Jakarta -
Kinal Putri Devi alias Kinal Eks JKT48 tengah berbahagia nih Bunda karena baru saja menyambut kelahiran anak keduanya. Anak kedua Kinal ini berjenis kelamin laki-laki dan telah lahir pada akhir Maret lalu.
Namun, dia baru mengunggah foto terbaru pada 2 April 2026. Kini Kinal telah resmi menjadi Bunda dari Kaluna Alika Murod dan Khairi Arash Murod. Setelah melahirkan, Kinal justru mencuri perhatian lantaran terlihat menikmati makanan yang selama ini dia idamkan saat hamil, khususnya di trimester akhir.
Mungkin Bunda pernah mendengar ada beberapa artis yang happy akhirnya bisa melahap makanan favorit yang dilarang selama hamil. Bila biasanya para Bunda ngidam makanan seperti sushi, Kinal malah senang bisa menyantap seporsi nasi Padang dengan lahap setelah melahirkan.
"Jujur karna waktu tm3 udah kudu sangat jaga makan agar ga terlalu berat bayinya jadi udah gabisa makan nasi padang balut HUHU pengen banget. Seneng deh pas makan ini," tulisnya.
Dalam unggahan ini, terlihat Kinal sangat lahap menyantap sebungkus nasi padang dengan dendeng dan ayam gulai saat tetap menjalani rawat inap di RS pasca melahirkan. "Akhirnya makan apa yang selalu dipenegin sejak mengandung besar," tulisnya sembari menyertakan informasi bahwa dia melakukannya 3 jam setelah persalinan.
"Nasi padang bungkus! Yummy yummy!" tulisnya lagi.
Momen ini pun bikin banyak Bunda bertanya-tanya, boleh enggak sih makan makanan berat seperti nasi padang setelah melahirkan? Apakah kondusif untuk pemulihan dan produksi ASI?
Nafsu makan ibu baru melahirkan
Setelah proses persalinan, tubuh Bunda mengalami kelelahan luar biasa. Energi terkuras, hormon berubah, dan tubuh mulai masuk fase pemulihan. Menurut para mahir dari American College of Obstetricians and Gynecologists, setelah melahirkan, tubuh membutuhkan:
- Kalori lebih banyak
- Protein tinggi untuk pengobatan jaringan
- Cairan yang cukup untuk produksi ASI
Jadi, jika Bunda merasa lapar dan mau makan banyak, itu justru tanda tubuh sedang 'meminta' energi. Nggak heran jika nafsu makan meningkat. Ini adalah sinyal alami dari tubuh bahwa Bunda butuh 'bahan bakar' lebih banyak.
Selain itu, perubahan hormon setelah melahirkan juga bisa memengaruhi rasa lapar. Tubuh sedang beradaptasi, jadi kemauan untuk makan lebih sering adalah perihal yang normal.
Tapi ingat ya, Bunda, meski boleh makan lebih banyak, tetap krusial untuk memilih makanan yang bernutrisi. Pastikan ada:
- Protein untuk membantu pengobatan jaringan
- Karbohidrat sebagai sumber energi
- Lemak sehat untuk mendukung produksi hormon
- Sayur dan buah untuk vitamin serta serat
Tips mengatur nafsu makan setelah melahirkan
Bunda, meski rasa lapar setelah melahirkan itu wajar, tetap krusial untuk mengaturnya agar tubuh tetap sehat dan pemulihan melangkah optimal. Yuk, coba beberapa tips ini:
1. Makan sedikit tapi sering
Daripada langsung makan banyak sekaligus, Bunda bisa makan dalam porsi mini tapi lebih sering. Ini membantu menjaga daya tetap stabil dan mencegah perut terasa begah.
2. Prioritaskan makanan bergizi
Pilih makanan yang kaya nutrisi seperti:
- Protein (telur, ayam, ikan, tahu, tempe)
- Karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal)
- Lemak sehat (alpukat, kacang-kacangan)
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, asupan nutrisi yang baik juga berkedudukan krusial dalam kualitas ASI.
3. Jangan lupa minum air putih
Produksi ASI memerlukan banyak cairan, jadi pastikan Bunda cukup minum. Idealnya sekitar 8–12 gelas per hari, alias lebih jika merasa haus.
4. Batasi makanan terlalu pedas dan berminyak
Boleh saja sesekali menikmati makanan favorit, tapi jangan berlebihan ya, Bunda. Makanan yang terlalu pedas alias berminyak bisa bikin pencernaan kurang nyaman.
5. Siapkan camilan sehat
Saat lapar di sela waktu, pilih camilan seperti buah, yogurt, alias kacang. Ini lebih baik daripada makanan tinggi gula alias junk food.
6. Dengarkan tubuh Bunda
Kalau lapar, makan. Kalau kenyang, berhenti. Tubuh Bunda sebenarnya sudah pandai memberi sinyal, tinggal kita lebih peka saja.
7. Istirahat yang cukup
Kurang tidur bisa bikin Bunda lebih mudah lapar dan mau makan terus. Jadi, manfaatkan waktu rehat saat bayi tidur, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·