisi ini juga membantu menjaga aktivitas tangan tetap stabil.

Jika mata mulai terasa pedih, jangan memaksakan diri untuk terus memotong sembari mengucek mata.

- Manfaatkan Sirkulasi Udara di Dapur

Senyawa yang memicu rasa perih dapat terbawa udara. Karena itu, ventilasi dapur juga bisa dimanfaatkan.

Jika tersedia, nyalakan exhaust fan saat memotong bawang. Jendela alias pintu juga bisa dibuka agar sirkulasi udara lebih baik.

Kipas angin boleh digunakan, tetapi jangan diarahkan terlalu kuat langsung ke talenan. Potongan bawang bisa berceceran dan justru membikin pekerjaan lebih berantakan.

Tujuannya sederhana: membantu membawa senyawa volatil menjauh dari area wajah, bukan meniup bawang sekuat mungkin.

Cara Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman

Kalau mau langsung mempraktikkannya, urutannya bisa dibuat sederhana.

1. Siapkan pisau yang tajam. Pastikan mata pisau bersih dan nyaman digunakan.
2. Dinginkan bawang terlebih dulu jika diperlukan. Tidak perlu menyimpannya terlalu lama.
3. Kupas kulit luar bawang. Buang bagian kulit yang kering.
4. Potong ujung atas bawang. Sisakan bagian akar.
5. Belah bawang menjadi dua. Letakkan sisi datarnya di atas talenan agar lebih stabil.
6. Iris bawang dari sisi yang berlawanan dengan akar. Gunakan aktivitas yang stabil.
7. Jaga posisi wajah tidak terlalu dekat. Gunakan posisi tubuh yang nyaman.
8. Potong bagian akar terakhir. Setelah bagian bawang yang dibutuhkan selesai diiris, buang pangkalnya.
9. Gunakan ventilasi dapur. Nyalakan exhaust fan alias manfaatkan aliran udara yang tersedia.

Tidak kudu semua langkah dilakukan sekaligus. Jika selama ini hanya menggunakan pisau tumpul, menggantinya dengan pisau tajam saja sudah menjadi perubahan yang cukup sederhana untuk dicoba.

Tabel Cara Mengurangi Mata Pedih Saat Memotong Bawang

Cara Praktiknya Tujuan
Gunakan pisau tajam Iris dengan mata pisau yang tajam dan aktivitas stabil Membantu mengurangi jaringan bawang yang remuk.
Dinginkan bawang Simpan sejenak di lemari es sebelum dipotong Membantu memperlambat reaksi dan pelepasan senyawa volatil.
Sisakan akar Potong bagian akar setelah bagian lain selesai diiris Membatasi paparan dari area pangkal selama proses pemotongan.
Jaga jarak wajah Jangan membungkuk terlalu dekat dengan talenan Mengurangi kemungkinan senyawa volatil langsung mencapai mata.
Gunakan ventilasi Nyalakan exhaust fan alias buka jendela Membantu membawa senyawa volatil menjauh dari wajah.

Tidak ada satu langkah yang hasilnya sama untuk setiap orang. Kondisi bawang dan tingkat sensitivitas mata juga bisa memengaruhi seberapa terasa efeknya.

Bagan Alur Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman

🧅 SIAPKAN BAWANG

↓

Dinginkan sejenak jika diperlukan

↓

🔪 Gunakan pisau tajam

↓

Kupas bawang

↓

Sisakan bagian akar

↓

Belah dan iris dari sisi lainnya

↓

⚠️ Jaga wajah tidak terlalu dekat

↓

🌬️ Gunakan ventilasi dapur

↓

Potong bagian akar terakhir

↓

✅ SELESAI

Bagan tersebut bisa dijadikan pedoman singkat saat menyiapkan bawang, terutama jika mata mudah terasa pedih.

Benarkah Gigit Tisu Bisa Mencegah Mata Pedih?

Kebiasaan menggigit tisu saat memotong bawang memang sering ditemukan sebagai trik rumahan. Namun, langkah tersebut tidak menyentuh sumber utama masalah, ialah senyawa yang dilepaskan dari jaringan bawang ketika dipotong.

