Banyak dari Bunda yang mungkin tidak menyadari bahwa memakai produk kecantikan bisa menyimpan akibat berbahaya. Beberapa produk kecantikan apalagi dikaitkan dengan potensi memicu asma dan gangguan pernapasan lainnya yang tak terduga.
Aroma wangi dan bungkusan yang elok memang menggoda, tapi Bunda tetap perlu hati-hati saat memilih produk kecantikan. Pasalnya, ada beberapa kandungan dalam produk kecantikan yang bisa berisiko asma jika dipakai secara terus-menerus.
Lantas, sebenarnya produk kecantikan apa saja yang perlu diwaspadai? Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang produk kecantikan yang bisa menyebabkan asma agar Bunda tetap bisa lebih waspada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah produk kecantikan bisa picu asma dan gangguan pernapasan lainnya?
Bunda, penggunaan makeup harian rupanya tidak selalu kondusif seperti yang dibayangkan. Mengutip dari laman Arab Times, terdapat sebuah penelitian terbaru yang mulai mengaitkan produk kecantikan dengan akibat asma dan gangguan pernapasan lainnya pada orang dewasa.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Environment International ini menemukan adanya hubungan antara penggunaan kosmetik dan munculnya asma. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute selama 12 tahun lamanya.
Para peneliti menganalisis nyaris 40.000 wanita untuk memandang akibat jangka panjang dari penggunaan makeup dan produk kecantikan lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa produk kecantikan bisa menjadi aspek akibat munculnya asma dan sangat perlu untuk diperhatikan.
Meski belum membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung, temuan ini cukup kuat untuk menjadi sebuah peringatan bagi para Bunda di rumah. Para mahir menyebut bahwa paparan bahan kimia dalam kosmetik memungkinkan penyebab utama terkena asma.
Oleh lantaran itu, krusial bagi Bunda untuk lebih waspada terhadap produk kecantikan yang digunakan setiap hari. Apalagi jika produk kecantikan yang menyebabkan asma dipakai dalam jangka panjang tanpa disadari risikonya.
Daftar produk kecantikan yang diduga berisiko tinggi menyebabkan asma
Tidak semua kosmetik dan produk kecantikan lainnya mempunyai akibat yang sama terhadap kesehatan. Penelitian yang sama menyebut bahwa beberapa produk kecantikan justru disebut lebih berpotensi memicu gangguan pernapasan, termasuk asma.
Produk seperti lipstik, blush on, hingga eyeshadow memang selalu jadi jagoan Bunda untuk dipakai saat makeup agar bisa menunjang kecantikan. Tapi ternyata, beberapa produk kecantikan ini juga termasuk yang dikaitkan dengan peningkatan akibat asma.
Selain itu, pemakaian kuku tiruan dan cuticle cream juga ikut disebut dalam penelitian. Jenis produk kecantikan asma ini apalagi punya potensi akibat yang lebih tinggi jika digunakan secara rutin.
Bunda, produk wewangian seperti minyak wangi juga bisa menjadi pemicu utama terkena gangguan pernapasan. Banyak juga produk kecantikan mengandung fragrance alias minyak wangi yang dapat memicu indikasi asma.
Menurut Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), minyak wangi dan produk kecantikan beraroma kuat lainnya adalah pemicu umum gangguan pernapasan, seperti asma. Paparan ini bisa menyebabkan sesak napas dan iritasi pada saluran pernapasan.
Produk seperti parfum, deodorant, hingga cat kuku mengandung aroma yang sangat kuat. Semua ini termasuk dalam kategori produk kecantikan asma yang perlu Bunda waspadai.
Aroma tersebut bekerja dengan langkah mengiritasi saluran napas saat terhirup. Hal ini bisa memicu reaksi seperti batuk dan juga hidung tersumbat.
Paparan bahan kimia dari beragam produk kecantikan ini bisa terjadi secara terus-menerus. Hal inilah yang diduga memperbesar kesempatan munculnya masalah pernapasan, seperti asma.
Seberapa besar akibat jika dipakai rutin?
