Jakarta -
Bunda, kesuksesan tidak hanya diraih melalui kerja keras, tetapi juga keberanian mengambil keputusan yang sulit. Dalam prosesnya, seseorang kerap dihadapkan pada beragam pilihan yang menuntut pengorbanan demi tujuan yang lebih besar.
Tak sedikit orang sukses rela meninggalkan rasa nyaman saat ini, untuk memperoleh hasil yang lebih baik di masa depan. Mereka juga bisa menghadapi tantangan emosional dan tetap berkomitmen pada tujuan jangka panjang meski prosesnya tidak mudah.
3 Kebiasaan ekstrem yang dilakukan orang sukses
Dilansir CNBC Make It, keahlian memperkuat dalam situasi yang penuh tekanan menjadi salah satu perihal yang membedakan mereka dari kebanyakan orang.
Berikut beberapa kebiasaan ekstrem yang sering dilakukan orang sukses untuk mencapai hasil yang memperkuat lama:
1. Berani menolak kesempatan yang sebenarnya bagus
Orang-orang yang sangat sukses menyadari bahwa mereka tidak bisa menerima semua kesempatan yang datang. Mereka sengaja menyisakan waktu dan tenaga untuk kesempatan yang betul-betul besar.
Mereka berani mengatakan “tidak” pada kesempatan yang sebenarnya cukup baik. Banyak orang justru terjebak pada kesempatan yang nilainya ‘sedang’, misalnya 6 alias 7 dari 10.
Akibatnya, agenda menjadi penuh dengan beragam kegiatan yang tidak terlalu krusial sehingga tidak mempunyai ruang ketika kesempatan yang jauh lebih besar datang.
2. Terus mengasah keahlian meski belum ada yang memperhatikan
Dukungan dari orang lain memang bisa menjadi penyemangat. Namun, tantangan terbesar justru muncul ketika sedang belajar alias membangun sesuatu yang belum mendapat perhatian.
Saat tidak ada yang memandang hasil kerja kita, muncul bujukan untuk berhenti. Misalnya, ketika melewatkan latihan selama beberapa hari, seseorang bisa mulai berpikir, ‘Toh tidak ada yang bakal sadar’.
Padahal, terus berlatih secara konsisten merupakan kunci untuk meningkatkan kemampuan, baik sebagai penulis, programmer, maupun pekerjaan lainnya.
Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi seiring waktu keahlian bakal berkembang dan orang lain mulai memperhatikannya.
Sebagai contoh, wartawan sekaligus penulis Kara Cutruzzula setiap hari menulis newsletter melalui email. Saat pertama kali memulai, pembacanya hanya beberapa teman. Namun, setelah menulis lebih dari 800 jenis secara konsisten, jumlah pembacanya terus bertambah.
Bahkan, seorang penyunting kitab yang berlangganan newsletter tersebut menghubunginya dan menawarkan kesempatan untuk menulis kitab jurnal motivasi.
3. Menyadari ketika tujuan hidup alias jati diri mulai berubah
Salah satu perihal tersulit adalah menerima bahwa tujuan hidup dan perubahan diri seiring waktu. Banyak orang tetap memperkuat pada pekerjaan alias tujuan lama lantaran merasa sudah menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan usaha. Mereka takut jika beranjak arah, semua perjuangan sebelumnya bakal sia-sia.
Penulis Dorie Clark kemudian memberikan contoh seorang ahli berjulukan Ali yang sudah bekerja selama 10 tahun di bagian finansial perusahaan.
Ia sebenarnya sudah merasa pekerjaannya tidak lagi sesuai dengan dirinya. Namun, butuh empat tahun hingga akhirnya berani keluar dan beranjak menjadi konsultan serta pembimbing (coach), lantaran dia kesulitan melepaskan identitasnya sebagai pelaksana yang sukses.
Ali mengatakan kita perlu memahami apa yang sebarnya sedang terjadi dalam diri. Sebab,cerita yang dibangun tentang pekerjaan sendiri terkadang justru menghalang langkah kita.
Nah, itulah beberapa kebiasaan ekstrem yang biasa dilakukan orang sukses. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·