Jika ada yang merasa langkah tersebut membantu, hasilnya belum tentu berasal dari tisu yang digigit. Posisi kepala, jarak wajah dari bawang, kecepatan memotong, alias kondisi ruangan juga bisa berpengaruh.

Karena itu, tidak perlu berjuntai pada tisu yang ditempatkan di mulut. Mengatur kondisi bawang, menggunakan pisau yang tajam, dan memperbaiki sirkulasi udara merupakan pendekatan yang lebih masuk akal.

Jangan Lakukan Ini Saat Memotong Bawang

Beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari:

  • Jangan menggunakan pisau yang sangat tumpul jika tetap bisa diasah alias diganti.
  • Jangan membungkuk terlalu dekat dengan talenan.
  • Jangan mengucek mata dengan tangan yang baru menyentuh bawang.
  • Jangan memotong terburu-buru hanya agar sigap selesai.
  • Jangan mengarahkan kipas terlalu kuat ke bawang.
  • Jangan memaksakan diri terus memotong ketika mata sudah sangat pedih.

Selain mengurangi rasa tidak nyaman, teknik memotong yang tenang juga membantu menghindari akibat tangan terpeleset saat menggunakan pisau.

Kalau Mata Sudah Terlanjur Pedih, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau mata mulai berair setelah memotong bawang, hentikan kegiatan sejenak dan menjauh dari talenan.

Hindari langsung mengucek mata lantaran tangan mungkin tetap mengandung sisa sari bawang. Cuci tangan terlebih dulu sebelum menyentuh wajah.

Jika mata terasa tidak nyaman, bilas dengan air bersih. Biasanya rasa perih bakal berkurang setelah paparan berhenti. Jika keluhan terasa berat, menetap, alias disertai gangguan penglihatan, sebaiknya cari pertolongan medis.

Kombinasi Sederhana yang Bisa Dicoba

Tidak perlu mencari satu trik yang dianggap paling ampuh. Coba gabungkan beberapa langkah yang mudah dilakukan:

bawang dingin + pisau tajam + akar dipotong terakhir + ventilasi baik.

Kombinasi tersebut bekerja dari beberapa sisi sekaligus, mulai dari kondisi bawang, langkah merusak jaringan, hingga mengurangi paparan senyawa volatil di sekitar wajah.

Hasilnya tetap bisa berbeda pada setiap orang, tetapi langkah-langkah tersebut tidak memerlukan perangkat unik alias kebiasaan yang merepotkan.

FAQ

1. Kenapa bawang merah bisa membikin mata berair?

Saat bawang dipotong, sel-selnya rusak dan terjadi reaksi yang menghasilkan senyawa mudah menguap. Senyawa tersebut dapat mencapai mata dan memicu respons berupa rasa perih serta keluarnya air mata.

2. Apakah semua jenis bawang sama-sama bikin mata pedih?

Tidak selalu. Tingkat kepedihan dapat berbeda tergantung jenis bawang, kondisi bawang, langkah penyimpanan, serta sensitivitas orang yang memotongnya.

3. Apakah bawang yang sudah dipotong bisa disimpan di kulkas?

Bisa, selama disimpan dengan langkah yang tepat dalam wadah bersih dan tertutup. Namun, bawang yang sudah dipotong sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama lantaran kualitas dan kesegarannya dapat menurun.

4. Apakah memakai kacamata betul-betul diperlukan saat memotong bawang?

Tidak wajib. Kacamata dapat menjadi penghalang bentuk bagi mata, tetapi bukan satu-satunya langkah untuk mengurangi rasa pedih. Teknik memotong dan sirkulasi udara juga dapat membantu.

5. Apakah mencuci bawang setelah dikupas bisa menghilangkan rasa pedih?

Membilas permukaan bawang dapat menghilangkan sebagian residu di permukaannya, tetapi tidak menghilangkan seluruh senyawa yang terbentuk ketika jaringan bawang dipotong. Cara memotong dan kondisi bawang tetap berpengaruh.

(brl/tin)

Artikel Lainnya Temukan Makanan Terbaik
↑
Close Right Ads
Close Left Ads