11 Kalimat Sederhana Orang Tua Yang Terasa Seperti Pelukan Untuk Anak

May 10, 2026 06:30 PM - 1 jam yang lalu 75

Jakarta -

Terkadang, kita sebagai orang tua suka mengira bahwa anak yang sudah beranjak dewasa mulai bisa hidup mandiri. Padahal, hubungan antara anak dan orang tua tetap perlu dijaga seiring berjalannya waktu.

Banyak orang tua mengira kedekatan dengan anak hanya soal sering berjumpa alias menanyakan berita saja. Namun kenyataannya, kalimat yang diucapkan bisa terasa seperti pelukan untuk anak, Bunda.

Dalam pandangan psikolog klinis asal Amerika Serikat, Stacey R. Pinatelli, hubungan yang terjalin sejak anak tetap mini turut berpengaruh pada gimana hubungan orang tua dengan anak ketika mereka sudah dewasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Keterikatan awal dengan orang tua memainkan peran krusial dalam membentuk kualitas hubungan orang tua-anak dewasa," jelas Pinatelli, dikutip dari Your Tango.

Hal yang sering terlupakan, kalimat seperti support dari orang tua dapat memberi rasa kondusif yang besar bagi anak. Mereka yang sudah beranjak dewasa pun tetap butuh dicintai dalam menjalani hidupnya, Bunda.

Karena itu, ada beberapa kalimat sederhana yang bisa menjadi penguat hati anak di usia berapa pun. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

11 Kalimat sederhana orang tua yang terasa seperti pelukan untuk anak

Terdapat ungkapan yang sering diucapkan orang tua kepada anak-anak yang terasa seperti pelukan, sebagaimana dikutip dari laman Your Tango:

1. "Bunda bangga padamu"

Dalam keseharian, orang tua tentu selalu berupaya membikin anak merasa dicintai, setuju tidak, Bunda? Entah lewat ucapan alias perhatian, semua itu dilakukan agar mereka merasa dekat dengan orang tuanya.

Meski anak sudah beranjak dewasa, rasa bangga dari orang tua tetap punya makna besar. Bahkan, kalimat seperti "Bunda bangga padamu" bisa membikin hati anak terasa lebih hangat.

Sayangnya, ungkapan ini jarang disampaikan secara langsung. Padahal, cukup dengan pesan yang singkat, anak sudah bisa merasa diperhatikan dengan tulus.

Seperti yang diungkapkan oleh seorang psikolog family asal Amerika Serikat, Jeffrey Bernstein, bahwa mengasuh anak tidak berakhir sampai mereka tumbuh dewasa.

"Pengasuhan tidak berakhir ketika anak-anak tumbuh dewasa," katanya.

Maka dari itu, menyampaikan rasa bangga tidak perlu ditahan ya, Bunda. Anak justru sangat memerlukan kalimat seperti ini untuk terus bisa percaya diri.

2. "Kamu tidak perlu mengetahui segalanya secara pasti"

Banyak anak yang sudah dewasa merasa tertekan untuk selalu mencapai sasaran dalam hidupnya. Mulai dari urusan pendidikan hingga pekerjaan, semua itu terasa seperti tuntutan yang kudu dipenuhi.

Di saat seperti itu, kalimat dari orang tua bahwa mereka tidak kudu selalu tahu arah hidupnya bisa terasa menenangkan, Bunda. Bagi mereka, rasanya seperti ada ruang untuk bernapas.

Bagi orang tua yang betul-betul peduli pada kebahagiaan anak, memberi waktu untuk anak menjalani hidup dengan caranya sendiri justru jadi corak support yang berarti.

3. "Bunda percaya apa pun keputusan yang Anda buat"

Tak sedikit anak yang terbiasa hidup dengan patokan dan pengarahan sejak kecil. Saat kudu membikin keputusan sendiri, perihal ini bisa terasa cukup membingungkan dan bikin mereka ragu, Bunda.

Di momen itu, kalimat dari orang tua seperti memberi kepercayaan atas pilihan anak bisa memberi rasa tenang. Mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi pilihan hidupnya.

Walaupun terdengar sederhana, support ini sangat berfaedah untuk anak lebih percaya diri. Berdasarkan survei Nasional Kesehatan Anak Rumah Sakit Anak CS Mott, dorongan kemandirian dari orang tua bisa meningkatkan kepercayaan diri dan kesejahteraan mental anak.

4. "Rumah selalu terbuka untuk kamu"

Ada kalanya anak yang sudah dewasa menghadapi masa-masa susah dalam hidupnya. Entah lantaran masalah pekerjaan alias keuangan, di saat seperti itu mereka tetap butuh tempat untuk kembali, Bunda.

Dalam kondisi ini, ucapan dari orang tua bahwa rumah selalu terbuka memberikan rasa kondusif yang besar bagi mereka. Anak pun merasa tetap mempunyai tempat untuk pulang.

