Ungkit Pengalaman Pahit, Meghan Markle Merasa Jadi Orang Paling Di-bully Sedunia

Apr 21, 2026 11:30 AM - 5 jam yang lalu 204

Jakarta -

Meghan Markle kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya berbareng mahasiswa ramai diperbincangkan. Sosok Duchess of Sussex ini lagi-lagi mengungkit perundungan yang pernah dia alami sebelumnya, Bunda.

Dalam kesempatan itu, Meghan berbincang di Universitas Teknologi Swinburne pada hari ketiga kunjungannya. Ia pun datang di hadapan mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kesehatan mental Batyr.

Meghan secara terbuka mengaku bahwa dia mengalami perundungan selama bertahun-tahun. Bahkan, dia menyebut dirinya sebagai salah satu orang yang paling sering di-bully di bumi maya.

"Selama 10 tahun ini, setiap hari selama 10 tahun, saya telah diintimidasi dan diserang," kata Meghan, dikutip dari akun Instagram @hellomag, Jumat (17/04/2026).

"Saya adalah orang yang paling sering menjadi sasaran perundungan di seluruh dunia. Tapi, saya tetap di sini," lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Meghan kembali menyinggung pengalamannya mengenai perundungan yang dia alami. Ia juga mengaitkannya dengan kerasnya bumi digital yang menurutnya penuh tekanan.

Meghan beranggapan bahwa industri di kembali media sosial seolah-olah memang dibuat untuk mencari untung dari hal-hal yang kurang menyenangkan. Hal inilah yang membikin komentar negatif dan perundungan jadi sangat mudah ditemukan di internet.

"Ketika saya memikirkan kalian semua dan apa yang sedang kalian alami, saya merasa begitu banyak dari itu berasal dari realita bahwa industri itu, industri berbobot miliaran dolar, sepenuhnya dibangun dan berjuntai pada kekejaman untuk mendapatkan 'Klik'. Itu tidak bakal berubah. Jadi, kalian kudu lebih kuat dari itu," kata Meghan.

Melihat realita tersebut, istri Pangeran Harry ini berambisi agar generasi muda bisa mempunyai mental yang lebih kuat dari apa yang mereka lihat di media sosial.

Selain memberikan nasihat, Meghan juga bercerita tentang barang pemberian temannya yang sangat berbobot bagi ketenangan hatinya. Benda tersebut berupa tas mini berisi quote penyemangat yang selalu dia baca setiap harinya.

"Seorang kawan memberi saya tas mini yang berisi kutipan, dan saya membacanya setiap hari. Aku mau membagikannya lantaran saya bisa membayangkan ketika kalian sedang mengalami depresi alias kecemasan, alias apalagi merasa tidak mau bangun dari tempat tidur alias melanjutkan hidup," tutur Meghan.

Tujuannya membagikan cerita ini tidak lain hanya untuk memberikan support moral bagi mereka yang sedang berjuang melawan rasa cemas, Bunda.

"Tapi ini kutipannya, dan menurutku ini krusial untuk kalian ingat, seperti yang juga saya coba ingat," jelasnya.

Meghan berpesan untuk tetap kuat dan jadi diri sendiri

Pada kesempatan yang sama, Meghan Markle pun menyampaikan pesan yang cukup menyentuh. Menurutnya, setiap orang perlu memperkuat dengan jenis terbaik dari dirinya sendiri.

"Keinginanku untukmu adalah agar Anda terus, terus menjadi dirimu sendiri seperti apa adanya kamu. Mengejutkan bumi yang keras dengan tindakan kebaikanmu, dan membiarkan lawakmeringankan beban hati yang lembut," ungkap Meghan.

Selain itu, dia juga menyampaikan agar semua orang bisa saling menguatkan satu sama lain. Menurutnya, perjalanan ini memang tidak selalu mudah untuk dijalani sendiri.

"Itu juga harapanku untuk kalian semua, dan kalian bisa melakukannya, kalian bisa melakukannya bersama-sama. Aku tidak bakal bilang ini mudah, saya sendiri bakal jujur bahwa ini tidak mudah," ujarnya.

Di akhir pesannya, Meghan berambisi semua orang bisa terus melangkah meski tengah dalam kondisi yang sulit.

"Tapi kalian bisa melakukannya, dan harapanku untuk kalian semua adalah untuk terus melanjutkan," pungkasnya.

Itulah ulasan tentang Meghan Markle yang kembali mengungkit pengalaman pahitnya dan merasa dirinya menjadi salah satu orang yang paling banyak di-bully sedunia.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/pri)

Selengkapnya