cara mengupas bawang putih | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Mengupas bawang putih sering terasa sepele, padahal pekerjaan ini bisa menyita waktu saat sedang menyiapkan banyak bahan masakan. Kulit tipis yang menempel rapat pada siung membikin proses mengupas jadi lebih lama, apalagi jika kudu menyiapkan ramuan dalam jumlah banyak.
Untungnya ada beberapa trik sederhana yang bisa membantu mempercepat proses tersebut. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, sehingga bisa dipilih sesuai jumlah bawang putih yang bakal dikupas maupun jenis masakan yang bakal dibuat. Berikut ulasannya dilansir dari Liputan6.
1. Tekan Siung dengan Sisi Datar Pisau
Cara ini menjadi salah satu trik paling sering dipakai lantaran sigap dan tidak memerlukan perangkat tambahan. Tekanan dari sisi datar pisau membikin kulit bawang langsung retak sehingga lebih mudah dilepas. Metode ini paling cocok saat hanya memerlukan beberapa siung bawang putih.
Bahan/alat
- Bawang putih
- Pisau dapur
- Talenan
Langkah
1. Letakkan satu siung bawang putih di atas talenan.
2. Tempatkan sisi datar pisau di atas bawang.
3. Tekan perlahan menggunakan telapak tangan hingga terdengar bunyi retak.
4. Angkat pisau lampau lepaskan kulit bawang menggunakan jari.
Kelebihan: sangat sigap untuk sedikit bawang.
Kekurangan: corak siung menjadi gepeng sehingga kurang cocok jika mau diiris rapi.
2. Guncang Menggunakan Dua Mangkuk Logam
Kalau kudu mengupas banyak bawang, metode ini lebih efisien. Gesekan antarsiung saat diguncang membantu kulit terlepas tanpa perlu dikupas satu per satu. Semakin banyak isi mangkuk, biasanya hasilnya juga semakin maksimal.
Bahan/alat
- Bawang putih
- Dua mangkuk logam berukuran nyaris sama
Langkah
1. Masukkan bawang putih ke dalam salah satu mangkuk.
2. Tutup menggunakan mangkuk kedua dengan posisi terbalik.
3. Pegang rapat kedua mangkuk.
4. Guncang selama sekitar 20–30 detik.
5. Buka mangkuk dan pisahkan bawang dari kulit yang terlepas.
Kelebihan: cocok untuk jumlah banyak.
Kekurangan: menghasilkan bunyi cukup keras saat diguncang.
3. Longgarkan Kulit dengan Microwave
Panas singkat dari microwave membantu memisahkan kulit dari daging bawang sehingga lebih mudah dilepas. Cara ini mengurangi tenaga saat mengupas, tetapi lebih cocok untuk bawang yang bakal langsung dimasak. Sebab, teksturnya sedikit berubah setelah dipanaskan.
Bahan/alat
- Bawang putih
- Piring tahan panas
- Microwave
Langkah
1. Letakkan bawang putih di atas piring tahan panas.
2. Panaskan selama sekitar 8–10 detik.
3. Diamkan sejenak hingga tidak terlalu panas.
4. Tekan bagian bawah siung hingga bawang keluar dari kulitnya.
Kelebihan: nyaris tanpa tenaga.
Kekurangan: tekstur sedikit lebih lunak sehingga kurang cocok untuk konsumsi mentah.
4. Guncang Menggunakan Toples Kaca
Toples kaca bisa menjadi pengganti jika tidak mempunyai dua mangkuk logam. Kulit bawang tetap bisa terlepas berkah tumbukan dan gesekan selama proses mengguncang. Cara ini juga lebih rapi lantaran kulit tetap berada di dalam wadah.
Bahan/alat
- Bawang putih
- Toples kaca bertutup rapat
Langkah
1. Masukkan bawang putih ke dalam toples.
2. Tutup rapat hingga tidak mudah terbuka.
3. Guncang selama 20–30 detik.
4. Buka tutup toples.
5. Pisahkan bawang putih dari kulit yang sudah terlepas.
Kelebihan: lebih rapi dan mudah dilakukan.
Kekurangan: hasil kurang maksimal jika ukuran toples terlalu kecil.
Tips Memilih Trik Mengupas Bawang Putih Sesuai Kebutuhan
Supaya tidak salah memilih metode, sesuaikan dengan jumlah bawang putih dan tujuan penggunaannya.
| 1–5 siung | Tekan dengan pisau | Paling sigap dan praktis. |
| 10–20 siung | Dua mangkuk logam | Menghemat waktu saat mengupas bawang dalam jumlah banyak. |
| Akan langsung dimasak | Microwave | Panas membantu membikin kulit lebih sigap longgar. |
| Ingin dapur tetap rapi | Toples kaca | Kulit bawang tetap berada di dalam wadah sehingga tidak berserakan. |
| Bawang bakal diiris tipis | Dua mangkuk alias toples | Bentuk siung lebih tetap terjaga dibanding ditekan dengan pisau. |
Kesalahan yang Sering Membuat Kulit Bawang Sulit Lepas
Berikut beberapa perihal yang sering tidak disadari saat mengupas bawang putih.
| Menggunakan bawang yang tetap sangat segar | Kulit bawang condong menempel lebih kuat sehingga lebih susah dikupas. |
| Mengguncang wadah terlalu sebentar | Kulit belum sempat terlepas sehingga hasil pengupasan kurang maksimal. |
| Mengisi toples terlalu penuh | Ruang untuk saling bersenggolan berkurang sehingga kulit bawang lebih susah terlepas. |
| Menekan pisau terlalu keras | Siung bawang mudah hancur dan bentuknya tidak lagi utuh. |
| Memanaskan microwave terlalu lama | Bawang mulai matang sehingga tekstur dan rasanya dapat berubah. |
FAQ
1. Kenapa kulit bawang putih ada yang mudah lepas, ada yang sulit?
Biasanya dipengaruhi tingkat kesegaran dan kadar air bawang. Bawang yang sudah disimpan beberapa waktu umumnya lebih mudah dikupas.
2. Apakah semua jenis bawang putih bisa memakai empat trik ini?
Bisa. Namun hasilnya bisa sedikit berbeda tergantung ukuran siung dan ketebalan kulit setiap varietas.
3. Apakah bawang putih yang sudah dikupas boleh disimpan?
Boleh. Simpan dalam wadah tertutup di lemari es dan sebaiknya digunakan dalam beberapa hari agar kualitasnya tetap baik.
4. Bagaimana langkah menghilangkan aroma bawang putih di tangan setelah mengupas?
Gosok tangan pada permukaan sendok alias wastafel berbahan stainless steel sembari dialiri air mengalir. Cara ini sering membantu mengurangi aroma yang menempel.
5. Apakah bawang putih yang sudah dipanaskan di microwave tetap bisa ditanam?
Tidak disarankan. Paparan panas dapat memengaruhi kondisi siung sehingga kesempatan tumbuh menjadi lebih rendah dibanding bawang yang tetap segar.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·