Setiap anak bakal melewati proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Namun, di kembali setiap tahap perkembangannya, ada banyak momen pertama yang selalu membekas di hati orang tua. Mulai dari langkah pertama, kata pertama, hingga saat masuk sekolah untuk pertama kalinya.
Setiap perkembangan ini krusial diketahui orang tua untuk menilai pertumbuhan buah hatinya. Apakah anak tumbuh normal sesuai dengan tahapan usianya, alias memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Momen pertama anak apa saja yang krusial untuk diperhatikan orang tua?
5 Fakta tentang momen pertama anak yang krusial diketahui orang tua
Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
1. Penglihatan pertama anak
Saat menggendong anak baru lahir, Bunda mungkin berpikir bahwa dia sudah bisa mengenali wajah orang tuanya. Namun nyatanya, jarak pandang anak baru lahir ini hanya berkisar antara 20-25 cm saja, Bunda.
Meskipun anak sehat dilahirkan dengan keahlian melihat, dia tetap kudu melatih konsentrasi dan keahlian penglihatannya. Salah satu mata tetap bakal terlihat memandang ke sana kemari alias apalagi kedua mata tampak juling.
Baru di usia tiga bulan, penglihatan mereka sudah mulai bisa mengikuti aktivitas benda-benda di sekitarnya. Penglihatan anak bakal bekerja semakin jelas ketika berumur lima bulan.
2. Senyum pertama anak
Melihat buah hati tersenyum untuk pertama kali tentunya bakal menjadi memori bagus yang tersimpan di hati Bunda dan Ayah. Lalu kapan anak bakal tersenyum pertama kali?
Anak bakal mulai tersenyum pertama kali di usia 6-12 minggu. Senyuman pertama ini bakal terlihat sangat manis sekaligus menggemaskan sebagai respons terhadap kegunaan tubuh lainnya.
Namun, pada tahapan usia ini senyum anak-anak tetap dibedakan antara senyum refleks dan senyum sosial (sungguhan). Hal tersebut bisa dilihat dari waktu dan durasinya. Umumnya, senyum refleks condong lebih pendek dan terjadi secara mendadak seperti saat tidur alias kelelahan.
Sedangkan senyum sosial alias sungguhan bakal terjadi sebagai respons terhadap sesuatu, seperti memandang wajah orang tua alias mendengar bunyi kakaknya. Senyum terjadi lebih konsisten dan ada emosi yang terpancar dari matanya.
3. Langkah pertama anak
Belajar jalan menjadi salah satu tonggak krusial pertama dalam perjalanan kehidupannya bayi. Umumnya, bayi mulai bisa melangkah pertama kali di usia 12 bulan.
Namun, beberapa bayi tetap dianggap normal jika belum bisa melangkah di usia ini. Bayi tetap bakal melatih keahlian berjalannya hingga berumur 18 bulan.
Pada fase ini, bayi butuh waktu untuk melatih keahlian melangkah untuk pertama kali, di mana dia belajar langkah menggunakan lengan dan kaki untuk meningkatkan mobilitasnya. Ia bakal memulai tahap perkembangan ini dengan berguling, duduk sendiri, merangkak, hingga kemudian bisa memulai petualangan baru, ialah melangkah untuk pertama kalinya.
4. Memori pertama anak
Bunda mungkin bertanya-tanya, apakah anak tetap bisa menyimpan memorinya saat kecil. Sebuah studi menyebut bahwa anak dapat mengingat hal-hal yang terjadi sejak usia rata-rata 2,5 tahun, Bunda.
Studi ini juga memberikan gambaran mengenai ingatan anak-anak dipengaruhi oleh lingkungan, orang-orang, dan peristiwa di sekitar mereka. Memori pertama anak ini krusial untuk membantunya lebih memahami diri sendiri dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Memori masa mini yang paling awal bisa menjadi 'pintu' untuk memahami dan memulihkan kondisi emosionalnya saat dewasa. Kenangan pertama ini seringkali mencerminkan nilai hidup, ketakutan, harapan, dan angan yang paling mendasar dalam hidupnya.
5. Kata-kata pertama anak
Salah satu hal-hal yang paling dinanti orang tua adalah kata-kata pertama sang buah hati. Kemampuan bahasa anak bakal terus berkembang hingga mengeluarkan kata pertamanya.
Pada usia 12-18 bulan, sebagai anak sudah mulai bisa mengucapkan kata sederhana seperti 'ma-ma', 'da-da'. Lalu kemampuannya mengeluarkan kata-kata ini bakal meningkat pada usia 18 bulan, dengan mengucap kata sederhana dan dapat menunjukkan orang, benda, dan personil tubuhnya.
Lalu, saat anak berumur dua tahun sudah bisa merangkai menjadi kalimat pendek seperti misalnya, 'Mau susu', 'Itu mama', 'Makan ayam'. Kosakatanya bakal berkembang pesat pada saat dia berumur tiga tahun.
DANCOW imunutri/ Foto: Dwi Rachmi/ HaiBunda
Membantu anak siap menghadapi setiap momen pertamanya
Tumbuh kembang anak di awal kehidupannya terjadi sangat pesat. Setelah Bunda memahami beragam tonggak perkembangan pertama yang dilalui anak, sekarang saatnya memastikan kebutuhan nutrisinya tercukupi untuk mendukung pertumbuhan lebih optimal.
Memasuki usia toddler, tinggi dan berat badan terus bertambah, keahlian motorik semakin matang, serta perkembangan otak tetap berlangsung. Oleh lantaran itu, pemenuhan nutrisi yang seimbang tetap menjadi fondasi krusial untuk mendukung setiap proses tumbuh kembangnya.
Mengutip penjelasan WHO, nutrisi memegang peran krusial dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh anak. Karena itu, Bunda perlu memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Memenuhi kebutuhan gizi anak tidak hanya dilakukan melalui makanan utama, tetapi juga dapat didukung dengan asupan nutrisi pendamping yang tepat. Dalam perihal ini, susu bisa diberikan sebagai tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Bunda bisa menambahkan pemberian susu yang diperkaya beragam vitamin dan mineral, seperti unsur besi, kalsium, zinc, serta DHA, yang dapat menjadi pelengkap kebutuhan nutrisi harian anak, beriringan dengan pola makan bergizi seimbang.
Dukungan nutrisi yang tepat dibutuhkan agar anak siap menjalani setiap tahap perkembangannya. DANCOW Imunutri dilengkapi dengan 0g sukrosa, DHA dan unsur besi untuk mendukung tumbuh kembang optimal Si Buah Hati. Kandungan protein, vitamin D, dan kalsium yang tinggi berkedudukan dalam membantu pertumbuhan anak serta turut dilengkapi dengan vitamin A, C, E, dan zinc untuk menjaga daya tahan tubuh Si Buah Hati.
Sejalan dengan semangat "Siap untuk Setiap Pertama", DANCOW Imunutri datang untuk menemani setiap langkah awal Si Kecil. Karena di kembali setiap momen pertama, terdapat proses tumbuh kembang yang perlu didukung melalui asupan nutrisi yang seimbang agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·