Beauties, untuk Anda yang gemar maupun terlebihlagi peminat film-film bertema perjudian dan intrik penuh ketegangan, berita ini pasti bikin nggak sabar.
Franchise legendaris Korea, Tazza, akhirnya balik menghadirkan kelanjutan cerita lewat sinema keempatnya yang berjudul Tazza 4: The Song of Beelzebub. Film ini digadang-gadang akan menjadi epilog sekaligus klimaks dari seluruh rangkaian cerita Tazza yang sudah dimulai sejak lebih dari satu dasawarsa lalu.
Menariknya, sinema ini dijadwalkan tayang bertepatan dengan cuti panjang Chuseok di Korea, momen yang biasanya jadi ajang perilisan film-film besar di Korea. Penasaran apa saja kenyataan menarik di balik penutup franchise Tazza ini? Yuk, simak lima kenyataan menariknya berikut ini, Beauties!
1. Resmi Jadi Penutup dari Seluruh Franchise Tazza

Still Cut sinema Tazza 4: The Song of Beelzebub/foto: instagram.com/cjenmmovie
Fakta pertama yang wajib Anda tahu adalah status Tazza 4: The Song of Beelzebub sebagai babak epilog dari keseluruhan franchise Tazza yang sudah berjalan sejak sinema pertamanya dirilis pada 2006 silam. Film ini diadaptasi dari bagiankecil keempat sekaligus terakhir dari manhwa karya Heo Young Man yang menjadi alas cerita seluruh imbang Tazza.
Dalam salah satu kesempatan wawancara, Heo Young Man mengatakan bahwa Tazza 4 merupakan cerita paling kuat dari keempat rangkaian Tazza yang pernah dibuat. Pernyataan ini tentu semakin menaikkan ekspektasi pemirsa terhadap kualitas cerita yang akan dihadirkan dalam epilog franchise ini.
Sebagai epilog cerita, sinema ini membawa tanggung jawab besar untuk bisa memberikan akhir yang memuaskan bagi para peminat setia yang sudah mengikuti franchise Tazza sejak mula kemunculannya, baik lewat sinema maupun varian serial televisinya.
Status sebagai epilog franchise ini menjadikan Tazza 4 sebagai salah satu sinema paling dinantikan di industri perfilman Korea tahun ini.
2. Byun Yo Han dan Roh Jae Won Berperan sebagai Sahabat yang Berubah Jadi Rival

Still Cut sinema Tazza 4: The Song of Beelzebub/foto: instagram.com/cjenmmovie
Fakta menarik lainnya dari sinema ini adalah kedatangan duo pemeran Byun Yo Han dan Roh Jae won sebagai pemeran utama yang membawakan kisah dua sahabat yang perlahan berubah menjadi rival akibat pengkhianatan yang terjadi di antara mereka. Byun Yo Han berpartisipasi sebagai Jang Tae young, sementara Roh Jae won memerankan Park Tae Young.
Cerita dimulai dari kesuksesan Jang Tae Young yang berhasil membangun kerajaan upaya kasino online yang menggiurkan. Sayangnya, kesuksesan ini tidak bertetap durasi setelah sahabat terdekatnya, Park Tae Young, justru memungut alih semua yang telah dibangunnya lewat sebuah pengkhianatan besar.
Kolaborasi antara Byun Yo Han dengan Roh Jae Won ini menjadi salah satu daya tarik utama sinema ini, mengingat keduanya mesti menghadirkan dinamika hubungan yang kompleks, mulai dari kehangatan persahabatan hingga kebencian mendalam akibat pengkhianatan.
Chemistry serta intensitas akting dari kedua pemeran ini diprediksi akan menjadi kekuatan utama Tazza 4, sekaligus menjadi penentu apakah sinema ini bisa menghadirkan perselisihan protagonis-antagonis yang sekuat cerita sebelumnya dalam franchise ini.
3. Digarap oleh Sutradara Choi Kook Hee

