Bunda tentu sudah tidak asing dengan putri mandi, bukan? Kue tradisional yang juga disebut bugis mandi ini terbuat dari tepung beras dengan isian unti kelapa dan terkenal lantaran rasa manisnya yang lezat.
Sesuai dengan namanya, kue berbentuk bulat mini tersebut disajikan dengan siraman santan kental hingga seluruh bagiannya terendam. Tampilannya sekilas mirip kue bugis dalam jenis lebih kecil.
Bunda, tertarik mencicipnya? Alih-alih membeli yang sudah jadi, Bubun telah merangkum beberapa resep mudah yang dapat diikuti di rumah, lho.
3 Resep putri mandi manis dan gurih
Untuk membantu Bunda, berikut beberapa langkah membikin putri mandi yang manis dan gurih:
1. Resep putri mandi
Dikutip dari kitab 30 Resep + Step By Step Jajan Pasar Ala Master Kue Tradisional karya Maria Lanny Ruslan, berikut langkah membikin kue bugis mandi namalain putri mandi.
Bahan A:
- 250 gram tepung ketan
- 125 gram kentang kukus
- 100 cc air mendidih
- 4 sdm air daun suji
- 150 cc santan kental
Bahan B (isi):
- 1 kelapa muda sedang, yang diparut kasar
- 100 gram gula merah
- 75 gram gula pasir
- Garam secukupnya
- Vanili secukupnya
- Daun pandan
- 200 cc santan kental
- 2 sdm tepung ketan
Bahan C (mandi):
- 10 gram maizena
- 150 cc santan kental
Cara membuat:
- Bahan A: Tepung ketan diseduh dengan air mendidih dan kombinasi hingga merata. Masukkan kentang kukus yang sudah dihaluskan. Aduk sembari menuangkan santan hingga rata. Lalu, adukan dibagi menjadi tiga warna sesuai selera.
- Bahan B: Gula merah dan gula pasir dimasak dengan santan hingga mendidih. Aduk rata dan saringkan. Setelah disaring, masukkan kelapa, garam, vanili, dan daun pandan. Masak hingga agak kering. Masukkan 2 sdm tepung ketan. Lalu, kombinasi hingga agak kering, corak jadi bulat-bulat kecil.
- Bahan C: Campur semua bahan dan masak hingga matang.
- Bahan A dibentuk dan diisi dengan bahan B. Kemudian, kukus kue hingga matang.
- Cara memandikan, siram bahan C di atas kue yang sudah matang. Lalu, sajikan.
2. Resep putri mandi praktis
Bahan kulit:
- 300 gram tepung ketan
- 200 ml air hangat
- Pewarna makanan pink, kuning, hijau
Bahan isi:
- 300 gram kelapa agak muda, parut kasar
- 150 gram gula merah, sisir halus
- 50 gram gula pasir
- 150 ml air
- 2 lembar daun pandan, potong-potong
- 1/2 sdt garam
Bahan kuah santan:
- 500 ml santan kental
- 3 sdm tepung beras
- 2 lembar daun pandan
- 1/4 sdt garam
Cara membuat:
- Isi: Dalam wajan, kombinasi rata kelapa parut, gula merah, gula pasir, air, daun pandan, dan garam. Masak dengan api mini hingga menjadi adukan yang agak kering. Setelah itu, angkat dan dinginkan.
- Kulit: Dalam wadah, campurkan tepung ketan dengan air hangat, uleni hingga menjadi adukan yang dapat dibentuk. Bagi adukan menjadi tiga bagian, warnai setiap bagian dengan pewarna pink, kuning, dan hijau.
- Bagi setiap warna menjadi 12 bagian, corak bola kecil. Isi setiap bola ketan dengan 1 sdt unti kelapa, rapatkan, corak bulat. Lakukan perihal yang sama untuk sisa bahan. Lalu, sisihkan.
- Kuah santan: Rebus semua bahan kuah dalam panci sembari diaduk hingga mendidih. Setelah itu, angkat.
- Taruh 1 buah bola ketan dari setiap warna ke dalam takir daun pisang, siram dengan kuah santan.
- Masukkan takir ke dalam dandang panas, kukus selama 20-25 menit hingga matang. Setelah itu, angkat dan sajikan.
3. Resep putri mandi unik Sulawesi Selatan
Bahan kulit:
- 500 gram tepung ketan kemasan
- 200 ml santan sedang
- 100 ml air blenderan dari 15 daun suji
- 3 sdm minyak sayur
- 1 sdt garam
- Beberapa tetes warna hijau tua
Bahan unti:
- 1 butir kelapa agak muda, parut
- 250 gram gula merah, bisa ditambahkan jika lebih suka manis
- 4 sdm gula pasir
- 1 sdt garam
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 50 ml air
Bahan vla:
- 150 gram tepung beras
- 700 ml santan kental
- 2 sdm susu kental manis
- 1/2 sdt garam
Cara membuat:
- Kulit: Campurkan semua bahan menjadi satu dalam baskom. Cairan jangan dimasukkan sekaligus. Bisa ditambah alias dikurangi sedikit dari resep. Uleni hingga tercampur rata dan kalis. Setelah itu, sisihkan.
- Unti: Masak semua bahan selain kelapa sampai agak larut. Masukkan kelapa, aduk-aduk sampai tidak basah, kurang lebih 15 menit. Masak dengan api sedang, angkat, dinginkan, dan bulat-bulatkan.
- Vla: Masak semua bahan, kombinasi menggunakan whisk, sampai meletup. Tekstur vlanya kental berjejak setelah itu. Sisihkan.
- Penyelesaian: Timbang kulit masing-masing 25 gram. Isi dengan unti, bulatkan. Lakukan untuk semua adonan. Susun di kukusan yang sudah diisi daun alias plastik tahan panas dan olesi minyak sayur. Kukus selama 10 menit. Sesekali buka tutup. Sajikan dengan vla alias tanpa vla.
Nah, itulah beberapa resep putri mandi yang dapat Bunda bikin di rumah. Selamat mencoba, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)