Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan kejadian di area playground. Melihat dari kamera pengawas, terlihat seorang anak diduga didorong oleh anak lain yang juga berada di area bermain.
Akibat dorongan itu, anak yang menjadi korban sempat terjatuh dalam posisi telungkup. Momen tersebut kemudian memicu reaksi beragam dari netizen yang ikut memandang rekaman tersebut.
Sebagian netizen merasa prihatin, sementara yang lain menanggapinya dengan kalimat yang kerap terdengar, "Namanya juga anak-anak". Sayangnya, kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi di tempat umum seperti playground, Bunda.
Di tengah beragam respons tersebut, krusial juga bagi kita untuk memandang sisi lain dari kegiatan bermain anak. Dilansir dari laman American Academy of Pediatrics (AAP), saat anak-anak bermain, mereka bisa mendapatkan sekitar 60 menit kegiatan bentuk yang direkomendasikan setiap harinya.
Namun, bermain di luar ruangan tetap mempunyai akibat terjadinya cedera, Bunda. Hal ini disampaikan langsung oleh seorang master di unit darurat gawat Rumah Sakit Anak NewYork-Presbyterian Komansky, Dr. Michael Alfonzo, yang dikutip dari New York-Presbyterian.
Mengapa keselamatan di tempat umum itu penting?
Bermain di playground alias area luar ruangan memang menyenangkan untuk anak-anak. Selain bisa menghirup udara segar, mereka juga bisa bergerak aktif, berjumpa teman, dan bermain dengan lebih bebas.
Namun, kenyamanan itu tetap perlu diimbangi dengan perhatian pada keamanan lingkungan bermain. Peralatan yang rusak alias kondisi yang kurang layak bisa saja menimbulkan akibat jika tidak diperhatikan dengan baik.
Dikutip dari Kids Health, setiap tahun lebih dari 200 ribu anak kudu mendapatkan perawatan di ruang darurat gawat akibat cedera di taman bermain. Banyak kejadian tersebut sebenarnya bisa dicegah jika ada pengawasan dari orang tua.
Oleh lantaran itu, orang tua perlu memastikan area bermain dalam kondisi kondusif sebelum anak mulai bermain. Selain itu, mengajarkan anak tentang langkah bermain yang kondusif juga tidak kalah penting, Bunda.
5 Hal krusial yang kudu diperhatikan saat anak bermain di tempat umum
Ilustrasi/Foto: Getty Images/wombatzaa
Berikut ini perihal krusial yang perlu diperhatikan saat anak bermain di tempat umum. Simak penjelasannya yang dilansir dari laman Kids Health dan beberapa sumber lainnya:
1. Anak kudu selalu dalam pengawasan orang tua
Anak-anak sebaiknya selalu berada dalam pengawasan orang dewasa saat bermain di taman bermain. Hal ini krusial ya mengingat mereka belum tentu bisa mengenali situasi yang berisiko.
Bahkan, anak yang lebih besar pun kadang suka mencoba hal-hal baru untuk menguji keahlian mereka. Maka dari itu, kehadiran orang tua tetap dibutuhkan untuk memastikan mereka bermain dengan aman.
2. Ajarkan anak tentang keselamatan di taman bermain
Hal krusial lainnya dalam keselamatan di taman bermain adalah anak-anak perlu tahu langkah menjaga diri dan bertindak dengan bertanggung jawab saat bermain. Maka itu, anak-anak perlu mengetahui beberapa perihal berikut:
- Anak-anak tidak boleh mendorong alias bermain kasar saat menggunakan perangkat permainan seperti jungkat-jungkit, perosotan, hingga ayunan.
- Gunakan peralatan dengan benar, seperti meluncur dengan posisi kaki terlebih dahulu, tidak memanjat di luar pagar pengaman, dan tidak berdiri di ayunan.
- Sebelum melompat dari peralatan alias perosotan, pastikan tidak ada anak lain yang menghalangi, lampau mendarat dengan kedua kaki dan dengkul sedikit ditekuk.
- Jauhkan sepeda, ransel, dan tas dari area bermain agar tidak membikin orang lain tersandung saat bermain.
- Hindari menggunakan peralatan bermain yang basah lantaran permukaannya bisa menjadi licin dan berbahaya.
- Kenakan busana tanpa tali serut alias aksesori seperti kalung dan dompet, lantaran bisa tersangkut dan membahayakan anak.
3. Pastikan imunisasi anak lengkap
Taman bermain memang jadi tempat yang menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman. Anak-anak mungkin menyentuh peralatan lampau menyentuh mulut alias wajah mereka.
Salah satu langkah untuk menjaga anak tetap sehat adalah dengan memastikan imunisasi mereka sudah lengkap. Dengan begitu, daya tahan tubuh anak bisa lebih siap menghadapi beragam akibat penyakit.
4. Waspadai kondisi lingkungan
Di taman bermain, peralatan berbahan logam seperti perosotan bisa menjadi sangat panas saat cuaca cerah. Oleh lantaran itu, sebaiknya selalu cek terlebih dulu dengan sentuhan tangan sebelum anak mau bermain.
Selain itu, perhatikan juga kondisi sekitar area bermain ya, Bunda. Benda seperti batu alias ranting pohon dapat menjadi penyebab anak tersandung saat bermain.
5. Persiapan yang perlu dibawa saat pergi ke taman bermain
Supaya anak lebih kondusif saat bermain di taman bermain, orang tua sebaiknya mempersiapkan beberapa perlengkapan terlebih dahulu. Berikut penjelasan selengkapnya:
- Tabir surya alias sunscreen untuk melindungi kulit anak dari paparan sinar matahari.
- Topi agar anak tetap terlindungi saat cuaca panas.
- Helm wajib dipakai jika anak mengendarai sepeda.
- Plester dan antiseptik untuk pertolongan pertama jika terjadi luka ringan.
- Botol air agar anak tetap terhidrasi.
- Makanan ringan untuk menambah daya anak saat beraktivitas.
- Hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangan setelah bermain.
Itulah penjelasan mengenai viralnya seorang anak yang didorong di playground serta perihal krusial yang perlu diperhatikan saat anak bermain di tempat umum. Semoga bisa menjadi pengingat Bunda untuk selalu menjaga keamanan anak, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·