5 Kebiasaan Yang Bikin Lemak Perut Cepat Menumpuk

Apr 23, 2026 12:40 PM - 1 hari yang lalu 1635

Jakarta -

Kebiasaan yang tidak sehat bisa mengganggu kesehatan dan menggagalkan keberhasilan diet. Tak sedikit kebiasaan ini apalagi bisa bikin lemak perut sigap menumpuk, Bunda.

Dilansir Mayo Clinic, penambahan berat badan dapat dipengaruhi oleh kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dibakar setiap hari. Seseorang yang secara teratur mengonsumsi lebih banyak kalori dari makanan dan minuman daripada yang dibakar setiap hari, lebih condong mengalami penambahan berat badan, termasuk lemak perut.

Masalahnya dengan lemak perut juga tidak terbatas pada penambahan lapisan di bawah kulit. Lemak perut juga termasuk lemak visceral, yang terletak jauh di dalam perut dan mengelilingi organ-organ internal.

"Lemak perut dan lemak visceral sama-sama mengenai dengan penyakit metabolik dan kardiovaskular," kata wakil kepala Endoscopy and Functional Investigation Department di K National Center Hospital, Dr. Tran Duc Canh, dilansir laman VN Express.

Penumpukan lemak sebagian besar disebabkan oleh pilihan style hidup yang tidak sehat, termasuk kebiasaan makan yang buruk, kurangnya kegiatan fisik, dan stres psikologis. Berikut 5 kebiasaan umum yang berkontribusi pada perkembangan lemak perut dan lemak visceral:

1. Kebiasaan makan yang tidak sehat

Konsumsi banyak makanan olahan, gula, dan makanan sigap saji menjadi penyebab utama terbentuknya lemak perut. Makanan-makanan tersebut biasanya tinggi kalori, tetapi rendah nutrisi dan serat.

Konsumsi kalori berlebihan dapat mempercepat metabolisme lemak dalam tubuh, dengan daya berlebih yang disimpan sebagai lemak, terutama lemak visceral. Selain itu, makanan olahan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar insulin, yang selanjutnya mendorong penumpukan lemak perut.

Makan larut malam alias mengonsumsi makanan dalam porsi besar di malam hari juga bisa mendorong penimbunan lemak. Pasalnya, tubuh manusia mengikuti ritme sirkadian dan metabolisme melambat di malam hari, sehingga kalori berlebih lebih mudah disimpan sebagai lemak. Makan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur, menyebabkan peningkatan kemauan makan di hari berikutnya, sehingga menciptakan siklus penumpukan lemak.

2. Kurang aktif bergerak

Gaya hidup kurang mobilitas juga menjadi kebiasaan jelek yang bisa menumpuk lemak. Misalnya, kebiasaan duduk dalam waktu lama di tempat kerja, yang bisa membakar kalori lebih sedikit daripada yang dikonsumsi, sehingga menyebabkan penumpukan kalori berlebih.

Selain itu, kurangnya kegiatan bentuk menurunkan laju metabolisme tubuh, Bunda. Bila perihal itu terjadi, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan kardiovaskular.

3. Kurang tidur

Tidur memainkan peran krusial dalam mengatur hormon rasa lapar, seperti ghrelin dan leptin. Kurang tidur dapat meningkatkan kadar ghrelin, yang merangsang rasa lapar dan menurunkan kadar leptin, yang menekan nafsu makan.

Akibat kondisi tersebut, seseorang yang kurang tidur lebih condong merasa lapar dan makan lebih banyak. Orang ini juga sering kali memilih makanan padat kalori dan rendah nutrisi, yang menyebabkan penumpukan lemak perut dan lemak visceral.

4. Stres

Stres juga bisa berangkaian dengan peningkatan berat badan. Misalnya, stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol, yang memicu nafsu makan dan mendorong penimbunan lemak dalam tubuh.

Lemak yang tersimpan akibat peningkatan kadar kortisol umumnya terkonsentrasi di area perut. Tak hanya meningkatkan lemak perut, kondisi stres juga bisa meningkatkan akibat penyakit kardiovaskular dan diabetes.

5. Konsumsi alkohol

Alkohol adalah sumber 'kalori kosong', yang artinya dapat memberikan daya tetapi tidak mempunyai nilai gizi. Konsumsi alkohol berlebihan bisa memperlambat metabolisme dan mendorong penimbunan lemak, terutama di area perut dan di sekitar organ dalam tubuh.

"Secara umum, konsumsi alkohol dikaitkan dengan lingkar pinggang yang lebih besar, lantaran ketika seseorang minum alkohol, organ hati membakar alkohol alih-alih lemak tubuh," kata mahir endokrin dan peneliti obesitas di Mayo Clinic, Michael Jensen, MD, dikutip dari Web MD.

Demikian 5 kebiasaan yang bikin lemak perut sigap menumpuk. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Selengkapnya