Penelitian yang sama menunjukkan bahwa akibat terkena asma dan gangguan pernapasan lainnya tidak muncul secara instan. Namun, penggunaan rutin produk kecantikan dapat meningkatkan kesempatan terkena asma secara signifikan.
Bagi Bunda yang sering menggunakan produk kecantikan seperti blush on, lipstik, parfum, apalagi kuku tiruan mempunyai akibat hingga 47 persen lebih tinggi terkena gangguan pernapasan. Angka ini terbilang cukup besar yang berfaedah Bunda kudu lebih waspada dalam memakai produk kecantikan.
Bahkan penggunaan lipstik dan blush on lebih dari lima kali seminggu juga bisa meningkatkan akibat hingga 18 persen. Hal ini menunjukkan bahwa gelombang alias seberapa sering kita menggunakan produk kecantikan bakal sangat berpengaruh terhadap akibat gangguan pernapasan.
Walaupun begitu, para peneliti menjelaskan bahwa temuan ini baru sebatas keterkaitan alias hubungan saja, belum bisa dipastikan sebagai penyebab langsung terjadinya asma. Akan tetapi, info ini bisa jadi pengingat untuk Bunda agar lebih hati-hati saat menggunakan produk kecantikan.
Kandungan kimia rawan yang perlu diwaspadai dalam produk kecantikan
Salah satu penyebab utama yang disorot adalah kandungan kimia dalam kosmetik. Banyak produk kecantikan mengandung unsur yang disebut endocrine-disrupting chemicals (EDCs).
Contoh EDC yang sering ditemukan adalah paraben, phthalates, phenols, dan polyfluoroalkyl substances (PFAs). Zat-zat tersebut diketahui dapat mengganggu sistem hormon dan imun tubuh, Bunda.
Para peneliti menyebut bahwa bahan kimia ini bisa memicu reaksi di dalam tubuh. Dampaknya bisa berangkaian dengan munculnya gangguan pernapasan seperti asma.
Masih dari penelitian yang sama, para peneliti menjelaskan bahwa krusial bagi Bunda untuk memahami gimana zat-zat ini bekerja di dalam tubuh.
“Memahami gimana bahan kimia seperti EDC dalam produk kecantikan bisa memicu akibat asma itu sangat krusial agar kita lebih mengerti gimana penyakit ini bisa muncul,” tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.
Oleh lantaran itu, memilih produk kecantikan dengan kandungan yang lebih kondusif menjadi langkah penting. Terutama jika Bunda mau mengurangi akibat terkena gangguan pernapasan, seperti penyakit asma.
Cara lebih kondusif menggunakan produk kecantikan dalam sehari-hari
Meskipun berisiko, Bunda tetap bisa memakai makeup seperti biasanya. Kuncinya adalah dengan menggunakan produk kecantikan secara lebih hati-hati dan tidak berlebihan.
Salah satu langkah paling mudah adalah mengurangi produk kecantikan yang punya aroma menyengat. Sebaiknya, Bunda hindari minyak wangi alias makeup dengan fragrance yang terlalu kuat.
Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, paparan aroma dan aroma yang kuat memang bisa memicu indikasi asma. Jadi, Bunda sebaiknya menjauhi tempat dan produk kecantikan yang penuh aroma kuat.
Jika Bunda punya riwayat asma, jangan lupa selalu sedia obat pereda asma. Hal ini sangat krusial dilakukan sebagai langkah antisipasi jika produk kecantikan tiba-tiba memicu reaksi terhadap saluran pernapasan.
Dengan kebiasaan sederhana seperti ini, Bunda bakal tetap bisa tampil elok dan percaya diri. Kesehatan pun tetap terjaga dengan menggunakan produk kecantikan yang aman.
Bunda, itulah perihal krusial yang perlu diperhatikan mengenai penggunaan produk kecantikan yang rupanya bisa menyebabkan akibat penyakit asma. Yuk, lebih teliti lagi dalam memilih dan menggunakan produk kecantikan agar kesehatan pernapasan selalu tetap terjaga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·