Jakarta -
Menonton drama Korea alias drakor memang sudah menjadi intermezo favorit banyak orang. Ceritanya yang emosional, karakter yang kuat, hingga soundtrack yang membekas sering membikin kita susah move on dari satu titel tertentu.
Tidak heran, banyak yang memilih mengulang drakor yang sama acapkali daripada mencoba tontonan baru. Fenomena ini mungkin terlihat sederhana apalagi terkesan membosankan bagi sebagian orang.
Namun, tahukah Bunda bahwa kebiasaan ini rupanya punya penjelasan ilmiah dari sisi psikologi? Otak manusia rupanya punya langkah unik dalam mencari kenyamanan, termasuk lewat tontonan yang sudah familiar.
Lalu, apa saja aspek psikologis yang membikin seseorang nyaman menonton drakor yang sama berulang kali? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini, Bunda.
Faktor psikologis orang sering nonton drama yang sama berulang kali
Dikutip dari laman Your Tango dan The Spectator, ada beberapa argumen ilmiah yang menjelaskan kebiasaan orang sering menonton drama yang sama berulang kali.
1. Otak lebih suka cerita yang sudah dikenal
Salah satu argumen utama adalah adanya mere-exposure effect, ialah kecenderungan seseorang semakin menyukai sesuatu lantaran sering terpapar. Penelitian dari University of Chicago menunjukkan bahwa ketika kita menonton ulang sebuah tayangan, kita justru menemukan detail-detail baru yang sebelumnya terlewatkan.
Dalam konteks drakor, Bunda mungkin merasa semakin terikat dengan karakter alias alur cerita setelah menonton berulang kali. Otak juga lebih mudah memproses cerita yang sudah dikenal.
2. Nonton drakor lama bisa jadi terapi emosional
Menonton drakor lama sering kali membawa kita kembali ke momen tertentu dalam hidup. Hal ini berangkaian dengan konsep nostalgia yang rupanya mempunyai pengaruh terapeutik. Dalam bumi psikologi, ada pendekatan yang disebut reminiscence therapy yang memanfaatkan kenangan masa lampau untuk meningkatkan kesejahteraan mental.
Saat Bunda menonton ulang drakor favorit, bisa jadi Bunda terkenang suasana tertentu misalnya masa santai, kawan menonton, alias fase hidup yang menyenangkan.
3. Terlalu banyak pilihan
Menurut psikolog Barry Schwartz dalam bukunya The Paradox of Choice, terlalu banyak pilihan justru bisa membikin seseorang stres dan susah mengambil keputusan. Hal ini juga bertindak saat memilih tontonan di beragam platform streaming.
Ketika dihadapkan dengan ratusan titel drakor baru, otak bisa merasa kewalahan. Akhirnya, menonton ulang drama yang sudah ditonton menjadi pilihan yang mudah dan cepat.
Hal ini dapat membantu menghindari stres lantaran kudu memilih dan memastikan apakah tontonan baru bakal sesuai ekspektasi alias tidak.
4. Membantu mengurangi rasa kesepian
Sebuah studi pada tahun 2009 menemukan bahwa menonton ulang kegiatan favorit dapat meningkatkan emosi nyaman lantaran adanya hubungan emosional dengan karakter, yang disebut parasocial relationship. Dalam drakor, karakter-karakter favorit bisa terasa seperti “teman lama”.
Hubungan semu ini rupanya berakibat nyata pada kesejahteraan psikologis, seperti meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi kesepian. Tidak heran jika banyak orang kembali menonton drakor yang sama saat merasa sendiri alias butuh hiburan.
5. Mengurangi beban pikiran dan stres
Dikutip dari laman The Spectator, penelitian yang dilakukan oleh Dr. Jaye Derrick, seorang guru besar ilmu jiwa dari University of Houston, menunjukkan bahwa menonton ulang tayangan favorit memerlukan upaya mental yang lebih rendah dibandingkan menonton sesuatu yang baru.
Dalam studinya, mahasiswa diminta mengisi kuesioner mengenai kebiasaan menonton ulang, suasana hati, dan tingkat stres. Hasilnya menunjukkan bahwa tontonan yang familiar memberikan rasa nyaman, menurunkan stres, dan meningkatkan suasana hati.
Selain itu, menurut psikiater Dr. Jalpa Bhuta, otak tidak perlu bekerja keras lantaran sudah mengetahui alur cerita. Hal ini membikin kegiatan menonton menjadi lebih santai.
Bahkan, tontonan favorit juga dapat memicu pelepasan dopamin, unsur kimia di otak yang berangkaian dengan rasa senang, sehingga membikin pengalaman menonton terasa lebih menyenangkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·