Still Cut sinema Tazza 4: The Song of Beelzebub/foto: instagram.com/cjenmmovie
Di balik layar, Tazza 4: The Song of Beelzebub digarap oleh sutradara Choi Kook Hee yang sebelumnya dikenal lewat karya-karyanya seperti Default, drama yang mengadopsi krisis ekonomi IMF, serta No Way Out: The Roulette yang dirilis pada 2024 lalu.
Choi Kook Hee dikenal punya spesialisasi dalam menggarap cerita-cerita yang menekankan tekanan mekanisme terhadap individu di dalamnya, sebuah tema yang sebenarnya selalu menjadi benang merah tersembunyi dalam seluruh imbang Tazza.
Pengalaman sang sutradara dalam menggarap cerita-cerita bertema tekanan sistemik ini menjadi modal krusial untuk menghadirkan gradasi Tazza yang khas, yaitu bumi perjudian yang penuh manipulasi dan kelicikan, sekaligus menyoroti sepertiapa individu-individu di dalamnya berjuang bertetap di tengah mekanisme yang tidak adil.
Dengan latar belakang penyutradaraan yang cukup relevan dengan tema besar Tazza, ekspektasi terhadap kualitas penceritaan Tazza 4 pun semakin tinggi, terlebihlagi mengingat sinema ini membawa tanggung jawab besar sebagai epilog dari keseluruhan franchise.
Kombinasi antara pengalaman Choi Kook Hee dalam menggarap cerita-cerita bertema institusional dengan kekuatan cerita autentik Tazza yang sudah teruji ini diprediksi akan menghasilkan sebuah karya epilog yang sepadan dengan ekspektasi para peminat setia franchise ini.
4. Dilengkapi Jajaran Pemeran Pendukung Berkualitas

Still Cut sinema Tazza 4: The Song of Beelzebub/foto: instagram.com/cjenmmovie
Selain Byun Yo Han dan Roh Jae Won, Tazza 4 juga diperkuat oleh jajaran pemeran pendukung berkualitas, seperti Jo Woo Jin yang berpartisipasi sebagai Kwak Dong Wook, Lim Se Mi sebagai Jang Tae Hee, kakak dari karakter Jang Tae Young, serta aktris asal Jepang, Miyoshi Ayaka, yang membawakan karakter disebut Kaneko.
Kekuatan jajaran pemeran ini terlebihlagi ditegaskan lewat perilisan 11 poster karakter yang menampilkan seluruh figur krusial dalam cerita ini. Setiap karakter dalam poster tersebut digambarkan punya motivasi yang berbeda-beda, mulai dari balas dendam, loyalitas, keserakahan, hingga sekadar bertetap hidup di tengah bumi perjudian yang kejam.
Kehadiran karakter Jang Tae Hee sebagai kakak dari sang figur utama disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen krusial yang memicu perselisihan antara Jang Tae Young dan Park Tae Young.
Sementara itu, kedatangan karakter Kaneko yang diperankan aktris Jepang turut menandakan bahwa skala cerita Tazza 4 kali ini kemungkinan besar akan meluas melampaui batas Korea, sejalan dengan tema perjudian kelas bumi yang menjadi latar besar cerita sinema ini.
5. Resmi Tayang di Bioskop Bertepatan dengan Libur Chuseok 2026

Press Conference sinema Tazza 4: The Song of Beelzebub/foto: starnewskorea.com
Fakta terakhir yang tidak kalah krusial adalah agenda tayang Tazza 4: The Song of Beelzebub yang resmi diumumkan akan dirilis di bioskop pada 23 September 2026, bertepatan dengan momen cuti panjang Chuseok, salah satu masa paling ramai bagi industri perfilman Korea.
Momen Chuseok sendiri memang selalu jadi ajang perilisan film-film besar di Korea, mengingat banyak famili yang memanfaatkan cuti panjang ini untuk menonton berbareng di bioskop.
Pemilihan momen ini memberitahu besarnya ekspektasi rumah produksi terhadap performa box office Tazza 4. Proses produksi sinema ini sendiri terbilang cukup panjang, dengan agenda syuting yang sempat dilakukan hingga ke Vietnam, sebelum akhirnya rampung pada akhir Januari 2026 dan dilanjutkan dengan proses pascaproduksi hingga sinema ini siap tayang.
Film ini didistribusikan oleh CJ ENM, kualitas produksi Tazza 4 pun diprediksi akan sesuai dengan standar tinggi yang selama ini diusung oleh franchise Tazza.
Dengan agenda tayang yang strategis serta persiapan produksi yang matang, Tazza 4: The Song of Beelzebub diprediksi akan menjadi salah satu sinema paling laku selama musim Chuseok tahun ini, sekaligus menjadi epilog yang layak bagi perjalanan panjang franchise Tazza selama dua dasawarsa terakhir.
---
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(sim/sim)