5. "Bunda selalu ada buat kamu, kapan pun dibutuhkan"

Anak sering kali memilih menyimpan sendiri hal-hal yang sedang mereka hadapi. Meski begitu, mereka tetap butuh tahu bahwa orang tua selalu ada untuk mereka.

Di situasi seperti ini, kalimat yang Bunda ucapkan bisa terasa menenangkan bagi anak. Anak jadi tahu bahwa mereka tidak kudu menghadapi semuanya sendirian.

Seperti yang dijelaskan oleh psikolog Bernstein, anak yang merasa dihargai condong lebih percaya diri dalam menjalani kehidupannya.

"Anak-anak yang merasa dihargai lebih condong mengembangkan rasa percaya diri yang sehat dan lebih siap untuk membangun hubungan positif dengan orang lain," ujarnya.

6. "Kamu sudah melakukannya dengan baik"

Orang tua tentu mau selalu melindungi anak dari beragam kesulitan hidup. Namun saat anak sudah dewasa, mereka juga perlu belajar berdiri sendiri agar lebih mandiri, Bunda.

Di saat itu, support lewat kata-kata dari orang tua tetap sangat berarti. Kalimat apresiasi seperti ini bisa memberikan semangat dan rasa dihargai untuk anak.

7. "Kamu benar, Bunda sangat menyesal"

Dalam hubungan orang tua dan anak, perbedaan pendapat memang sering terjadi. Orang tua mungkin merasa lebih tahu lantaran sudah banyak perihal yang dilalui, tetapi Bunda tetap perlu menjaga rasa saling menghormati.

Rasa cemas pada anak juga membikin orang tua tanpa sadar berbicara alias bersikap berlebihan. Di saat itu, mengakui bahwa anak juga punya perspektif pandang yang betul bisa membikin suasana jadi lebih tenang.

Seperti yang dikatakan oleh psikolog berlisensi di Amerika Serikat, Jack Stoltzfus, bahwa permintaan maaf sangat krusial untuk menjaga hubungan yang sehat.

"Permintaan maaf adalah apa yang kita lakukan untuk menyembuhkan rasa bersalah dan malu kita. Itu juga yang kita lakukan untuk memperbaiki keluhan yang dirasakan anak kita, yang membikin mereka terus terperangkap dalam kebencian terhadap kita," ungkapnya.

"Permintaan maaf adalah bingkisan yang dapat kita bagikan dengan anak-anak kita," lanjutnya.

8. "Luangkan waktu sebanyak yang Anda butuhkan"

Anak yang sudah dewasa bisa saja sedang menghadapi perihal yang berat, seperti hubungan yang tidak melangkah baik alias pertemanan yang sedang renggang. Di situasi ini, mereka sebenarnya butuh waktu untuk menenangkan diri, Bunda.

Dengan memberi waktu dan tidak terburu-buru, anak merasa lebih dihargai dalam prosesnya. Mereka jadi tahu bahwa tidak apa-apa untuk pelan-pelan bangkit kembali.

9. "Bunda sayang Anda apa adanya"

Selanjutnya, anak yang sudah beranjak dewasa pasti bakal mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. Namun, orang tua tidak bisa berambisi mereka tetap sama seperti dahulu.

Meski begitu, seberapa pun perubahan yang terjadi, mereka tetaplah anak yang sama di mata orang tuanya. Rasa sayang itu tidak berubah meskipun usia terus bertambah.

Saat orang tua menyampaikan bahwa mereka menerima anak apa adanya, anak merasa tidak perlu jadi orang lain. Mereka pun bakal lebih nyaman menjadi diri sendiri, Bunda.

10. "Kamu tidak kudu selalu menjelaskan semuanya kepada Bunda"

Dalam hubungan orang tua dan anak, kadang kita tetap ada kemauan untuk mengetahui setiap langkah yang mereka ambil. Namun, Bunda juga kudu tahu bahwa anak itu punya ruang dalam mengambil keputusannya sendiri.

Saat orang tua menyampaikan kepercayaan seperti itu, anak merasa lebih bebas menjalani hidupnya. Mereka jadi tahu bahwa pilihan yang diambil adalah tanggung jawab mereka sendiri.

11. "Bunda bakal selalu ada dan mendukungmu"

Bagi orang tua, support kepada anak mungkin terasa sudah jelas tanpa kudu diucapkan kembali. Namun seiring waktu, anak tetap memerlukan kepastian itu, Bunda.

Terlebih saat mereka sedang menghadapi masalah, kalimat support bisa memberi ketenangan bagi anak. Mereka jadi merasa tidak melangkah sendiri dalam menghadapi hidupnya.

Karena itu, saat anak terlihat sedang melewati masa sulit, mengingatkan bahwa Bunda selalu ada untuk mereka bisa sangat berarti.

Itulah penjelasan mengenai kalimat sederhana dari orang tua yang bisa terasa seperti pelukan hangat untuk anak.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya