Jakarta -
Beberapa hari belakangan, penduduk digegerkan dengan beredarnya beras fortifikasi bermasalah. Diungkap Kementan sebelumnya, bahwa ada beberapa merek beras fortifikasi menjual produknya tidak sesuai dengan label gizi.
Beberapa merek yang diumumkan di antaranya ada Anak Raja Nusantara dan Fortifikasi, Sumo, Cantik Manis, Topi Koki Sentra Royale, hingga Idola Fortifikasi. Namun kini, dipastikan semua beras yang bermasalah ini sudah ditarik dari edaran.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan mengatakan bahwa penarikan beras di pasaran ini tidak akan mengganggu kesiapan beras di pasar tradisional. Tak cuma oitu saja, pasokan ke ritel modern juga akan dioptimalkan.
"Kalau dari ritel modern, (beras fortifikasi) hampir seluruhnya sudah ditarik semua. Untuk beras premium, penduduk tidak perlu cemas karena beras premium dan medium itu statis ada di pasar tradisional," kata Hermawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, dikutip dari CNN Indonesia pada Kamis (17/9/2026).
Untuk memastikan pasokan beras di pasaran aman, pihak Bapanas juga meminta Perum Bulog mengoptimalkan pasokan beras premium ke toko-toko ritel modern. Penarikan 25 merek beras ini tidak akan membikin penduduk kehilangan pilihan di toko ritel.
"Beras premium kami meminta Bulog optimalkan men-supply, karena stoknya banyak. Itu sepertiapa men-supply toko-toko ritel modern, itu segera di-supply. Tidak boleh tidak ada kata lain kecuali memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman.
Sebelumnya hasil pengecekan laboratorium memberitahu kandungan gizi pada 25 merek beras tersebut tidak sesuai dengan keterangan yang tercantum pada label. Sebagai contoh, klaim kandungan vitamin B12 sebesar 30 persen, tetapi hasil pengecekan cuma menemukan 15 persen, terlebihlagi ada produk yang tidak memiliki kandungan tersebut.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)