5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels.com/KAROLINA GRABOWSKAKABOOMPICS
Perkataan orang tua bisa memengaruhi tumbuh bunga anak. Kalimat positif, misalnya, bisa membangun rasa percaya diri anak. Sebaliknya, kalimat negatif bisa meninggalkan luka emosional yang terbawa hingga anak dewasa.
Namun, di sisi lain, ada pula beberapa kalimat yang sering dikira "positif" tapi rupanya tidak berakibat baik bagi anak. Kalimat-kalimat ini dianggap dapat mengaburkan arti dari pesan yang mau disampaikan oleh orang tua ke anak dan akibatnya bisa jadi berbeda dari tujuan awal.
Kira-kira apa saja kalimatnya? Dan kalimat seperti apa yang sebaiknya diucapkan ke anak menurut pakar? Dirangkum dari Huff Post, simak ulasannya, yuk!
“Ibu/Ayah Tidak Akan Membantumu”

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific.com
Mendorong anak untuk berdikari dan berbuat sesuatu sendiri adalah hal yang baik. Tujuannya adalah agar anak tidak menjaadi manja.
Namun, kalimat seperti "Ibu/Ayah tidak akan membantumu" rupanya bisa membikin anak jadi patah semangat, lho, Beauties.
"Hal ini juga bisa membikin mereka meminta tolong kepada orangtuanya di kemudian hari," ujar Whitney Raglin Bignall, ketua klinis asosiasi On Our Sleeves, menerangkan kepada HuffPost.
Sebaliknya, Bignall menyarankan untuk menggunakan kalimat ini, “Coba dulu, jika tidak berhasil, kita bisa bicarakan baik-baik.” Hal ini membikin anak tahu bahwa Anda percaya pada mereka, tetapi Anda juga siap memberikan sokongan saat dibutuhkan.
“Kerja yang Bagus”

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific/Magnific
Ketika anak berbuat hal terpuji, kebanyakan orangtua mungkin akan mengucapkan, "Kerja yang bagus." Namun, pujian ini dirasa kurang cukup khusus bagi anak.
"Itu tidak memberikan banyak wawasan tentang apa yang mereka lakukan dengan baik," kata Amy Jackson, imam strategi pembelajaran awal di Primrose Schools.
Ketika anak berbuat sesuatu dengan benar, pujilah mereka secara spesifik. Kamu bisa menginformasikan mereka perilaku mana yang bisa terus dilakukan. Contohnya, Anda bisa mengatakan, "Ibu melihat Anda membuang sampah di tempat sampah, terima kasih telah membantu menjaga rumah statis bersih, ya!"
“Kamu Harus Bersikap Baik”

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels.com
Anak-anak sering diberi nasihat agar berperilaku baik, misal saat berjamu ke rumah kerabat, pergi berjalan-jalan, dan situasi lainnya. Namun, kalimat "kamu mesti bersikap baik" tidak cukup khusus untuk membantu anak-anak. Anak-anak tidak selalu tahu seperti apa perilaku "baik" yang dimaksud dalam situasi tertentu.
Oleh karena itu, orang tua mesti lebih jelas dalam memberikan instruksi kepada anak. Misalnya, saat berbelanja ke pusat perbelanjaan, orangtua bisa mengucapkan, "Ibu mau Anda statis eksis di dekat kereta belanja, dan cuma menyentuh makanan yang akan kita beli."
“Itu Bukan Masalah Besar”

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific/ Tiarachardz
Meskipun suatu masalah mungkin tampak sepele bagi orang tua, bukan berarti hal itu terasa sepele bagi anak, Beauties. Sering kali, orang tua mengatakan "ini bukan masalah besar" ketika anak-anak mengalami suatu hambatan.
"Pernyataan-pernyataan ini sering kali tidak menghargai emosi anak," kata Raglin Bignall.
Pernyataan tersebut dapat membikin anak merasa bahwa emosi mereka diabaikan, maupun percaya bahwa emosi mereka tidak dihargai.
"Hal itu juga dapat menyebabkan anak meragukan diri mereka sendiri dan keabsahan perasaan/pengalaman mereka," kata Jackson.
Lantas, sepertiapa orangtua mesti bersikap? Kamu bisa mencoba mengajukan pertanyaan terbuka pada anak, seperti, "Hal ini tampaknya sangat krusial bagimu. Sekarang, coba beri tahu Ibu kenapa Anda marah."
“Kenapa Tidak Bercerita Lebih Awal?”

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto
Tidak semua anak mau bercerita kepada orang tuanya ketika mengalami masalah. Namun, ketika anak akhirnya berani terbuka dan bercerita, tak sedikit orang tua yang bereaksi dengan berkata, "Kenapa Anda tidak bercerita lebih awal?"
Hindari mengucapkan kalimat itu, ya, Beauties. Buatlah anak merasa betah saat akhirnya mereka berani terbuka dan bercerita.
"Kita tidak mau anak-anak merasa dihukum karena akhirnya mau terbuka," kata Bignall.
Coba ucapkan kalimat, "Terima kasih karena telah menginformasikan Ibu soal hal ini." Ini membuat anak merasa bahwa orang tuanya siap mendengarkan.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)