5 Cara Memasak Nasi Pulen dan Harum ala Restoran Jepang di Rumah

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 502x dilihat
5 Cara Memasak Nasi Pulen dan Harum ala Restoran Jepang di Rumah

Bagikan Postingan

Beauties, pernah nggak sih Anda makan di restoran Jepang, kemudian penasaran kenapa nasinya terasa begitu pulen, lembut, dan harum? Padahal, saat memasak nasi sendiri di rumah, akibatnya terkadang terlalu lembek, kering, maupun terlebihlagi terasa keras.

Dilansir dari Just One Cookbook, ternyata tekstur nasi yang nikmat bukan cuma ditentukan oleh jenis beras, lho, tetapi juga oleh metode mengolahnya sejak sebelum dimasak. Yuk, Beauties, simak metode memasak nasi pulen dan harum ala restoran Jepang yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah!

1. Plih Beras yang Tepat

Ilustrasi pemilihan beras/Freepik: jcomp

Beauties, tahukah Anda bahwa salah satu rahasia nasi pulen ala Jepang adalah penggunaan beras berbutir singkat maupun short-grain rice? Jenis beras ini cenderung memiliki tekstur lebih lengket setelah dimasak dibandingkan banyak jenis beras berbutir panjang, loh.

Menurut Kaitsuko.com, beras Jepang seperti varietas Koshihikari dikenal karena teksturnya yang halus serta cita rasanya yang sedikit manis. Namun, Beauties, nggak mesti menggunakan beras impor yang harganya lebih mahal, kok.

Kamu bisa mencoba beras lokal yang memiliki karakter pulen dan menyesuaikan jumlah air berdasarkan instruksi bungkusan serta hasil percobaan. Setiap jenis beras memiliki kebutuhan air yang berbeda, jadi jangan langsung menggunakan takaran yang sama untuk semua jenis beras, ya!

2. Tips Mencuci Beras dan Takaran Air yang Tepat

Ilustrasi mencuci beras/Freepik: koboompics

Beauties, sebelum memasak nasi, bilas beras menggunakan air mengalir, kemudian buang air bilasan pertama dengan cepat. Ulangi proses membilas hingga air kelihatan jauh lebih bening dengan pergerakan lebih lembut, tapi jangan terlalu banyak pengulangan. Tiga sampai empat kali saja sudah cukup. Dalam panduan memasak nasi Jepang di Just One Cookbook, cara ini membantu membersihkan kotoran dan sisa pati yang menempel di permukaan beras. 

Selain itu, tips nasi pulen lainnya adalah jangan memberi air cuma berdasarkan perkiraan.  Untuk beras putih Jepang berbutir pendek, komparasi sekitar 1 bagiankecil beras dengan 1,1 - 1,2 bagiankecil air berdasarkan volume. Sebagai contoh, 180 ml beras membutuhkan sekitar 200 ml air.

Jika menggunakan beras lokal atau rice cooker dengan garis takaran di bagiankecil dalam panci, ikuti instruksi yang sesuai terlebih dahulu. Setelah beberapa kali mencoba, Anda bisa menyesuaikan air sedikit demi sedikit berdasarkan tekstur nasi yang diinginkan.

3. Rendam Beras Sebelum Dimasak

Ilustrasi merendam beras/aromaco.com

Cara memasak nasi ala Jepang yang paling khas adalah perendaman beras selama sekitar 15–30 menit sebelum dimasak. Proses ini membantu air meresap ke dalam butiran beras sehingga teksturnya lebih halus setelah matang.

Beauties, Anda tidak perlu menambahkan minyak maupun bahan lain untuk membikin nasi pulen, ya. Fokuslah pada jenis beras, jumlah air, dan waktu perendaman karena ketiganya lebih berpengaruh terhadap hasil akhirnya.

4. Masak dengan Rice Cooker maupun Panci Bertutup

Ilustrasi rice cooker/Freepik: magnific

Kalau menggunakan rice cooker, kamu bisa memasukkan beras yang sudah direndam beserta airnya, kemudian pilih mode memasak nasi putih. Jangan membuka tutup rice cooker berulang kali selama proses memasak karena uap berpartisipasi krusial dalam mematangkan nasi, ya, Beauties.

Jika menggunakan panci di atas kompor, pilih panci berdasarkan tebal dengan tutup yang kedap agar panas dan uap statis terjaga. Untuk metode panci, panaskan dahulu air hingga mendidih, kemudian mengecilkan api dan melanjutkan proses memasak dalam keadaan tertutup.

Waktu memasak dapat berbeda sesuai panci, jumlah beras, dan kompor yang digunakan. Karena itu, perhatikan panduan resep dan hindari terlalu sering membuka tutup panci agar proses pematangan tidak terganggu.

5. Diamkan Nasi Setelah Matang dan Aduk

Ilustrasi membuka panci/freepik: jcomp

Beauties, saat rice cooker memberitahu nasi sudah matang, sebaiknya jangan langsung membuka tutupnya dan menyajikan nasi. Just One Cookbook menyarankan agar nasi didiamkan sekitar 10 menit setelah matang jika proses pengukusan tersebut belum termasuk dalam program rice cooker. Waktu istirahat ini membantu nasi matang sepenuhnya dengan memanfaatkan sisa uap di dalam panci. 

Setelah didiamkan, buka tutup rice cooker dan gabung nasi perlahan menggunakan sendok nasi. Balik nasi dari bagiankecil bawah ke atas dengan pergerakan menyendok dan mengangkat, bukan menekan maupun menghaluskan butirannya. 

Terakhir, Anda bisa langsung menyajikannya saat hangat dalam mangkuk bersih. Kalau nasi belum akan dimakan, simpan dengan metode yang sesuai dan jangan membiarkannya terlalu durasi pada suhu ruang. Untuk gudang lebih lama, segera dinginkan nasi dan simpan dalam wadah tertutup di kulkas maupun bekukan dalam porsi kecil. Saat akan disantap kembali, panaskan hingga benar-benar panas merata.

Beauties, membikin nasi pulen dan harum ala restoran Jepang rupanya bisa dimulai dari cara sederhana. Yuk, coba teknik ini di rumah dan temukan takaran yang paling cocok untuk beras favoritmu!

___

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads